Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Tingkatkan Kualitas Petani Milenial Pemkab Lamsel Gandeng BPTP Provinsi Lampung
Selasa 22 Februari 2022, 22:10 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus berupaya dalam meningkatkan hasil produksi pertanian di bumi khagom mufakat.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu meningkatkan kualitas para petani milenial, dengan menggandeng Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Lampung.

Hal itu terungkap dalam silaturahmi Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama Kepala BPTP Provinsi Lampung Dr. Drs. Jekvy Hendra, MSi, yang berlangsung di rumah dinas bupati setempat, Selasa (22/2/2022).

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, pertanian merupakan salah satu sektor utama yang dapat digunakan dalam memajukan suatu daerah. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dari para petani lokal.

Terlebih lagi, saat ini Bupati Nanang Ermanto beserta Jajaran Pemerintahan telah membentuk petani milenial yang akan terus diberdayakan, sehingga mampu mengembangkan lahan kosong milik Pemerintah Daerah Lampung Selatan dengan baik.

“Kita ada perencanaan, yaitu Pemerintah Daerah berinovasi mengembangkan petani-petani. Kita punya lahan begitu luas, nah ini timbul kreatifitas dan ide menciptakan petani milenial melalui pasukan-pasukan yang ada. Terutama tenaga-tenaga yang ada di Pemerintahan itu sendiri,” ujarnya.

Atas dasar tersebut, Nanang Ermanto meminta kepada BPTP Provinsi Lampung agar bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam memajukan pertanian di kabupaten Lampung Selatan. Salah satunya yaitu dengan memberikan pemberdayaan kepada petani milenial, mulai dari proses pembibitan hingga panen.

Selain sebagai penghasil produk pertanian khas lokal, lanjut Nanang, lahan itu juga akan dimanfaatkan sebagai edukasi wisata masyarakat. Dengan begitu, akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Nah kami mohon kepada pak Jekvy dari BPTP Provinsi Lampung untuk memberikan saran, bagaimana cara mendesainnya. Dari penanaman sampai penen, kami punya tenaga, kami punya alat. Nah ini kami serahkan kepada BPTP untuk bagaimana membantu program daerah, dalam hal petani milenial untuk ketahanan pangan,” ungkap Nanang.

Sementara, Kepala BPTP Provinsi Lampung Dr. Drs. Jekvy Hendra, MSi. menyatakan siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mendorong kemajuan pertanian di Kabupaten Lampung Selatan.

Untuk mewujudkan ide dan gagasan Pemkab Lampung Selatan dalam mengembangkan sektor pertanian, BPTP Provinsi Lampung akan menerapkan konsep Riset dan Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) untuk membangun kawasan pertanian pada era digital.

“Ini akan kita coba, di tahun 2022 konsep RPIK untuk membangun kawasan ini kita coba integrasikan lagi. Karena disini benar-benar terintegrasi, bukan hanya mengenai risetnya tapi juga ada edukasinya, kemudian ada kolaboratifnya dengan semua stakeholder yang ada dan yang paling utama adalah membangun kawasan edu wisata, taman agro inovasi yang akan kita bentuk,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Jekvy Hendra juga menjelaskan terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan, apabila ingin memanfaatkan lahan pertanian secara optimal. Salah satunya yaitu, menyesuaikan jenis tanaman dengan lahan tanah yang tersedia.

Selain itu, lanjutnya, untuk menarik perhatian masyarakat pada edukasi wisata, dapat dilakukan dengan menanam tanaman eksotik atau tanaman unggulan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga, hal tersebut juga dapat menjadi ciri khas dari daerah setempat.

“Kalaupun kita mempunyai tanaman-tanaman yang sifatnya eksotik di Kabupaten Lampung Selatan pun itu bisa kita jadikan sebagai kawasan yang betul-betul kita bangun. Saya mengambil contoh, Alpukat Lampung Selatan itu sangat bagus, terutama itu ada di Kelawi dan Natar,” jelasnya. (Yn/Kmf)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top