Breaking News
Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Edukasi Masyarakat Teluk Merbau Melalui Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan di Kelurahan Teluk Merbau | Ratusan Personel Satpol PP Kota Pekanbaru Siap Mendukung Pengamanan di Lokasi Perbaikan Jalan Teratai | Wawako Pekanbaru: Kontribusi Program Studi Ekonomi Pembangunan Penting Bagi Kemajuan Daerah | Forum Mahasiswa Berintegritas Kupas Tuntas TPPU, Perkuat Sinergi Mahasiswa dengan Polda Riau dan Kejati Riau | Besutan Coach Nurmadi, EBR Perfisi Tembus Final Piala Soeratin U-15  | DPRD Kuansing Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Plt Bupati Muklisin Apresiasi Sinergi Eksekutif-Legislatif |

Diduga Pihak DPRD Lampura Melobi Pimpinan Redaksi Indo Times,Ini Jawabannya
Sabtu 15 Oktober 2022, 20:14 WIB
SiagaOnline.com, Lampung Utara - Gencar menggaungkan kasus pengelolaan dana media di Sekretariat DPRD Lampung Utara, pimpinan media harian Indo Times dilobi sejumlah pihak. Sabtu (15/10/2022).

Pihak-pihak yang melobi pimpinan media itu mulai dari oknum Wartawan sampai dengan oknum pejabat Sekretariat DPRD itu sendiri.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan Ta.Rasul pimpinan redaksi (pimred) media harian Indo Times.

Ta.Rasul mengatakan, jika dirinya dilobi agar berhenti menggaungkan permasalahan media yang terjadi di Sekretariat DPRD Lampura.

Tak hanya itu, sejumlah orang tersebut mengiming-imingi akan mengupayakan membayar semua tunggakan media Indo Times.

”
Saya jawab ke mereka, kalau emang dananya ada ya bayarlah semuanya, gak usah punya saya aja, semua punya kawan-kawan media yang belum dibayarkan sesegera mungkin harus dapat dibayarkan. Tapi apa, mereka gak bisa jawab begitu mendengar jawaban saya,” terang Ta. Rasul.

”Mereka berharap saya mau mengikuti keinginan mereka, karena mereka takut permasalah yang tengah ditangani oleh Unit Tipidkor Polres Lampura ini merembet kemana-mana,” sambung pria kelahiran tahun 1988 itu.

Saat disinggung bagaimana jika pihak Sekretariat DPRD Lampura tidak menyelesaikan permasalahan media, Ta. Rasul mengatakan, akan membawa permasalahan tersebut keranah hukum.

“Khusus media Indo Times dibayar syukur, gak dibayar ya gak apa. Tapi, mereka pasti saya laporkan bila tidak membayarnya. Berarti mereka melakukan penipuan. Kewajiban media Indo Times telah diberikan, nah sekarang kami lagi nunggu hak, kalau gak ada kejelasan ya kita selesaikan saja secara hukum, karena negara kita negara hukum. Tentu kawan-kawan yang senasib pun mempunyai pemikiran yang sama,” kecamnya. (**)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top