Pemdes Sukabakti Kembali Salurkan BLT DD Triwulan Ketiga Periode September TA 2022
Jumat 16 September 2022, 13:03 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel – Pemerintah Desa Suka Bakti, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) triwulan ketiga untuk periode bulan September Tahun Anggaran (TA) 2022 sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) yang bertempat di kantor desa setempat, Jumat (16/09/2022) pagi.
Penyaluran bantuan langsung tunai tersebut, Kepala Desa Suka Bakti, Susilo, beserta aparatur desa, Pendamping lokal desa Indah Mustika Wuni, TKSK dan 97 KPM.
Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2022 kepada warga Desa Suka Bakti untuk periode bulan September, triwulan ketiga menerima sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) / KPM. Pada Penyaluran BLT DD semester kedua ini, ada peralihan sebanyak 20 KPM.
"Untuk penyaluran BLT-DD pada triwulan ketiga ini adalah lanjutan sebelumnya dan saya jelaskan kembali bahwa ada 20 KPM baru, peralihan dari KPM lama dikarenakan sudah meninggal dunia dan ekonominya sudah mulai pulih. Dan itu sudah hasil kesepakatan bersama antara Pemdes Sukabakti dan lembaga desa. Sementara sebanyak 77 KPM masih tetap yang lama. Namun jumlahnya masih tetap, yakni 97 KPM," kata Kepala Desa Sukabakti, Susilo kepada media SiagaOnline.com, Lamsel.
Kades Susilo berharap, dengan adanya bantuan ini dapat sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, Beliau juga berharap agar bantuan ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya.
“Semoga dengan diberikannya bantuan BLT DD ini, bermanfaat dan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,†begitu harap Kepala Desa Suka Bakti Susilo.
Lebih Lanjut Susilo menjelaskan, Penyaluran Bantuan BLT Dana Desa triwulan ketiga ini untuk satu bulan, yakni bulan September Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp.300.000,- / KK. Dalam kesempatan tersebut, ia menggambarkan kepada KPM untuk antisipasi agar tidak kaget, jika tahun depan alokasi bantuan BLT DD dikurangi atau dihapus oleh pemerintah. Maka warga dituntut kreatif dalam pemulihan ekonomi keluarga.
“Kita sampaikan kepada warga penerima bantuan, bahwa untuk tahun depan kita belum tau peraturan barunya. Sebagai antisipasi, jikalau tidak ada lagi bantuan, maka warga sudah mengantisipasinya. Jangan sampai nanti, warga ngedumel ' kok bantuan BLT DD ora metu maneh (kok, bantuan BLT DD tidak keluar lagi). Artinya warga dituntut berkreatif dalam pemulihan ekonomi secara mandiri, †beber Susilo, selaku Kepala Desa Sukabakti.
Lanjut, Kades Susilo bahwa bantuan BLT-DD tahun anggaran 2022 ini tinggal triwulan ke-4 yakni periode Oktober, November dan bulan Desember. Itu tinggal nunggu pencairan selanjutnya. Dan untuk tahun 2023 kita nunggu Perbupnya, apakah ada pengurangan KPM atau dihapus, itu kita kebijakan pemerintah,"pungkasnya.
Usai menerima bantuan BLT-DD salah satu warga penerima, Ngatini (60) yang berdomisili di Dusun Suka Bakti RT.03 RW.01 Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, Lamsel merasa sangat senang dan bahagia. Pasalnya saat ini, dirinya bersama sang suami numpang hidup bersama anaknya yang sudah berkeluarga. Sehingga dengan mendapatkan bantuan langsung tunai ini, sedikit meringankan beban hidup.
“Kesuwun Pak Kades," ucap Ngatini usai menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp.300 ribu. (Alfian)
Penyaluran bantuan langsung tunai tersebut, Kepala Desa Suka Bakti, Susilo, beserta aparatur desa, Pendamping lokal desa Indah Mustika Wuni, TKSK dan 97 KPM.
Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun 2022 kepada warga Desa Suka Bakti untuk periode bulan September, triwulan ketiga menerima sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) / KPM. Pada Penyaluran BLT DD semester kedua ini, ada peralihan sebanyak 20 KPM.
"Untuk penyaluran BLT-DD pada triwulan ketiga ini adalah lanjutan sebelumnya dan saya jelaskan kembali bahwa ada 20 KPM baru, peralihan dari KPM lama dikarenakan sudah meninggal dunia dan ekonominya sudah mulai pulih. Dan itu sudah hasil kesepakatan bersama antara Pemdes Sukabakti dan lembaga desa. Sementara sebanyak 77 KPM masih tetap yang lama. Namun jumlahnya masih tetap, yakni 97 KPM," kata Kepala Desa Sukabakti, Susilo kepada media SiagaOnline.com, Lamsel.
Kades Susilo berharap, dengan adanya bantuan ini dapat sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, Beliau juga berharap agar bantuan ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya.
“Semoga dengan diberikannya bantuan BLT DD ini, bermanfaat dan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,†begitu harap Kepala Desa Suka Bakti Susilo.
Lebih Lanjut Susilo menjelaskan, Penyaluran Bantuan BLT Dana Desa triwulan ketiga ini untuk satu bulan, yakni bulan September Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp.300.000,- / KK. Dalam kesempatan tersebut, ia menggambarkan kepada KPM untuk antisipasi agar tidak kaget, jika tahun depan alokasi bantuan BLT DD dikurangi atau dihapus oleh pemerintah. Maka warga dituntut kreatif dalam pemulihan ekonomi keluarga.
“Kita sampaikan kepada warga penerima bantuan, bahwa untuk tahun depan kita belum tau peraturan barunya. Sebagai antisipasi, jikalau tidak ada lagi bantuan, maka warga sudah mengantisipasinya. Jangan sampai nanti, warga ngedumel ' kok bantuan BLT DD ora metu maneh (kok, bantuan BLT DD tidak keluar lagi). Artinya warga dituntut berkreatif dalam pemulihan ekonomi secara mandiri, †beber Susilo, selaku Kepala Desa Sukabakti.
Lanjut, Kades Susilo bahwa bantuan BLT-DD tahun anggaran 2022 ini tinggal triwulan ke-4 yakni periode Oktober, November dan bulan Desember. Itu tinggal nunggu pencairan selanjutnya. Dan untuk tahun 2023 kita nunggu Perbupnya, apakah ada pengurangan KPM atau dihapus, itu kita kebijakan pemerintah,"pungkasnya.
Usai menerima bantuan BLT-DD salah satu warga penerima, Ngatini (60) yang berdomisili di Dusun Suka Bakti RT.03 RW.01 Desa Sukabakti, Kecamatan Palas, Lamsel merasa sangat senang dan bahagia. Pasalnya saat ini, dirinya bersama sang suami numpang hidup bersama anaknya yang sudah berkeluarga. Sehingga dengan mendapatkan bantuan langsung tunai ini, sedikit meringankan beban hidup.
“Kesuwun Pak Kades," ucap Ngatini usai menerima bantuan langsung tunai sebesar Rp.300 ribu. (Alfian)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |