Breaking News
Pemkab Kuansing-Polres Satukan Langkah Sukseskan Festival Pacu Jalur 2026 yang Aman dan Kondusif | Festival Pacu Jalur 2026 Makin Siap, Pemkab Kuansing Pastikan Layanan Telekomunikasi Andal. | Peringati HUT RI Ke-81, Wabup Rocky Marciano Apresiasi Sinergi TNI AL, PMI, Dan INTI Dalam Aksi Donor Darah | Plt Bupati Muklisin Ajak Masyarakat Ramaikan Kuansing Bershalawat Bersama Haddad Alwi, Pembuka Festival Pacu Jalur Nasional 2026 | Pelaku Pengedar Sabu Di Desa Saka Jaya Berhasil Di Gerbak Satresnarkoba Polres Muara Enim  | Cegah Aktivitas Judi Kembali Muncul, Polsek Singingi Ratakan Arena Diduga Sabung Ayam |

Bupati Nanang Ermanto Dan Bunda Winarni Terima Penghargaan Dari BKKBN Pusat
Rabu 06 Juli 2022, 23:28 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dan Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Winarni Nanang Ermanto, menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari Pemerintah Pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kedua penghargaan tersebut disematkan secara langsung oleh Kepala BKKBN Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) kepada Bupati Nanang Ermanto dan Bunda Winarni, pada acara peringatan Harganas Ke-29 yang berlangsung di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (6/7/2022).

Penghargaan yang diberikan dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-29 Tahun 2022 ini, merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada pemerintah daerah atas dedikasinya terhadap program Keluarga Berencana (KB) dan kesejahteraan keluarga.

Kepala BKKBN Pusat Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) mengatakan, faktor terbesar yang mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia adalah stunting. Oleh karenanya, diperlukan dukungan dari pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Proses gagal tumbuh yang terjadi pada beberapa anak ini juga akan mempengaruhi kualitas dari generasi bangsa kedepan. Lebih dari itu, bila terus dibiarkan kata Hasto, hal tersebut juga akan berdampak terhadap tingkat perekonomian pada suatu wilayah.

“Hari ini bapak ibu, mohon izin saya sampaikan bahwa generasi muda 24,4 persen stunting, kemudian yang 9,8 persen mental emosional disorder, 5 persen napza, 1 persen autisme, 3 persen difabel, sehingga generasi kita yang kurang optimal itu sudah hampir 40 persen sendiri, bahkan lebih,” ungkap Hasto.

Kemudian dalam rangka mencapai bonus demografi, lanjut Hasto, seluruh unsur pemerintah harus bersinergi guna mempersiapkan strategi pembentukan SDM yang unggul, mulai dari pembangunan mental, kesehatan, pendidikan dan sosial.

“Ketika generasi mudanya tidak produktif maka window opportunity, bonus demografi akan menutup di tahun 2035, kita kemudian belum sempat sejahtera. Oleh karena itu, inilah pentingnya investasi selain yang keliatan fisik, maka investasi yang tidak kelihatan adalah kualitas SDM,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Dalduk KB Lampung Selatan Rikawati mengungkapkan, penghargaan yang diterima oleh Bupati Nanang Ermanto dan Bunda Winarni, merupakan bentuk apresiasi BKKBN pusat kepada pemerintah daerah atas kepedulian dan dukungannya, terhadap kemajuan program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Lampung Selatan.

“Penghargaan ini diberikan dalam rangka pemerintah fokus dalam mendukung program pada bidang kependudukan KB. Untuk mendapatkan penghargaan itu, progres MKJP nya sudah sesuai dengan harapan pemerintah pusat, dengan program pelaksanaan KB nya juga sudah tepat sasaran,” tuturnya.

“Sama dengan punya pak Bupati, dukungan dari PKK dalam rangka untuk meningkatkan program program kencana di pemerintah daerah, cuma satunya fokus untuk pak Bupati dari pemerintah daerahnya, satunya lagi dari Ketua Tim Penggerak PKK,” jelasnya. (Yn/Kmf)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top