Breaking News
PTBA Pertegas Komitmen Kelestarian Sungai Dalam Konferensi Sungai Indonesia 2026 | Turun Langsung ke Wilayah 3T, Wabup Karimun Bawa Solusi Nyata Untuk Pendidikan dan Konektivitas Warga | Minta Bantuan Lewat 110, Perempuan Ini Diantar Polisi Hingga Rumah Kontrakan | Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026 | Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak |

Aksi Damai Tolak Kenaikan BBM Kembali Digelar PMII,
Kapolres Pekalongan Pimpin Langsung Pengamanan
Selasa 20 September 2022, 10:52 WIB
SiagaOnline.com, Pekalongan – Aksi damai “Memprotes Kebijakan Pemerintah Indonesia menaikkan BBM” kembali digelar oleh PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) di kantor Bupati Pekalongan. Aksi tersebut merupakan aksi lanjutan yang pernah digelar sebelumnya tanggal 8 September 2022.

Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H yang memimpin langsung pengamanan menegaskan pihaknya akan melakukan pengawalan dan pengamanan aksi damai yang dilakukan oleh PMII terkait penolakan kenaikan BBM.

“Kali ini ratusan personil gabungan TNI-Polri kita terjunkan guna pengamanan dan sesuai dengan ploting yang ada, kita bergerak serentak mengamankan aksi dari mahasiswa. Jangan mudah terpancing oleh provokasi,” ujarnya.

TNI-Polri mengawal pergerakan massa PMII mulai dari titik kumpul di Tugu Nol KM Kajen hingga menuju kantor Bupati Pekalongan, Senin (19/09).

Dalam kesempatan itu pula, Kapolres mengimbau mahasiswa PMII yang akan menyampaikan orasi agar saling bergandeng tangan untuk selalu menjaga kemanan dan ketertiban selama pelaksanaan aksi damai.

“kepada adek-adek mahasiswa, tetap jaga keamanan dan kekondusipan kegiatan aksi damai ini, jangan sampai ada yang terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ajak AKBP Arief.

Peserta aksi damai yang tergabung dalam PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) diikuti sekitar 200 orang berasal dari mahasiswa UIN, mahasiswa UNIKAL dan mahasiswa UNISRI serta mahasiswa ITS.

Para mahasiswa menolak secara tegas Kebijakan pemerintah menaikkan BBM subsidi. Mereka juga meminta pemerintah untuk memberantas mafia bahan bakar minyak serta meminta supaya subsidi tepat sasaran.

Dalam aksi tersebut, banner bertuliskan “BBM NAIK MASYARAKAT TERCEKIK” dibentangkan. Selain itu juga terdapat poster bertuliskan “MASYARAKAT MENANGIS KARENA PEMERINTAH YANG SADIS,” “BANGSA BERPESTA RAKYAT YANG BERANTAKAN NEGARA JANGAN,” dan “NEGARA TERCINTA TAPI BANYAK BERCANDA”.

Sebuah aksi teatrikal juga dipentaskan dalam aksi damai tersebut.

Peserta aksi damai diterima oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M bersama ketua DPRD Kab. Pekalongan HJ. Hindun, M.H, Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria S.H., S.I.K., M.H dan Sekda Kab. Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos. M.Si.

(Humas/ims)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top