MPKS Minta Pemda Peduli
Kapal Kato Aliwaris Barang Peninggalan Sejarah Sultan Siak,Ini Berlumut Dan Berkarat
Sabtu 15 Oktober 2022, 08:33 WIB
SiagaOnline com, Siak - Nasib Kapal Kato yang merupakan barang peninggalan Sejarah Sultan Siak Sriindrapura saat ini menjadi topik pembicaraan hangat dikalangan masyarakat Kabupaten Siak, kenapa tidak, keberadaan kapal kato tersebut yang terletak pas di jantung ibu kota Istana tepatnya di Kampung Dalam, Kecamatan Siak ini, sekian lama tidak pernah di perhatikan oleh pihak terkait bahkan sudah berlumut dan berkarat tak terawat dengan semestinya, Jum'at (14/10/2022).
Membuat Masyarakat Peduli (MPKS) Kabupaten Siak ini prihatin terhadap barang peninggalan sejarah Sultan pada zaman dahulunya yang terkesan terabaikan dan tak terawat dengan semestinya minta Pemerintah Kabupaten Siak peduli.
"Ini bentuk kepedulian sebenar nya dari pemkab, tapi apa?. Mungkin ini contoh kecil yang perlu kita renungkan dari hal-hal begini saja tidak ada kepedulian, jangan lagi kita bicara hal yang besar akan hajad hidup masyarakat kabupaten siak ini contohnya yang kecil saja tak mampu Sungguh ironis, tapi ya, begini lah pemerintah kita saat ini.
Bagaimana lagi cara kita untuk mengingatkan pemerintah?," tanya Wan Hamzah ini.
Kita minta kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak terkait peduli terhadap Aliwaris Peninggalan sejarah itu setidaknya di perbaiki yang merupakan barang peninggalan sejarah Sultan Siak mari kita jaga dan perlu kita lestarikan untuk memancing minat pengunjung yang ingin berwisata ke Daerah Kito Siak ini nanti masak tak Ado kepedulian Kito untuk merawat,sedangkan harus Kito akui tak Ado Sultan Siak,belum tentu Siak ini jadi seperti sekarang ini pinta Wan Hamzah, dengan logat bahasa Melayunya orang Siak ini, harapnya.
PLT Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Siak Fauzi Asni, saat ini belum berhasil terkonfirmasi Hinga berita ini di terbitkan.(*)
Membuat Masyarakat Peduli (MPKS) Kabupaten Siak ini prihatin terhadap barang peninggalan sejarah Sultan pada zaman dahulunya yang terkesan terabaikan dan tak terawat dengan semestinya minta Pemerintah Kabupaten Siak peduli.
Hal ini diakuinya Wan Hamzah, Tokoh Muda dan juga Ketua Umum MPKS Kabupaten Siak ini Kepada wartawan Jum'at (14/10/2022).
Dijelaskannya, pada tanggal 20 November tahun 2021 lalu, MPKS melakukan aksi pengumpulan koin sebagai bentuk protes kepada pemerintah kabupaten siak, dalam hal ini Dinas pariwisata terkait tidak kita lihat kepedulian terhadap barang peninggalan sultan siak "kapal kato" setelah aksi tersebut pemerintah berjanji akan memperbaiki, tapi sampai hari ini hampir 1 tahun lamanya belum ada nampak tanda- tanda akan di perbaiki.
"Ini bentuk kepedulian sebenar nya dari pemkab, tapi apa?. Mungkin ini contoh kecil yang perlu kita renungkan dari hal-hal begini saja tidak ada kepedulian, jangan lagi kita bicara hal yang besar akan hajad hidup masyarakat kabupaten siak ini contohnya yang kecil saja tak mampu Sungguh ironis, tapi ya, begini lah pemerintah kita saat ini.
Bagaimana lagi cara kita untuk mengingatkan pemerintah?," tanya Wan Hamzah ini.
Kita minta kepada Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak terkait peduli terhadap Aliwaris Peninggalan sejarah itu setidaknya di perbaiki yang merupakan barang peninggalan sejarah Sultan Siak mari kita jaga dan perlu kita lestarikan untuk memancing minat pengunjung yang ingin berwisata ke Daerah Kito Siak ini nanti masak tak Ado kepedulian Kito untuk merawat,sedangkan harus Kito akui tak Ado Sultan Siak,belum tentu Siak ini jadi seperti sekarang ini pinta Wan Hamzah, dengan logat bahasa Melayunya orang Siak ini, harapnya.
PLT Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Siak Fauzi Asni, saat ini belum berhasil terkonfirmasi Hinga berita ini di terbitkan.(*)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Rabu 29 Juli 2026, 12:37 WIB
.
Rabu 29 Juli 2026, 12:36 WIB
.
Rabu 29 Juli 2026, 12:35 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |