Breaking News
Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap | Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut |

Berikan Pembinaan Aparatur Desa Tekankan Gotong-royong Sebagai Pondasi Pembangunan Desa
Selasa 15 Februari 2022, 19:55 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel â€“ Bupati Lampung Selatan Memberikan Pembinaan kepada Aparatur Desa di desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Selasa (15/02/2022).

Kegiatan pembinaan ini adalah rangkaian acara musyawarah rencana pembangunan kecamatan (Musrembangcam) di Kecamatan Way Sulan.

Turut mendampingi Bupati dalam memberikan pembinaan, Inspektur Kabupaten Anton Carmana, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Erdiyansyah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Edi Firnandi dan Camat Way Sulan Munir.Pada kesempatan ini, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengingat tentang pentingnya kebersamaan dan gotong-royong sebagai pondasi dalam membangun desa.

“Pentingnya gotong-royong antar perangkat desa dengan warga untuk menciptakan kreativitas serta inovasi desa," ucap bupati.

Nanang Ermanto juga mengatakan, Kepala Desa bersama kaur desa harus melakukan pemetaan diwilayah dea untuk mengetahui potensi apa saja yang bisa digali dan dapat dikembangkan.

“Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui dimana titik potensi desa, dimana UMKM dapat berkembang, dimana desa wisata bisa didirikan dan sebagai sumber pendapatan bagi desa serta masyarakat setempat,” jelasnya.

Nanang juga mengatakan, pemerintah daerah nantinya akan memberikan pembinaan-pembinaan yang lain kepada seluruh aparatur desa di 17 kecamatan dengan tujuan setelah pembinaan tersebut aparatur desa dapat lebih proaktif bersama warga untuk membangun desanya jauh lebih baik.

“Pembinaan diberikan pengetahuan tentang pentingnya untuk tahu tugas serta fungsi kepala desa sebagai pemimpin agar tetap menaati aturan-aturan dan tidak melanggar hukum,” ujarnya.

Nanang berpesan, Mari bergotong-royong bersama membangun desa, serta sebagai contoh tauladan yang baik bagi masyarakat untuk membentuk generasi-generasi unggul dimasa depan.

Inspektur Kabupaten, Anton Carmana juga berkesempatan memberikan materi pada pembinaan tersebut. Anton menjelaskan tentang tupoksi dari Inspektorat yang mengawasi penggunaan anggaran dana desa.

“Kita melakukan pembinaan baik itu validasi, review, konsultasi terutama yang bermasalah seperti kades-kades baru bisa datang ke inspektorat langsung untuk mendapatkan pembinaan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Anton juga mengatakan berdasarkan Kemendagri Nomor 20 Tahun 2018, Kepala Desa adalah pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan desa dan mewakili pemerintah desa dalam kepemilikan kekayaan milik desa yang dipisahkan.

“Maka dari itu, Kepala Desa wajib tahu untuk apa saja penggunaan dana desa yang ada didesa jangan sampai nantinya bila ada pemeriksaan ditemukan temuan yang dapat bersangkutan dengan hukum,” tuturnya.

Erdiyansyah selaku Plt.Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) mengatakan saat ini kita sedang dalam perbaikan ekonomi nasional serta penuntasan ekonomi nasional yang nanti kita harus ciptakan pusat ekonomi baru.

“Dengan adanya program Desa Wisata serta UMKM diharapkan dapat menciptakan pusat ekonomi baru untuk masyarakat yang saat ini masih merasakan dampak dari pandemi Covid-19,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga menjelaskan berbagai pelayanan kependudukan yang sudah dibuat sedemikian rupa untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

“Jenis Pelayanan tersebut dapat diakses melalui website pakeoli atau nomor-nomor yang bisa dihubungi baik melalui telepon maupun melalui videocall,” katanya.

Edi juga mengatakan, tim dari Disdukcapil akan standby selama 3 di Kecamatan Way Sulan karena melihat antusiasme masyarakat yang sangat ramai untuk mendapatkan pelayanan kependudukan dan juga mengingatkan jarak yang jauh untuk langsung ke kantor Disdukcapil. (Yn/Kmf)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top