DPMD Lamsel Mulai Lakukan Verifikasi Untuk Penilaian Lomba Desa di Desa Kedaung Kecamatan Sragi
Kamis 24 Februari 2022, 15:51 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lampung Selatan memulai verifikasi untuk penilaian lomba desa di Desa Kedaung yang mewakili Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan diselenggarakan di aula balai desa setempat, Kamis pagi (24/02/2022).
Kepala Desa Kedaung, Edi Kuswanto dihadapan tim penilai memberikan gambaran tentang profil desa, demografi desa, beserta potensi yang dimiliki dan produk-produk unggulan UMKM yang ada di Desa Kedaung. Adapun kegiatan-kegiatan desa yang dipaparkan mulai dari pembangunan, pembinaan maupun pemberdayaan bahkan ekonomi desa yaitu penyertaan modal melalui Bumdes.
"Alhamdulillah Desa Kedaung saat ini sudah melakukan sistem pelayanan digitalisasi melalui program Smart Vilage. Dan di desa kita iuga melalui Badan Usaha Milik Desa, bisa melayani samsat pembayaran pajak. Yaitu Samsat Desa mulai dari pembayaran kendaraan motor maupun mobil se-Provinsi Lampung," beber Edi Kuswanto.
Lebih lanjut Edi mengatakan, Insya Allah Desa Kedaung masuk nominasi untuk melaju ke tingkat provinsi, ya kita harus optimis donk," kata Edi. Namun jikapun belum berhasil, minimal mamfaat yang kita petik dari lomba desa ini adalah tertib secara administrasi. Dan harapan saya bukan di desa kita aja selaku tuan rumah yang mewakili kecamatan, tetapi untuk keseluruhan desa," tutur Edi Kuswanto.
Sementara Camat Sragi, Drs. Ahmad Zahri menyampaikan pelaksanaan penilaian lomba desa di Desa Kedaung ini adalah hasil evaluasi perkembangan desa yang dinilai oleh kecamatan sebelumnya. Sehingga menjadi perwakilan Kecamatan Sragi yang menyisihkan 9 desa lainnya.
Menurutnya, ada beberapa keuntungan dalam lomba desa adalah sebagai ajang kompetisi antar desa diantaranya meningkatkan partisipasi masyarakat dari semua golongan dalam membangun desa. Kemudian memelihara dan meningkatkan kebersihan lingkungan, baik lingkungan pekarangan maupun sarana umum yang ada dengan demikian dapat meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat," kata Ahmad Zahri.
Ia menambahkan, mudah-mudahan Desa Kedaung dengan segala potensi yang ada, sebagaimana yang dipaparkan oleh Bapak Kepala Desa tadi, bisa masuk nominasi untuk melaju ke tingkat provinsi. Untuk itu mari kita dukung dan support serta kita tiru bagi yang belum masuk kategori untuk ikut di tahun mendatang," terangnya.
Kepala Bidang Kelembagaan Sosial Pemberdayaan masyarakat, Nasron, SSos, mewakili Plt. Kadis PMD Lamsel sekaligus Ketua Tim Penilaian Evaluasi Lomba Desa, Erdiansyah, SH MM, mengatakan dalam sambutanya bahwa yang kami lakukan ini terkait lomba desa tingkat kabupaten Tahun 2022 saat ini adalah agenda tahunan. Tujuannya untuk memberikan motivasi guna mendorong pengembangan desa, sekaligus memberdayakan masyarakat guna mempercepat kemandirian desa. Pelaksanaan penilaian evaluasi lomba desa Tahun 2022 merupakan penilaian prestasi atas pelaksanaan pembangunan dan hasil yang dicapai oleh masing-masing desa setiap tahunnya.
"Kegiatan ini sesuai dengan Permendagri nomor 81 Tahun 2015 jadi disini ada tiga indikasi utama dalam penilaian yakni :
1. Bidang Pemerintahan yang Meliputi pemerintahan desa, kinerja, inisiatif, dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat desa berbasis teknologi informasi, government, adat dan budaya.
2. Bidang Kewilayahan meliputi identitas desa, batas desa, inovasi tanggap dan siaga bencana pengaturan investasi.
3. Bidang Kemasyarakatan meliputi partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan keluarga sejahtera, keamanan dan ketertiban, pendidikan, ekonomi, kesehatan, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Hal tersebut untuk mengetahui efektifitas tingkat perkembangan desa, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta daya saing desa melalui pembangunan," terang Erdiansyah.
Bersamaan lomba desa ini juga, lanjut Erdi tim penilai melaksanakan penilaian Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) merupakan upaya menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat yang berlandaskan keswadayaan sebagai suatu nilai sosial budaya yang telah menyatu dalam kehidupan kita.
Agar masyarakat memiliki dan bertanggung jawab dalam melaksanakan, memamfaatkan dan melestarikan hasil pembangunan yang telah dicapai sebagaimana tertuang dalam Permendagri nomor 42 Tahun 2005 yang mana BBGRM meliputi 4 instrumen dalam penilaiannya, yaitu :
a. Bidang kemasyarakatan
b. Bidang ekonomi
c. Bidang sosial budaya dan agama
d. Bidang lingkungan.
"Sesuai jiwa dan semangat reformasi maka tim penilai harus benar-benar objektif, selektif dalam rangka penilaian. Kemudian dalam perlombaan ini puncaknya akan bermuara pada terpilih dan belum terpilihnya suatu desa menjadi juara. Maka bagi yang berhasil dalam perlombaan ini, saya ucapkan selamat. Dan bagi yang belum berhasil meraih juara saya juga harapkan tahun mendatang akan terpilih menjadi yang terbaik," ucap Nasron
Selain menilai perkembangan desa, tim penilai bersama Tim Penggerak PKK Kabupatèn juga memantau dan mengevaluasi kegiatan TP PKK Desa. Utamanya pada realisasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Tim juga menilai kondisi masyarakat melalui parameter eksistensi budaya gotong royong warga setempat.
Penilaian Lomba desa ini dilaksanakan mulai awal Februari lalu, dan berakhir besok tanggal 25 Pebruari 2022 yang dilakukan penilaian di dua kecamatan terakhir yaitu Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Bakauheni. Lalu pengumuman sebagai pemenang pertengahan bulan Maret 2022.
Penilaian dilakukan oleh tim penilai kabupaten, yang terdiri dari DPMD Lamsel, Dinas Pendidikan, Robani, Dinas Kesehatan, Dalduk BKKBN, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Neneng Firnandi, Linmas, Asril. Tim BBGRM, Rosmala.
Hadir dalam lomba evaluasi desa tersebut, Uspika Kecamatan Sragi, Kepala Desa Kedaung, Edi Kuswanto, seluruh perangkat desa, Ketua RW dan RT, Kader PKK, Kader Posyandu, Ketua BPD beserta anggota, TKSK, Pendamping desa, perawat desa, linmas, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (Alfian)
Kepala Desa Kedaung, Edi Kuswanto dihadapan tim penilai memberikan gambaran tentang profil desa, demografi desa, beserta potensi yang dimiliki dan produk-produk unggulan UMKM yang ada di Desa Kedaung. Adapun kegiatan-kegiatan desa yang dipaparkan mulai dari pembangunan, pembinaan maupun pemberdayaan bahkan ekonomi desa yaitu penyertaan modal melalui Bumdes.
"Alhamdulillah Desa Kedaung saat ini sudah melakukan sistem pelayanan digitalisasi melalui program Smart Vilage. Dan di desa kita iuga melalui Badan Usaha Milik Desa, bisa melayani samsat pembayaran pajak. Yaitu Samsat Desa mulai dari pembayaran kendaraan motor maupun mobil se-Provinsi Lampung," beber Edi Kuswanto.
Lebih lanjut Edi mengatakan, Insya Allah Desa Kedaung masuk nominasi untuk melaju ke tingkat provinsi, ya kita harus optimis donk," kata Edi. Namun jikapun belum berhasil, minimal mamfaat yang kita petik dari lomba desa ini adalah tertib secara administrasi. Dan harapan saya bukan di desa kita aja selaku tuan rumah yang mewakili kecamatan, tetapi untuk keseluruhan desa," tutur Edi Kuswanto.
Sementara Camat Sragi, Drs. Ahmad Zahri menyampaikan pelaksanaan penilaian lomba desa di Desa Kedaung ini adalah hasil evaluasi perkembangan desa yang dinilai oleh kecamatan sebelumnya. Sehingga menjadi perwakilan Kecamatan Sragi yang menyisihkan 9 desa lainnya.
Menurutnya, ada beberapa keuntungan dalam lomba desa adalah sebagai ajang kompetisi antar desa diantaranya meningkatkan partisipasi masyarakat dari semua golongan dalam membangun desa. Kemudian memelihara dan meningkatkan kebersihan lingkungan, baik lingkungan pekarangan maupun sarana umum yang ada dengan demikian dapat meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat," kata Ahmad Zahri.
