Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Warga Binaan dan Petugas Gelar Sholat Idul Adha
Senin 11 Juli 2022, 08:20 WIB
Siagaonline.com, Bukittinggi  -Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas Gelar sholat Idul Adha di Ruang Serba Guna Lapas Kelas II A Bukittinggi, Minggu (10/7/2022).

Perayaan Idul Adha 1443 H merupakan momentum yang ditunggu oleh umat muslim, termasuk di Lapas Kelas IIA Bukittinggi.

Hari raya Idul Adha yang ditetapkan pemerintah pada hari ini, Minggu (10/7/2022) sudah dipersiapkan oleh Lapas Klas II A Bukittinggi agar berlangsung lancar dan khidmat.

Tepat pukul 07.15 WIB, seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) hadir dan berkumpul di Ruang Serba Guna Lapas Kelas II A Bukittinggi.

Pelaksanaan salat led ini juga dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi beserta pejabat struktural dan petugas yang lain.

"Kepala Lapas Kelas IIA Biaro Bukittinggi mengucapkan , Alhamdulillah, berjalan lancar dan penuh khidmat," terang Pak Kalapas.

Ustadz Fery Hendra, M.Pd.I dari Himpunan Da’i Kota Bukittinggi dalam khutbahnya dengan Tema " Makna Dari Idul Adha"  ini yang juga disebut sebagai idul haji dan idul qurban.

"Idul Adha menceritakan tentang perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang harus berpisah dan meninggalkan istri beserta anaknya Nabi Ismail AS yang baru berusia beberapa bulan," ujarnya.

Di mana istri Nabi Ibrahim AS yang bernama Siti Hajar beserta anaknya harus ditinggal di sebuah gurun tandus tak berpenghuni dan beliau lakukan semata-mata sebagai bentuk ketaqwaan atas perintah Allah SWT. Keutamaan kurban merupakan keridhoan Nabi Ibrahim AS untuk mengorbankan anaknya yang saat itu berusia 7 tahun.

"Proses tersebut sebagai kerelaan seorang hamba dalam menjalankan perintah dan ujian dari Allah SWT," imbuhnya.

Ada 4 hikmah yang kita dapat ambil sebagai pelajaran hidup. Pertama, kegigihan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah. Kedua, keikhlasan seorang hamba terhadap perintah dan ujian yang diberikan oleh Allah. Ketiga, kegigihan setan dalam menggoda keimanan seseorang. Keempat, hikmah pemotongan hewan kurban yang merupakan representasi nilai ibadah melalui makanan yang baik dan halal.

Dalam rangka Idul Adha tahun ini Lapas Bukittinggi memotong dua ekor sapi yang diselenggarakan bersama-sama antara petugas dan warga binaan. Nantinya daging kurban juga dibagikan kepada masyarakat di sekitar Lapas.
 
"Kita harus meneladani tentang pengorbanan yang sudah dilakukan oleh nabi dan rasul yang telah mendahului kita. Semoga apa yang kita lakukan hari ini sampai dengan pemotongan kurban nantinya mendapatkan ridho dari Allah SWT,” tutup Ustadz Fery.

(Nia)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top