Wako Bukittinggi Berharap Homestay Bisa Lebih Terkenal dan Jadi Pilihan Wisatawan
Rabu 09 Maret 2022, 20:57 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi – Walikota Bukittinggi provinsi Sumatera Barat hadiri Seminar Eksistensi Homestay dalam rangka pengembangan Pariwisata Daerah, di Aula Balairung Rumah Dinas Walikota setempat, Belakang Balok, Rabu (9/3).
Seminar dihadiri Wako H Erman Safar SH di dampingi Kepala Dinas Pariwisata, Drs Hendri MA, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Melfi Abra MSi dan Ketua Perhimpunan Homestay Sumatera Barat, Kamsri Benti SE.
Dalam sambutan H Erman Safar memberikan kata sambutan, dengan adanya acara ini diharapkan Homestay bisa lebih dikenal dan menjadi pilihan wisatawan yang berkunjung ke kota wisata bukittinggi, yang pastinya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat disekitar homestay.
Kepada pengelola homestay agar memperhatikan kebersihan fasilitas homestay. kebersihan kamar mandi, penggantian seprai dan kebersihan lingkungan tidak luput dari perhatian Wako Erman.
“Sediakanlah budget untuk menjaga dan merawat fasilitas agar pengunjung nyaman,†ujar Wako
Selain itu bagaimana penggunaan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dengan tamu, merupakan salah satu nilai jual yang positif dalam mendukung kepariwisataan di kota Bukittinggi, dalam menunjang pengembangan Pariwisata pemerintah kota akan membantu memperbaiki akses menuju homestay sekiranya diperlukan maka keberadaan homestay dipandang turut menunjang kepariwisataan.
"Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menerbitkan regulasi Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretarif Nomor 9 Tahun 2014 tentang Standar Usaha Pondok Wisata," tutup wako
Hj Yuliarti Bachtiar merupakan Ketua Asosiasi Homestay Bukittinggi untuk kepengurusan periode 2021—2026 yang dikukuhkan pada 9 Maret 2021 lalu. menyampaikan dengan Milad ke 1 AHB ini kita mengkaji kembali tentang apa yang sudah kita lakukan 1 tahun belakang ini.
"Terutama dalam aspek sosial, Asosiasi tidak hanya memberikan dampak positif pada para anggotanya, tapi juga memberi manfaat untuk masyarakat yang membutuhkan, salah satunya yang sudah di program," ujarnya.
Yuliarti juga menerangkan dimana rangkaian acara Milad ke 1 Asosiasi Homestay ini, sudah menyusun program, dimana pada 27 Februari 2022 Jalan santai dari Lapangan Kantin ke Jam Gadang, pada 01 Maret panjangsana Ke panti Jompo didaerah situjuah payakumbuah, lalu pada 04 Maret mengantarkan bantuan ke saudara kita yg terdampak gempa di Pasaman.
Kamsri Benti SE selaku ketua (PHBS ) pola hidup sehat bersih satu satunya yang patut dijaga sehingga terciptanya kenyamanan wisatawan yang berkunjung dengan bertambahnya pengunjung bertambah pula amenitasnya maka homestay dapat menjadi alternatif. Dengan mempromosikan budaya dan pengalaman lokal yang tidak dimiliki penginapan yang lain.
Selain program tersebut semangat Ibuk-ibuk dari AHB memasak Rendang sebanyak 15 kg yang langsung disalurkan kepada korban gempa Pasaman, serta bantuan-bantuan lainnya.
“Sedangkan untuk acara puncak pada 09 Februari 2022 diadakan Amacara puncak Seminar "Eksistensi Homestay dalam Pengembangan Pariwisata Daerah," terang Kamsri.
Dalam acara ini terlihat hadir stake holder yang ada di kota Bukittinggi, seperti organisasi kepariwisataan di Kota Bukittinggi, organisasi Wanita dan organisasi dari Insan Pers di kota Bukittinggi. (Gusnia)
Seminar dihadiri Wako H Erman Safar SH di dampingi Kepala Dinas Pariwisata, Drs Hendri MA, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Melfi Abra MSi dan Ketua Perhimpunan Homestay Sumatera Barat, Kamsri Benti SE.
Dalam sambutan H Erman Safar memberikan kata sambutan, dengan adanya acara ini diharapkan Homestay bisa lebih dikenal dan menjadi pilihan wisatawan yang berkunjung ke kota wisata bukittinggi, yang pastinya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat disekitar homestay.
Kepada pengelola homestay agar memperhatikan kebersihan fasilitas homestay. kebersihan kamar mandi, penggantian seprai dan kebersihan lingkungan tidak luput dari perhatian Wako Erman.
“Sediakanlah budget untuk menjaga dan merawat fasilitas agar pengunjung nyaman,†ujar Wako
Selain itu bagaimana penggunaan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dengan tamu, merupakan salah satu nilai jual yang positif dalam mendukung kepariwisataan di kota Bukittinggi, dalam menunjang pengembangan Pariwisata pemerintah kota akan membantu memperbaiki akses menuju homestay sekiranya diperlukan maka keberadaan homestay dipandang turut menunjang kepariwisataan.
"Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menerbitkan regulasi Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretarif Nomor 9 Tahun 2014 tentang Standar Usaha Pondok Wisata," tutup wako
Hj Yuliarti Bachtiar merupakan Ketua Asosiasi Homestay Bukittinggi untuk kepengurusan periode 2021—2026 yang dikukuhkan pada 9 Maret 2021 lalu. menyampaikan dengan Milad ke 1 AHB ini kita mengkaji kembali tentang apa yang sudah kita lakukan 1 tahun belakang ini.
"Terutama dalam aspek sosial, Asosiasi tidak hanya memberikan dampak positif pada para anggotanya, tapi juga memberi manfaat untuk masyarakat yang membutuhkan, salah satunya yang sudah di program," ujarnya.
Yuliarti juga menerangkan dimana rangkaian acara Milad ke 1 Asosiasi Homestay ini, sudah menyusun program, dimana pada 27 Februari 2022 Jalan santai dari Lapangan Kantin ke Jam Gadang, pada 01 Maret panjangsana Ke panti Jompo didaerah situjuah payakumbuah, lalu pada 04 Maret mengantarkan bantuan ke saudara kita yg terdampak gempa di Pasaman.
Kamsri Benti SE selaku ketua (PHBS ) pola hidup sehat bersih satu satunya yang patut dijaga sehingga terciptanya kenyamanan wisatawan yang berkunjung dengan bertambahnya pengunjung bertambah pula amenitasnya maka homestay dapat menjadi alternatif. Dengan mempromosikan budaya dan pengalaman lokal yang tidak dimiliki penginapan yang lain.
Selain program tersebut semangat Ibuk-ibuk dari AHB memasak Rendang sebanyak 15 kg yang langsung disalurkan kepada korban gempa Pasaman, serta bantuan-bantuan lainnya.
“Sedangkan untuk acara puncak pada 09 Februari 2022 diadakan Amacara puncak Seminar "Eksistensi Homestay dalam Pengembangan Pariwisata Daerah," terang Kamsri.
Dalam acara ini terlihat hadir stake holder yang ada di kota Bukittinggi, seperti organisasi kepariwisataan di Kota Bukittinggi, organisasi Wanita dan organisasi dari Insan Pers di kota Bukittinggi. (Gusnia)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Senin 27 Juli 2026, 12:01 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 12:00 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 11:59 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |