Breaking News
PTBA Pertegas Komitmen Kelestarian Sungai Dalam Konferensi Sungai Indonesia 2026 | Turun Langsung ke Wilayah 3T, Wabup Karimun Bawa Solusi Nyata Untuk Pendidikan dan Konektivitas Warga | Minta Bantuan Lewat 110, Perempuan Ini Diantar Polisi Hingga Rumah Kontrakan | Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026 | Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak |

Kelurahan BCKR Adakan Pelatihan Pemuda Menjawab Tantangan Era Digital
Kamis 22 September 2022, 09:08 WIB
Siagaonline.com, Bukittinggi - Sekarang kita lebih fokus kepada pembinaan generasi muda yakni dalam hal pengembangan usaha. Hal itu dikatakan lurah BCKR Westi Wismar saat membuka acara pelatihan Pemuda.

Dengan mengangkat Tema, partisipasi generasi milenial dalam era digital untuk menjawab tantangan ekonomi masa depan. Di kelurahan bukik cangang kayu ramang (BCKR) kota Bukittinggi, Selasa (20/9/2022).

Lurah BCKR Westi Wismar menyampaikan, sesuai arahan walikota Bukittinggi Erman Safar kita selaku jajaran selalu harus mengontrol kegiatan-kegiatan pemuda.

"Pada era digital saat ini kita tentu harus sering menerangkan gimana cara pemasaran usaha anak-anak muda misalnya melalui gadget, dan teknologi lainnya, "tuturnya.

Pelatihan ini merupakan yang kedua kita adakan, beberapa waktu lalu kita lebih menekankan kepada hal pembentukan karakter

Nah..! Sekarang kita coba untuk hal pengembangan usaha. Khususnya para pemuda di kelurahan ini, nanti kita akan coba membuat kegiatan ini untuk berkelanjutan kita akan sesuai kan dengan anggaran yang ada,"harapan Westi Wismar.

Sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut Kapolsek Kota Bukittinggi menerangkan. Jadi kota Bukittinggi lah tempat lahirnya polwan pertama di Indonesia. Ada 6 orang wanita yang terpilih saat itu sebagai perwakilan polwan RI. Kata Kapolsek Kota Bukittinggi Kompol. Hj. Rita Suryanti, SH saat jadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Generasi Muda.

Tahun 1948 terjadi agresi Belanda saat itu para tahanan perempuan tidak mau digeledah oleh kaum laki-laki atau polri karena seyogyanya itu perempuan. Maka dasar itulah Bukittinggi mencetuskan ide bahwa kota itu membentuk polisi wanita (polwan)

Jadi di didiklah polwan tersebut di polres yang saat itu berada di dekat kawasan jamgadang kota Bukittinggi, akhirnya beberapa tahun kemudian dipindahkan lah ke Sukabumi Jawa barat. Hj. Rita menjelaskan kepada anak-anak muda yang hadir pada kegiatan tersebut.

Jadi wajarlah kiranya Bukittinggi dibuatkan sebuah monumen yang sekarang bernama tugu polwan yang berada di jalan Sudirman kota Bukittinggi. Dan Hj.Rita pun menghimbau generasi muda untuk selalu patuh dan taat kepada hukum.

Hadiri pada kegiatan tersebut Kapolsek kota Hj. Rita, kepala KADIN Bukittinggi Ferdian, wakil ketua bidang perdagangan industri Rifa Yanas, wakil ketua bidang perdagangan Berliana, Babinkamtibmas, Babinsa,ketua karang taruna,LPM, dan Pemuda-pemudi kelurahan tersebut. (Nia)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top