105 KPM Desa Kelaten Kembali Terima BLT DD Periode September TA 2022
Rabu 28 September 2022, 12:57 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel - 105 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Kelaten kembali menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Periode bulan September triwulan ke-III tahun anggaran 2022, sebesar Rp. 300.000 yang disalurkan langsung oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kelaten, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, di balai desa setempat, Rabu (28/09/2022) pagi.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa (Kades) Kelaten, Toto, Sekretaris Desa Kelaten, Bambang Kurniawan beserta jajaran perangkat desa, Kasi Kesejahteraan Sosial, Yesi Andria, S.E, Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Lampung Selatan, Imam Firdaus, Pendamping Lokal Desa (PLD) Desa Kelaten, Boni, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan 105 KPM.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa (Kades) Kelaten, Toto dalam sambutannya singkatnya menjelaskan, penyaluran BLT-DD triwulan ke-III untuk satu bulan, yakni periode September sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) kepada 105 warga KPM pada semester ke-II triwulan ke-III tahun anggaran 2022 yang bersumber dari dana desa. Semoga dengan diterimanya bantuan ini, bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban ekonomi keluarga," kata Kades Toto.
Kades Toto berharap, semoga bantuan yang disalurkan, dipergunakan untuk keperluan dan kebutuhan hidup sehari-hari atau hal yang mendesak. Dan ia menghimbau agar warga yang mendapatkan bantuan BLT DD supaya tidak terlalu berharap setiap bulan dapat bantuan. Sebab bantuan BLT DD ini sudah yang ke-9 kalinya. Artinya kurang 3 bulan lagi untuk tahun 2022 ini.
"Bantuan BLT-DD yang sudah kita salurkan sudah 9 kali sampai bulan September 2022. Dan kurang 3 kali lagi, mudah-mudahan akan segera cair kembali. Bantuan ini sifatnya tidak permanen, diharapkan kepada warga KPM agar jangan terlalu berharap mendapat bantuan BLT DD untuk tahun depan. Kalaupun masih ada, tentu kuotanya berkurang. Sehingga akan ada pergantian kepada saudara kita yang lain," terangnya.
Lanjut, Kades Toto menerangkan bahwa sebentar lagi ada pendataan kepada masyarakat bagi yang belum mempunyai jamban/wc, maka diharapkan segera dipikirkan atau membuat. Tetapi bukan Pemdes Kelaten yang membiayainya, sebab kita tidak punya anggarannya. Namun masyarakat tidak mempunyai alasan lagi, sebab Pemerintah sudah mengucurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.
"Diharapkan bagi warga yang belum mempunyai jamban/wc, supaya segera membuat. Dikarenakan akan ada pendataan. Lalu yang kedua tentang pajak, " sudah bayar pajak belum bu?" Tanya Kades Toto. Sudah Pak Kades, " jawab KPM. "Yakin, ya sudah, syukur kalau sudah pada bayar, " ucap Kades Toto.
Bagi yang mempunyai lahan harapan di kawasan tanah register Jaka Utama, juga wajib bayar pajak. Seandainya ada warga yang keberatan untuk membayar pajak PBB, maka segera membuat surat pernyataan tidak sanggup membayar. Tetapi jangan marah atau menyesal, jika lahan garapannya diambil alih oleh Pemerintah yang mempunyai kewenangan.
"Sekali lagi pesan saya, kepada KPM BLT Dana Desa, tetap bersyukur berapapun nilai yang diterima. Dan diharapkan untuk tahun depan kita belum mengetahui pasti, apakah BLT DD masih ada, atau tetap berlanjut. Namun disini, saya terangkan " kalaupun masih ada, tentu penerimanya akan bergantian dengan warga kita yang belum pernah mendapatkan bantuan, " pungkasnya.
Sementara usai menerima bantuan, Marmi (61) warga Dusun Sidorejo RT 002 RW 002 merasa senang dan bersyukur sekali dengan menerima bantuan BLT DD sebesar Rp. 300.000. ia mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk keperluan sehari-hari.
