Breaking News
Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut | Herman Deru Minta DREGS 2006 Jadi Teladan Lindungi Masyarakat dari Kejahatan Modern | Herman Deru Ajak Ulama, Umara, dan Umat Perkuat Silaturahmi Pada Harlah ke-14 JATMAN OKI | UNP Masuk QS World University Rankings 2027, Tempati Peringkat 1400+ Dunia dan Posisi Ke-16 Nasional | UNP Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Taipei Medical University, Perkuat Internasionalisasi Pendidikan Kedokteran |

Pemkab Lamsel Ikuti Rakortas Perkembangan Kasus Covid-19 dan Evaluasi PPKM Jawa Bali
Minggu 06 Februari 2022, 10:33 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengikuti Rapat Kordinasi Terbatas (Rakortas) Perkembangan Kasus Covid-19 dan Evaluasi PPKM  Pulau Jawa dan Bali secara virtual.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian itu, diikuti oleh jajaran pejabat Pemkab Lampung Selatan melalui aplikasi zoom meeting dari kediaman Bupati Lampung Selatan, di desa Way Galih, pada Sabtu (5/2/2022).

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartanto yang  juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengatakan, dampak dari lonjakan kasus aktif Covid-19 varian Omicron di tanah air, Pemerintah Pusat diminta berkordinasi dengan pemerintah daerah agar merespon cepat kesiapan masing-masing daerah terhadap peningkatan kasus tersebut.

“Pemerintah Pusat berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, dari jumlah rumah sakit, stok vaksin, ketersediaan obat-obatan, tabung oksigen, kebutuhan dan ketersediaan fasilitas isolasi terpusat,” papar Airlangga.

Menko Perekonomian Airlangga sebagai pimpinan rakor juga mengingatkan agar mengevaluasi level PPKM di semua Kabupaten atau Kota untuk wilayah di Luar Jawa Bali.

“Angka kasus Covid-19 serta kesiapan dari fasilitas kesehatan akan dilihat sebagai pembobotan level  PPKM di Kabupaten atau Kota, sementara  kegiatan vaksinasi terus kita gencarkan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menambahkan, pemerintah juga perlu kembali menggencarkan protokol kesehatan. Karena menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang sudah abai akan hal tersebut.

“Protokol kesehatan dan mengkampanyekan pemakaian masker, perilaku hidup bersih dan sehat harus terus kita genjarkan dan kita jalankan jangan sampai abai,” tuturnya.

Dalam paparannya Mendagri juga menjelaskan, agar mendukung pelayanan telemedicine diperluas ke berbagai daerah. Telemedicine adalah layanan konsultasi kesehatan bagi pasien isolasi mandiri (isoman) bagi pasien positif Omicron tanpa gejala atau gejala ringan.

“Telemedicine sangat membantu bagi para pasien isoman untuk berkonsultasi dan mendapatkan obat tanpa perlu ke rumah sakit. Apalagi, di tengah lonjakan kasus yang membuat pasien sulit mendapat pelayanan di rumah sakit,” paparnya.

Diakhir paparan,  Mendagri juga berpesan hal-hal penting yang perlu dipersiapkan daerah mengenai antispasi kenaikan kasus omicron harus diperkuat dengan kordinasi dan pengendalian di daerah sampe tingkat mikro.

“Kepala daerah agar mengecek kesiapan fasilitas kesehatan di lapangan, mengaktifkan kembali PPKM mikro di tiap tiap daerah hingga desa,  menyiapkan kembali fasilitas isolasi terpusat atau isoter yang mungkin sempat ditinggalkan,” ujar Mendagri. (Yn/Kmf)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top