Ia menambahkan, mudah-mudahan Desa Kedaung dengan segala potensi yang ada, sebagaimana yang dipaparkan oleh Bapak Kepala Desa tadi, bisa masuk nominasi untuk melaju ke tingkat provinsi. Untuk itu mari kita dukung dan support serta kita tiru bagi yang belum masuk kategori untuk ikut di tahun mendatang," terangnya.
Kepala Bidang Kelembagaan Sosial Pemberdayaan masyarakat, Nasron, SSos, mewakili Plt. Kadis PMD Lamsel sekaligus Ketua Tim Penilaian Evaluasi Lomba Desa, Erdiansyah, SH MM, mengatakan dalam sambutanya bahwa yang kami lakukan ini terkait lomba desa tingkat kabupaten Tahun 2022 saat ini adalah agenda tahunan. Tujuannya untuk memberikan motivasi guna mendorong pengembangan desa, sekaligus memberdayakan masyarakat guna mempercepat kemandirian desa. Pelaksanaan penilaian evaluasi lomba desa Tahun 2022 merupakan penilaian prestasi atas pelaksanaan pembangunan dan hasil yang dicapai oleh masing-masing desa setiap tahunnya.
"Kegiatan ini sesuai dengan Permendagri nomor 81 Tahun 2015 jadi disini ada tiga indikasi utama dalam penilaian yakni :
1. Bidang Pemerintahan yang Meliputi pemerintahan desa, kinerja, inisiatif, dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat desa berbasis teknologi informasi, government, adat dan budaya.
2. Bidang Kewilayahan meliputi identitas desa, batas desa, inovasi tanggap dan siaga bencana pengaturan investasi.
3. Bidang Kemasyarakatan meliputi partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan keluarga sejahtera, keamanan dan ketertiban, pendidikan, ekonomi, kesehatan, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Hal tersebut untuk mengetahui efektifitas tingkat perkembangan desa, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta daya saing desa melalui pembangunan," terang Erdiansyah.
Bersamaan lomba desa ini juga, lanjut Erdi tim penilai melaksanakan penilaian Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) merupakan upaya menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat yang berlandaskan keswadayaan sebagai suatu nilai sosial budaya yang telah menyatu dalam kehidupan kita.
Agar masyarakat memiliki dan bertanggung jawab dalam melaksanakan, memamfaatkan dan melestarikan hasil pembangunan yang telah dicapai sebagaimana tertuang dalam Permendagri nomor 42 Tahun 2005 yang mana BBGRM meliputi 4 instrumen dalam penilaiannya, yaitu :
a. Bidang kemasyarakatan
b. Bidang ekonomi
c. Bidang sosial budaya dan agama
d. Bidang lingkungan.
"Sesuai jiwa dan semangat reformasi maka tim penilai harus benar-benar objektif, selektif dalam rangka penilaian. Kemudian dalam perlombaan ini puncaknya akan bermuara pada terpilih dan belum terpilihnya suatu desa menjadi juara. Maka bagi yang berhasil dalam perlombaan ini, saya ucapkan selamat. Dan bagi yang belum berhasil meraih juara saya juga harapkan tahun mendatang akan terpilih menjadi yang terbaik," ucap Nasron
Selain menilai perkembangan desa, tim penilai bersama Tim Penggerak PKK Kabupatèn juga memantau dan mengevaluasi kegiatan TP PKK Desa. Utamanya pada realisasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Tim juga menilai kondisi masyarakat melalui parameter eksistensi budaya gotong royong warga setempat.
Penilaian Lomba desa ini dilaksanakan mulai awal Februari lalu, dan berakhir besok tanggal 25 Pebruari 2022 yang dilakukan penilaian di dua kecamatan terakhir yaitu Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Bakauheni. Lalu pengumuman sebagai pemenang pertengahan bulan Maret 2022.
Penilaian dilakukan oleh tim penilai kabupaten, yang terdiri dari DPMD Lamsel, Dinas Pendidikan, Robani, Dinas Kesehatan, Dalduk BKKBN, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Neneng Firnandi, Linmas, Asril. Tim BBGRM, Rosmala.
Hadir dalam lomba evaluasi desa tersebut, Uspika Kecamatan Sragi, Kepala Desa Kedaung, Edi Kuswanto, seluruh perangkat desa, Ketua RW dan RT, Kader PKK, Kader Posyandu, Ketua BPD beserta anggota, TKSK, Pendamping desa, perawat desa, linmas, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (Alfian)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Senin 27 Juli 2026, 13:47 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 13:45 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 13:45 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |