Cegah Stunting Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama Bersama Poltekkes Kemenkes Padang Gelar Sosialisasi
Rabu 26 Oktober 2022, 20:42 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi - Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama, SE, MM bersama Poltekkes Kemenkes Padang menggelar Sosialisasi Gerakan Hidup Sehat (Germas) Dalam upaya percepatan Stunting Kota Bukittinggi di Aula SMAN 2 Bukittinggi, Rabu (26/10/22).
Dihadiri oleh Poltekkes Kemenkes Padang,anggota DPRD Bukittinggi Muhammad Angga Alfarizi dari fraksi Gerindra, Camat ABTB ,Lurah belakang balok , Lurah birugo, kepala Dinas Bukittinggi, staf puskesmas Guguak panjang, majelis guru
Ade Rezki Pratama dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini adalah suatu program DPR RI yang merupakan
Sosialisasi Gerakan Hidup Sehat ( Germas)
Dalam upaya percepatan Stunting yang menjadi perbincangan disaat ini dan sangat penting untuk dicermati secara bersama.
"Pencegahan stunting hal yang harus di perioritas dalam bersama-sama dan lebih efektif apabila dimulai dari orangtua, dan juga besar peran mamak, Datuk, untuk memonitor anak yang akan mengalami perbaikan keturunan," ucapnya.
Ada beberapa faktor penyebab stunting diantaranya kurang asupan gizi, prilaku yang kurang sehat, dan terakhir Air yang tidak bersih karena air menjadi kebutuhan dasar kita.
"Dan Stunting bisa juga disebabkan oleh kehamilan terlalu cepat, kehamilan terlalu dekat dan terlalu banyak," jelasnya
Selain menjadi penting untuk kita tangani bersama dengan adanya pernikahan dini hingga calon pengantin, atau ibu hamil diusia dini, dikarenakan rahim belum cukup kuat menampung adanya janin.
"Maka kita harus mempersiapkan strategi pencegahan Stunting yang harus menjadi perhatian kita bersama untuk kecamatan ABTB, Cara menanggulangi nya adalah dengan cara Halokon atau menggunakan KB (Keluarga Berencana) dan rencana yang tepat untuk melakukan monitoring dan penimbangan diposyandu," Himbaunya.
Ade Rezki menghimbau, "Mari kita cegah stunting, karena cegah stunting itu penting, agar anak menjadi generasi sehat dan berkualitas " Ayo hidup Sehat Karena Sehat dari Kita"," pungkasnya.
Ditambahkan Direktur Poltekkes Padang, di wakili kepala pusat penelitian Kemenkes Padang dr. Yuliva menjelaskan Stunting adalah kekurangan asupan gizi yang cukup lama, sehingga menyebabkan pertumbuhan tubuh anak tidak tumbuh dan perkembangan otaknya lambat disebabkan kurang dilengkapi dengan kebutuhan gizi yang cukup.
"Ibu hamil mesti melengkapi karbohidrat, protein, vitamin, mineral ditambah sayur dan buah, apalagi pada kehamilan ibu pertama kali yang pada 3 bulan pertama mengalami muntah- muntah,dan 3 bulan pertama ini adalah fase di mana terbentuknya organ-organ penting di dalam janin, mulai dari jantung, hati ginjal, paru-paru, otak.
"Jadi sangat disayangkan ketika pada fase ini kebutuhan gizi tidak terpenuhi, yang mengakibatkan janin tidak berkembang sesuai dengan usia kehamilan," ucapnya
Maka kita dapat menanggulangi Stunting dengan melakukan pergantian yang keluar dengan menghindar makanan berminyak sehingga fase 3 bulan hingga 10 bulan kelahiran anak lahir secara normal dan sehat.
"Untuk perlu diketahui untuk kota Bukittinggi mengalami Stunting, 19 persen dari 100 anak yang artinya 19 anak mengalami Stunting," terangnya.
Ia berharap Mudah-Mudahan program yang dijalani pak Ade Rezki Pratama dapat menanggulangi percepatan Stunting di Kota Bukittinggi.
" Karena Anggota Dewan DPR RI Ade Rezki telah mengucurkan sebanyak 29 ruas jalan di kota Bukittinggi, dan beliau juga rajin melakukan sosialisasi - Sosialisasi di setiap Kecamatan, kelurahan dan sebagainya,"pungkasnya.
Acara diakhiri dengan Penyerahan piagam untuk guru dan komite serta Penyerahan bantuan rumah Tahfiz SMAN 2 senilai 10 juta rupiah oleh Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama, SE, MM
(Gusnia)
Dihadiri oleh Poltekkes Kemenkes Padang,anggota DPRD Bukittinggi Muhammad Angga Alfarizi dari fraksi Gerindra, Camat ABTB ,Lurah belakang balok , Lurah birugo, kepala Dinas Bukittinggi, staf puskesmas Guguak panjang, majelis guru
Ade Rezki Pratama dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini adalah suatu program DPR RI yang merupakan
Sosialisasi Gerakan Hidup Sehat ( Germas)
Dalam upaya percepatan Stunting yang menjadi perbincangan disaat ini dan sangat penting untuk dicermati secara bersama.
"Pencegahan stunting hal yang harus di perioritas dalam bersama-sama dan lebih efektif apabila dimulai dari orangtua, dan juga besar peran mamak, Datuk, untuk memonitor anak yang akan mengalami perbaikan keturunan," ucapnya.
Ada beberapa faktor penyebab stunting diantaranya kurang asupan gizi, prilaku yang kurang sehat, dan terakhir Air yang tidak bersih karena air menjadi kebutuhan dasar kita.
"Dan Stunting bisa juga disebabkan oleh kehamilan terlalu cepat, kehamilan terlalu dekat dan terlalu banyak," jelasnya
Selain menjadi penting untuk kita tangani bersama dengan adanya pernikahan dini hingga calon pengantin, atau ibu hamil diusia dini, dikarenakan rahim belum cukup kuat menampung adanya janin.
"Maka kita harus mempersiapkan strategi pencegahan Stunting yang harus menjadi perhatian kita bersama untuk kecamatan ABTB, Cara menanggulangi nya adalah dengan cara Halokon atau menggunakan KB (Keluarga Berencana) dan rencana yang tepat untuk melakukan monitoring dan penimbangan diposyandu," Himbaunya.
Ade Rezki menghimbau, "Mari kita cegah stunting, karena cegah stunting itu penting, agar anak menjadi generasi sehat dan berkualitas " Ayo hidup Sehat Karena Sehat dari Kita"," pungkasnya.
Ditambahkan Direktur Poltekkes Padang, di wakili kepala pusat penelitian Kemenkes Padang dr. Yuliva menjelaskan Stunting adalah kekurangan asupan gizi yang cukup lama, sehingga menyebabkan pertumbuhan tubuh anak tidak tumbuh dan perkembangan otaknya lambat disebabkan kurang dilengkapi dengan kebutuhan gizi yang cukup.
"Ibu hamil mesti melengkapi karbohidrat, protein, vitamin, mineral ditambah sayur dan buah, apalagi pada kehamilan ibu pertama kali yang pada 3 bulan pertama mengalami muntah- muntah,dan 3 bulan pertama ini adalah fase di mana terbentuknya organ-organ penting di dalam janin, mulai dari jantung, hati ginjal, paru-paru, otak.
"Jadi sangat disayangkan ketika pada fase ini kebutuhan gizi tidak terpenuhi, yang mengakibatkan janin tidak berkembang sesuai dengan usia kehamilan," ucapnya
Maka kita dapat menanggulangi Stunting dengan melakukan pergantian yang keluar dengan menghindar makanan berminyak sehingga fase 3 bulan hingga 10 bulan kelahiran anak lahir secara normal dan sehat.
"Untuk perlu diketahui untuk kota Bukittinggi mengalami Stunting, 19 persen dari 100 anak yang artinya 19 anak mengalami Stunting," terangnya.
Ia berharap Mudah-Mudahan program yang dijalani pak Ade Rezki Pratama dapat menanggulangi percepatan Stunting di Kota Bukittinggi.
" Karena Anggota Dewan DPR RI Ade Rezki telah mengucurkan sebanyak 29 ruas jalan di kota Bukittinggi, dan beliau juga rajin melakukan sosialisasi - Sosialisasi di setiap Kecamatan, kelurahan dan sebagainya,"pungkasnya.
Acara diakhiri dengan Penyerahan piagam untuk guru dan komite serta Penyerahan bantuan rumah Tahfiz SMAN 2 senilai 10 juta rupiah oleh Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama, SE, MM
(Gusnia)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Selasa 28 Juli 2026, 21:06 WIB
.
Selasa 28 Juli 2026, 12:58 WIB
.
Selasa 28 Juli 2026, 12:57 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |