Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Pemko Himbau Warga Agar Terhindar Hepatitis Akut
Kamis 12 Mei 2022, 18:35 WIB
Siagaonline.com, Bukittinggi - Himbauan untuk masyarakat Sumatera Barat, wilayah Bukittinggi sudah mulai diumumkan agar terhindar dari Hepatitis Akut, karena dalam waktu terakhir mulai menyebar informasi terkait mulai merebaknya kasus hepatitis akut misterius, Kamis (12/05/22).

Namun demikian, untuk Bukittinggi sendiri, belum ada ditemukan kasus serupa yang dapar membahayakan nyawa anak anak usia di bawah dua tahun itu.

Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, drg. Salvi Raini, menjelaskan, kasus hepatitis akut belum ada kepastian bahwa penyebabnya memang diakibatkan hepatitis akut dan masih bersifat dugaan.

"Dari catatan kita dan Informasi yang disampaikan dari  lini terbawah, belum ada kasus hepatitis akut di Bukittinggi. Untuk kita di Bukittinggi dalam rangka antisipasi, kita sudah membuat surat himbauan ke seluruh rumah sakit dan juga ke seluruh puskesmas yang ada. Untuk antisipasi kita juga sudah membuat semacam SOP mekanisme rujukan," jelas Salvi.

Plt. Sekretaris DKK itu melanjutkan, kader posyandu juga telah diberikan pemahaman terkait hepatitis akut ini. Karena para kader merupakan lini terdepan yang dekat dengan masyarakat.

"Untuk kader, kita harapkan partisipasinya ketika dia menemukan gejala-gejala yang mirip dengan kasus hepatitis ini segera dilaporkan ke puskesmas terdekat," harapnya.

Untuk diketahui, hepatitis akut, sangat rentan terjangkit pada anak usia di bawah dua tahun. Beberapa gejala yang hepatitis ini, demam tinggi, diiringi muntah dan kemudian pada akhirnya diiringi dengan kuningnya sang anak. Kemudian, penderita hepatitis juga akan mengalami BAB berdarah.

"Hingga kini memang belum ditemukan bagaimana penularannya. Beberapa kecurigaan juga sudah ada disampaikan, tapi belum ada bukti tertulis yang memastikan bahwasanya penyebab dari Hepatitis akut yang misterius ini dari mana. Untuk itu, kita harapkan setiap warga tetap menjaga kesehatan, bagaimana protokol kesehatan tetap dijalankan sebagaimana kita mengantisipasi covid-19, seperti mencuci tangan dengan sabun, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi," pungkasnya.

(Nia)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top