Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Walikota Bukittinggi Apresiasi Pelaku Usaha Berbahan Limbah Paralon
Rabu 06 Juli 2022, 21:21 WIB
Siagaonline.com, Bukittinggi - Menteri  Pariwisata dan Walikota Dukung Perserta Workshop Inovasi dan Kewirausahaan Souvernir berbahan limbah di Balairung Rumah Dinas Walikota Bukittinggi, pukul 19.00 Wib, Selasa (05/07/22).

Seminar dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Waliko Bukittinggi H. Erman Safar, Kadis Pariwisata serta Direktorat instruktur ekonomi kreatif deputi bidang perkembangan destinasi dan infrastruktur serta 46 peserta dari berbagai daerah.

Menurut Erman Safar, kegiatan yang diselenggarakan hari ini adalah salahsatu kegiatan yang  kita harapkan, karena jika Bukittinggi saja memproduksikan, maka jangkauan pemasaran tidak akan terlalu jauh

" Maka adanya kegiatan  workshop Kreatif yang dilakukan Kementerian sangat membantu memperluas jaringan pemasaran baik impor maupun ekspor,

Apalagi seluruh produk yang dibuat di Bukittinggi dan semenjak dilonggarkan prosedur Covid oleh presiden Jokowi maka  pertumbuhan pariwisata sudah mulai membaik.

Yudha Yadhie Pengusaha dari Sanggar Karya pamerkan Khusus di bidang pengrajin souvenir, berbagai suvenir jam gadang, tak kalah unik Kap lampu dari bahan limbah peralon serta berbagai Miniatur rumah adat minang Iap pajang.

Yudha menambahkan," Kap Lampu yang ia pamerkan semalam berbahankan limbah paralon yang sengaja di antar langsung dari langganan, harga pasaran berkisar Rp300 ribu per satuan," jelasnya.

Peserta asal Bukittinggi ini berharap dengan adanya seminar Workshop, semua  pengusaha khusus nya di bidang Kriya ingin  usaha yang sudah dirintis berjalan lancar dan lebih maju lagi, apalagi setelah pandemi dalam kurun 3 tahun belakang ini mengalami sepi pembeli.

"Sebelum pandemi kami berkelompok beranggotakan sekitar 10 orang, namun sekarang Yang aktif selama pandemi hanya  8 org yang bertahan," tutur Yudha.

kami hanya terkendala dari pemasaran, walaupun Untuk wilayah lokal  seperti pasar atas mencapai 90% tapi untuk di luar lokal masih diam di tempat. Ujarnya

Sandiaga Salahuddin Uno Mentri pariwisata dan ekonomi kreatif ikut mengapresiasi sertiap pelaku usaha lokal agar berani tampil dan mengembangkan potensi produk produk lokal di program kabupaten kota kreatif ( kata kreatif Indonesia).

Sandiaga menambahkan, kementrian akan bekerjasama dengan pemerintah kota dan kabupaten akan mengkawalnya

"Tim kita akan bekerja full time dari direktorat insfratruktur ekonomi Kreatif. Semakin banyaknya kunjungan-kunjungan, produk kreatif ini semakin meningkat," tutur Sandi.(Nia)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top