"Alhamdulillah kita mendapat BLT DD kembali, tentu dalam pemenuhan kebutuhan hidup sedikit terbantu. Karena sejak ditinggal bapaknya dari tahun 2016 silam (meninggal) dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berdagang sayur-mayur di pasar. Dengan mendapat bantuan dari pemerintah senang betul," tutur Marni. (Alfian/Mu'min)
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa (Kades) Kelaten, Toto, Sekretaris Desa Kelaten, Bambang Kurniawan beserta jajaran perangkat desa, Kasi Kesejahteraan Sosial, Yesi Andria, S.E, Tenaga Ahli Pendamping Desa Kabupaten Lampung Selatan, Imam Firdaus, Pendamping Lokal Desa (PLD) Desa Kelaten, Boni, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan 105 KPM.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa (Kades) Kelaten, Toto dalam sambutannya singkatnya menjelaskan, penyaluran BLT-DD triwulan ke-III untuk satu bulan, yakni periode September sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) kepada 105 warga KPM pada semester ke-II triwulan ke-III tahun anggaran 2022 yang bersumber dari dana desa. Semoga dengan diterimanya bantuan ini, bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban ekonomi keluarga," kata Kades Toto.
Kades Toto berharap, semoga bantuan yang disalurkan, dipergunakan untuk keperluan dan kebutuhan hidup sehari-hari atau hal yang mendesak. Dan ia menghimbau agar warga yang mendapatkan bantuan BLT DD supaya tidak terlalu berharap setiap bulan dapat bantuan. Sebab bantuan BLT DD ini sudah yang ke-9 kalinya. Artinya kurang 3 bulan lagi untuk tahun 2022 ini.
"Bantuan BLT-DD yang sudah kita salurkan sudah 9 kali sampai bulan September 2022. Dan kurang 3 kali lagi, mudah-mudahan akan segera cair kembali. Bantuan ini sifatnya tidak permanen, diharapkan kepada warga KPM agar jangan terlalu berharap mendapat bantuan BLT DD untuk tahun depan. Kalaupun masih ada, tentu kuotanya berkurang. Sehingga akan ada pergantian kepada saudara kita yang lain," terangnya.
Lanjut, Kades Toto menerangkan bahwa sebentar lagi ada pendataan kepada masyarakat bagi yang belum mempunyai jamban/wc, maka diharapkan segera dipikirkan atau membuat. Tetapi bukan Pemdes Kelaten yang membiayainya, sebab kita tidak punya anggarannya. Namun masyarakat tidak mempunyai alasan lagi, sebab Pemerintah sudah mengucurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.
"Diharapkan bagi warga yang belum mempunyai jamban/wc, supaya segera membuat. Dikarenakan akan ada pendataan. Lalu yang kedua tentang pajak, " sudah bayar pajak belum bu?" Tanya Kades Toto. Sudah Pak Kades, " jawab KPM. "Yakin, ya sudah, syukur kalau sudah pada bayar, " ucap Kades Toto.
Bagi yang mempunyai lahan harapan di kawasan tanah register Jaka Utama, juga wajib bayar pajak. Seandainya ada warga yang keberatan untuk membayar pajak PBB, maka segera membuat surat pernyataan tidak sanggup membayar. Tetapi jangan marah atau menyesal, jika lahan garapannya diambil alih oleh Pemerintah yang mempunyai kewenangan.
"Sekali lagi pesan saya, kepada KPM BLT Dana Desa, tetap bersyukur berapapun nilai yang diterima. Dan diharapkan untuk tahun depan kita belum mengetahui pasti, apakah BLT DD masih ada, atau tetap berlanjut. Namun disini, saya terangkan " kalaupun masih ada, tentu penerimanya akan bergantian dengan warga kita yang belum pernah mendapatkan bantuan, " pungkasnya.
Sementara usai menerima bantuan, Marmi (61) warga Dusun Sidorejo RT 002 RW 002 merasa senang dan bersyukur sekali dengan menerima bantuan BLT DD sebesar Rp. 300.000. ia mengatakan, uang tersebut akan digunakan untuk keperluan sehari-hari.
"Alhamdulillah kita mendapat BLT DD kembali, tentu dalam pemenuhan kebutuhan hidup sedikit terbantu. Karena sejak ditinggal bapaknya dari tahun 2016 silam (meninggal) dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berdagang sayur-mayur di pasar. Dengan mendapat bantuan dari pemerintah senang betul," tutur Marni. (Alfian/Mu'min)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |