Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Lebaran Tahun ini Diperkirakan akan Meriah
Senin 18 April 2022, 11:12 WIB
SiagaOnline.com, KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH. Memperkirakan Lebaran 1443 Hijriyah akan lebih ramai dibandingkan 2 tahun sebelumnya. Hal ini, disampaikan oleh wabup saat sambutan pada kegiatan Safari Tarawih Keliling Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Daruttaqwa, Desa Wonosari, Kecamatan Siwalan, Jum’at (15/4) malam.
 
“Idul Fitri tahun ini  mungkin akan sangat meriah. Karena sudah 2 tahun sholat Idul Fitri tidak boleh disselenggarakan. Tahun ini sudah diperbolehkan. Mudik pun sudah boleh,” tutur wabup.
 
Tahun 2022 ini Pemerintah Pusat telah kembali memperbolehkan masyarakat melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, tetapi dengan sejumlah ketentuan. Ketentuan tersebut  diantaranya masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik harus sudah mendapatkan vaksinasi dosis 3 atau booster Covid-19. Sedangkan, bagi masyarakat yang baru mendapatkan vaksinasi dosis 1 Covid-19 harus dapat menunjukkan hasil tes negatif PCR 3x24 jam sebelum perjalanan. Serta bagi  masyarakat yang baru mendapatkan dosis 2 vaksin Covid-19 harus dapat menunjukkan hasil tes antigen 1x24 jam atau PCR 3x24 jam sebelum melakukan perjalanan. Aturan tersebut dibuat pemerintah untuk mencegah munculnya gelombang baru penularan Covid-19 seusai perjalanan mudik.
 
Pemerintah Pusat memperkirakan mudik tahun 2022 akan sangat besar. Diperkirakan akan ada 23 juta mobil pribadi dan 17 juta sepeda motor akan melakukan perjalanan mudik dan itu hanya di Pulau jawa saja.  
 
Sebagai upaya antisipasi ancaman munculnya gelombang baru Covid-19 di wilayah Kabupaten Pekalongan, wabup meminta masyarakat tidak lengah dan tetap waspada karena Covid-19 masih ada, “Kita tidak boleh lengah. Yang namanya Corona atau Covid-19  masih ada,” ujar Riswadi.
 
Wabup mendorong kepada seluruh elemen masyarakat untuk vaksinasi ke-3 atau booster, “Vaksin booster ini adalah syarat mudik dan tidak bayar,” kata wabup.  
 
Wabup juga berharap masyarakat dapat mendukung program vaksinasi booster yang digalakkan Pemerintah Pusat karena program pemerintah dibuat untuk utamanya untuk kepentingan serta kesejahteraan masyarakat dan tidak ada tujuan untuk mencelakai masyarakat. Oleh karena itu wabup meminta masyarakat percaya sepenuhnya kepada program-program pemerintah.*)

(Prokompim/ims)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top