Breaking News
Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut | Herman Deru Minta DREGS 2006 Jadi Teladan Lindungi Masyarakat dari Kejahatan Modern | Herman Deru Ajak Ulama, Umara, dan Umat Perkuat Silaturahmi Pada Harlah ke-14 JATMAN OKI | UNP Masuk QS World University Rankings 2027, Tempati Peringkat 1400+ Dunia dan Posisi Ke-16 Nasional | UNP Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Taipei Medical University, Perkuat Internasionalisasi Pendidikan Kedokteran |

Drs H Kasmir MM Kakan Kemenag Kota Bukittinggi Hadiri Dimulainya Pembangunan Masjid Jamil
Rabu 09 Maret 2022, 19:47 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi – Kakan Kemenag kota Bukittinggi provinsi Sumatera Barat, Drs H Kasmir MM ikut menghadiri mendampingi Walikota H Erman Safar SH dalam acara peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Jamik, kelurahan Tarok Dipo kecamatan Guguak Panjang, Rabu (9/3).
 
Peletakan batu pertama langsung dilakukan Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Wawako Buya Marfendi, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi Anggota DPR RI, Andre Rosiade, Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Dirut Taspen serta beberapa pihak lainnya.
 
Acara yang diadakan dihalaman Masjid tersebut  tampak dihadiri Camat Guguak Panjang, beberapa kepala OPD, unsur Forkopimda kota Bukittinggi, Niniak Mamak serta beberapa tokoh masyarakat setempat.
 
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar dalam sambutannya menyampaikan kalau Masjid yang representatif sangat dibutuhkan, karena dari Masjid dimulainya peradaban dan Masjid juga berperan kontrol sosial dilingkungan.
 
Pembangunan Masjid di kelurahan Tarok yang memadai memang sangat dibutuhkan, sebab Tarok sendiri adalah Kelurahan dengan penduduk terpadat di kota Bukittinggi dan Pemko Bukittinggi mendorong hal itu supaya segera dilakukan.
 
"Masjid juga berperan untuk menjalankan program-program untuk membantu perekonomian umat serta memperbaiki aqidah masyarakat disekeliling Masjid. Mudah-mudahan pembangunan Masjid ini bisa berjalan lancar, sebab harus menelan biaya mencapai Rp 30 miliar dan selesai sesuai dengan waktunya," ujar Erman Safar.
 
Dt Tumbaliak selaku tokoh agama menyampaikan, kalau perencanaan pembangunan Masjidi yang baru tersebut sudah setahun yang lalu dengan berbagai pertimbangan.
 
Diakui memang ada beberapa kendala serta penolakan dari beberapa masyarakat, tentang Masjid yang masih bagus harus dirobohkan dan diganti dengan yang baru. Namun, setelah dijelaskan, akhirnya seluruh masyarakat khususnya Tarok Dipo dan Jamaah Masjid itu bisa memahami.
 
Dilihat dari kondisi dan perkembangan zaman serta bertambahnya jamaah Masjid tersebut, Masjid harus dibuat baru dengan kondisi yang lebih luas lagi. Kondisi sekarang, seperti untuk Shalat Jumat sendiri, masyarakat terpaksa harus Shalat dihalaman Masjid dan itu juga tidak bisa banyak, sebab ada beberapa mobil yang juga parkir.
 
"Atas dasar itu, pengurus Masjid dan beberapa tokoh masyarakat sepakat untuk dimulainya pembangunan Masjid Jamik Tarok yang baru dan kepanitaan sendiri juga sudah disusun sedemikian rupa,'' tutupnya. (Gusnia)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top