Realisasikan 20 Persen DD Program Ketahanan Pangan Pemdes Mekar Mulya Bangun Jembatan JUT
Senin 18 April 2022, 20:14 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel - Untuk memperlancar prasarana transportasi pada kawasan pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat dan peternakan) Pemerintah Desa Mekar Mulya realisasikan alokasi 20 persen anggaran dana desa program ketahanan pangan dan hewani sebanyak 4 sub pos kegiatan. Salah satunya yakni, Pembanguan Jembatan Jalan Usaha Tani (JUT) yang berada di area persawahan di Dusun Karang Jaya, RT 002 RW 001 Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.
"Pembangunan Jembatan Jalan Usaha tani ini, skala prioritas Pemdes Mekar Mulya. Karena sebelumnya, jembatan tersebut ambruk akibat lapuk dimakan usia. Jadi alhamdulillah di bulan ramadhan ini, anggaran sudah turun. Maka cepat kita realisasikan, karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga menuju ke persawahan," terang Kepala Desa Mekar Mulya, Cahyanto kepada SiagaOnline.com di lokasi, Senin (18/04/2022).
Lanjut, Kades Cahyanto selain akses ke persawahan juga akses masyarakat menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU). Maka pembangunan jembatan tersebut menjadi skala prioritas. Agar waktu hari raya Idul fitri, warga yang hendak ziarah menjadi lancar dan aman.
"Realisasi 20 persen alokasi dana desa program ketahanan pangan dan hewani, untuk Desa Mekar mulya ada 4 Sub pos, yaitu jembatan, penggemukan sapi, buat sewa lahan pertanian, serta memberdayakan Dasa Wisma untuk budidaya sayur mayur. Sehingga hasil dari 4 sub pos diatas bisa menambah PAD Desa dan menuntaskan stunting. Karena itu PR besar program pembangunan di kepemimpinan saya," Ujar Kades Cahyanto.
Sementara Ketua BPD Desa Mekar Mulya, Rosidin mengatakan sangat mendukung penuh program yang direalisasikan oleh Pak Kades Cahyanto bersama jajaran guna memperlancar akses masyarakat menuju ke persawahan dan ke pemakaman umum.
"Kita dukung atas semangat dan impian Pak Kades dalam merealisasikan alokasi Dana Desa tahun anggaran 2022 sub bidang ketahanan pangan dan hewani. Yang mana sesuai Perpres Nomor 104 Tahun 2021 bahwa 20 persen dana desa digunakan untuk program ketahanan pangan dan hewani. Dan saat ini sudah mulai direalisasikan, alhamdulillah, berkat sinergitas semua elemen masyarakat," papar Rosidin.
Sedangkan menurut keterangan Tim Pelaksana Kegiatan/Pengelola Kegiatan (TPK) Syafrudin mengatakan, pembangunan jembatan akses menuju jalan usaha tani ini adalah satu-satunya jalan menuju ke kawasan pertanian. Adapun sumber anggaran dari alokasi 20 persen dana desa program ketahanan pangan tahap I tahun 2022.
"Jembatan yang sedang dibangun dengan lebar 2,5 meter dan panjang 5 meter serta ketebalan 0,15 cm. Anggaran sebesar Rp. 28.600.000,00,- (dua puluh delapan juta tujuh ratus enam puluh satu ribu empat ratus rupiah). Dan dalam pelaksanaannya melibatkan tenaga kerja lokal (padat karya tunai). Sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat penerima manfaat jalan usaha tani tersebut," ungkap Syafrudin. (Alfian)
"Pembangunan Jembatan Jalan Usaha tani ini, skala prioritas Pemdes Mekar Mulya. Karena sebelumnya, jembatan tersebut ambruk akibat lapuk dimakan usia. Jadi alhamdulillah di bulan ramadhan ini, anggaran sudah turun. Maka cepat kita realisasikan, karena jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga menuju ke persawahan," terang Kepala Desa Mekar Mulya, Cahyanto kepada SiagaOnline.com di lokasi, Senin (18/04/2022).
Lanjut, Kades Cahyanto selain akses ke persawahan juga akses masyarakat menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU). Maka pembangunan jembatan tersebut menjadi skala prioritas. Agar waktu hari raya Idul fitri, warga yang hendak ziarah menjadi lancar dan aman.
"Realisasi 20 persen alokasi dana desa program ketahanan pangan dan hewani, untuk Desa Mekar mulya ada 4 Sub pos, yaitu jembatan, penggemukan sapi, buat sewa lahan pertanian, serta memberdayakan Dasa Wisma untuk budidaya sayur mayur. Sehingga hasil dari 4 sub pos diatas bisa menambah PAD Desa dan menuntaskan stunting. Karena itu PR besar program pembangunan di kepemimpinan saya," Ujar Kades Cahyanto.
Sementara Ketua BPD Desa Mekar Mulya, Rosidin mengatakan sangat mendukung penuh program yang direalisasikan oleh Pak Kades Cahyanto bersama jajaran guna memperlancar akses masyarakat menuju ke persawahan dan ke pemakaman umum.
"Kita dukung atas semangat dan impian Pak Kades dalam merealisasikan alokasi Dana Desa tahun anggaran 2022 sub bidang ketahanan pangan dan hewani. Yang mana sesuai Perpres Nomor 104 Tahun 2021 bahwa 20 persen dana desa digunakan untuk program ketahanan pangan dan hewani. Dan saat ini sudah mulai direalisasikan, alhamdulillah, berkat sinergitas semua elemen masyarakat," papar Rosidin.
Sedangkan menurut keterangan Tim Pelaksana Kegiatan/Pengelola Kegiatan (TPK) Syafrudin mengatakan, pembangunan jembatan akses menuju jalan usaha tani ini adalah satu-satunya jalan menuju ke kawasan pertanian. Adapun sumber anggaran dari alokasi 20 persen dana desa program ketahanan pangan tahap I tahun 2022.
"Jembatan yang sedang dibangun dengan lebar 2,5 meter dan panjang 5 meter serta ketebalan 0,15 cm. Anggaran sebesar Rp. 28.600.000,00,- (dua puluh delapan juta tujuh ratus enam puluh satu ribu empat ratus rupiah). Dan dalam pelaksanaannya melibatkan tenaga kerja lokal (padat karya tunai). Sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat penerima manfaat jalan usaha tani tersebut," ungkap Syafrudin. (Alfian)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |