Breaking News
Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Edukasi Masyarakat Teluk Merbau Melalui Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan di Kelurahan Teluk Merbau | Ratusan Personel Satpol PP Kota Pekanbaru Siap Mendukung Pengamanan di Lokasi Perbaikan Jalan Teratai | Wawako Pekanbaru: Kontribusi Program Studi Ekonomi Pembangunan Penting Bagi Kemajuan Daerah | Forum Mahasiswa Berintegritas Kupas Tuntas TPPU, Perkuat Sinergi Mahasiswa dengan Polda Riau dan Kejati Riau | Besutan Coach Nurmadi, EBR Perfisi Tembus Final Piala Soeratin U-15  | DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Plt Bupati Muklisin Apresiasi Sinergi Eksekutif-Legislatif |

Tim Assessment Eliminasi Malaria Kemenkes RI akan Lakukan Penilaian di Lamsel
Jumat 14 Oktober 2022, 18:09 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel – Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Thamrin menyambut kehadiran sekaligus beraudiensi dengan Tim Penilai Eliminasi Malaria Kementerian Kesehatan RI di ruang Sekdakab Kantor Bupati setempat, Jum’at (14/10/2022).

Turut mendampingi Sekda, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Lampung Selatan Muhadi, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Joniansyah, dan undangan terkait lainnya.

Tim penilai eliminasi malaria Kementerian Kesehatan RI juga didampingi oleh tim pendamping dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, yang akan melakukan assessment eliminasi malaria di sejumlah lokasi maupun puskesmas di Lampung Selatan.

Adapun, berdasarkan data terdapat dua Kecamatan di Lampung Selatan yang belum mencapai eliminasi malaria yaitu Kecamatan Rajabasa yang terdiri dari dua desa yakni Desa Banding dan Desa Canti, serta Kecamatan Katibung yakni Desa Rangai.

Pada Kesempatan tersebut, Sekda Thamrin mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada tim assessment eliminasi malaria Kemenkes RI serta tim pendamping Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

“Saya sampaikan atas nama Pemkab Lampung Selatan ucapan terimakasih, dan kami siap memfasilitasi, mendukung kegiatan assement ini agar berjalan lancar,” ucap Thamrin.

Ia menjelaskan, letak gerografis Lampung Selatan yang sebagian adalah wilayah pesisir berpotensi terserangnya penyakit malaria.

Sehingga dibutuhkan komitmen bersama agar Kabupaten Lampung Selatan dapat mencapai eliminasi malaria sesuai yang diharapkan.

“Mudah-mudahan Lampung Selatan dengan segara dapat mencapai eliminiasi malaria dengan komitmen kita bersama,” tambahnya.

Sementara, perwakilan tim penilai eliminasi malaria dr. Rita mengatakan, pelaksanaan assessment di Provinsi Lampung dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan dan Pesisir Barat, yang berlangsung mulai tanggal 11-15 Oktober 2022.

Dirinya menyampaikan, untuk mencapai eliminasi malaria itu sendiri tidak bisa diselesaikan oleh tenaga kesehatan saja, namun juga melibatkan stakeholder terkait, untuk bersama-sama mencapai eliminasi malaria ini.

“Pencapaian Indonesia Bebas Malaria di tergetkan 2030 pak Sekda, didahului dengan pencapaian daerah bebas malaria tingkat provinsi dan sebelum itu seluruh kabupaten/kota di Indonesia harus sudah mencapai bebas malaria,” jelasnya. (Yn/Kmf)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top