Pokir Anggota DPRD Adakan Sosialisasi Angkutan Umum Kota Bukittinggi
Senin 25 Juli 2022, 17:42 WIB
Siagaonline.com, Bukittinggi - Kegiatan sosialisasi Angkutan Umum yang berkeselamatan Bagi Sopir / Juru Mudi dibiayai melalui Dana Pokok Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Bukittinggi Herman Syofyan,SE diikuti 30 orang peserta yang diadakan di Grand Malindo, Senin (27/07/22).
Pokok-pokok pikiran (Pokir) merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota dewan agar diperjuangkan di pembahasan RAPBD.
Herman menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan agar peningkatan bagi angkutan umum kota melihat persaingan dengan kendaraan umum online, yang mana pada saat sekarang berkembang dengan pesatnya, seperti Gojek dan lainnya dan ini merupakan tantangan bagi angkot di kota.
"Ia menekankan, agar sopir/ Juru Mudi penciptaan pelayanan angkutan umum ini agar aman, tertib dan teratur di Kota Bukittinggi," tegasnya.
Persoalan tertib lalu lintas menjadi kesadaran pribadi harus di robah mindset termasuk pembenahan kantong parkir tidak resmi dan penyelesaian klaim pada korban lalu lintas dilakukan Jasa Rahardja.
"Kegiatan dilakukan ini setidaknya sopir angkot dihadirkan bisa tertib berlalu lintas di jalanraya dan merubah paradigma negatif terjadi selama ini,"ucap herman.
Dalam aturan sopir bersikap ramah dan sebutkan tujuan angkutan kota, sopir membantu menurunkan di tujuan atau meminta penumpang untuk ganti angkutan lain menuju tujuan lain.
Angkutan kota yang mengikuti jalur jalan di sekitar pusat kota Bukittinggi, tidak akan menunggu penumpang sampai penuh. Mereka berhenti untuk menaik/menurunkan penumpang, atau menunggu penumpang, jika ada penumpang yang ingin ikut.
Sementara itu, Kadishub Kota Bukittinggi Joni Feri menyampaikan akan mempersiapkan 31 parkir resmi dan mengurangi timbulnya parkir liar Bersama pihak samping.
Berkembangnya kendaraan umum online seperti Gojek dan lainnya merupakan tantangan bagi angkot di kota.
"Maka Pelayanan prima ditunjukkan sopir/juru mudi kedepannya agar meningkatkan kepercayaan penumpang,"harapnya.
(Nia)
Pokok-pokok pikiran (Pokir) merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota dewan agar diperjuangkan di pembahasan RAPBD.
Herman menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan agar peningkatan bagi angkutan umum kota melihat persaingan dengan kendaraan umum online, yang mana pada saat sekarang berkembang dengan pesatnya, seperti Gojek dan lainnya dan ini merupakan tantangan bagi angkot di kota.
"Ia menekankan, agar sopir/ Juru Mudi penciptaan pelayanan angkutan umum ini agar aman, tertib dan teratur di Kota Bukittinggi," tegasnya.
Persoalan tertib lalu lintas menjadi kesadaran pribadi harus di robah mindset termasuk pembenahan kantong parkir tidak resmi dan penyelesaian klaim pada korban lalu lintas dilakukan Jasa Rahardja.
"Kegiatan dilakukan ini setidaknya sopir angkot dihadirkan bisa tertib berlalu lintas di jalanraya dan merubah paradigma negatif terjadi selama ini,"ucap herman.
Dalam aturan sopir bersikap ramah dan sebutkan tujuan angkutan kota, sopir membantu menurunkan di tujuan atau meminta penumpang untuk ganti angkutan lain menuju tujuan lain.
Angkutan kota yang mengikuti jalur jalan di sekitar pusat kota Bukittinggi, tidak akan menunggu penumpang sampai penuh. Mereka berhenti untuk menaik/menurunkan penumpang, atau menunggu penumpang, jika ada penumpang yang ingin ikut.
Sementara itu, Kadishub Kota Bukittinggi Joni Feri menyampaikan akan mempersiapkan 31 parkir resmi dan mengurangi timbulnya parkir liar Bersama pihak samping.
Berkembangnya kendaraan umum online seperti Gojek dan lainnya merupakan tantangan bagi angkot di kota.
"Maka Pelayanan prima ditunjukkan sopir/juru mudi kedepannya agar meningkatkan kepercayaan penumpang,"harapnya.
(Nia)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Selasa 28 Juli 2026, 07:10 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 20:55 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 20:40 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |