Breaking News
Pemkab Kuansing-Polres Satukan Langkah Sukseskan Festival Pacu Jalur 2026 yang Aman dan Kondusif | Festival Pacu Jalur 2026 Makin Siap, Pemkab Kuansing Pastikan Layanan Telekomunikasi Andal. | Peringati HUT RI Ke-81, Wabup Rocky Marciano Apresiasi Sinergi TNI AL, PMI, Dan INTI Dalam Aksi Donor Darah | Plt Bupati Muklisin Ajak Masyarakat Ramaikan Kuansing Bershalawat Bersama Haddad Alwi, Pembuka Festival Pacu Jalur Nasional 2026 | Pelaku Pengedar Sabu Di Desa Saka Jaya Berhasil Di Gerbak Satresnarkoba Polres Muara Enim  | Cegah Aktivitas Judi Kembali Muncul, Polsek Singingi Ratakan Arena Diduga Sabung Ayam |

Rakorda KPA se Riau, Wabup Husni Raih Penghargaan Dari KPAP Riau
Kamis 17 November 2022, 18:38 WIB
Siagaonline.com, Siak - Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Riau (KPAP) mengelar Rapat Koordinasi Daerah KPA se Provinsi Riau Tahun 2022. Bersamaan dengan itu, Wakil Gubernur Riau yang juga ketua KPAP Edy Natar Nasution menyerahkan penghargaan kepada H Husni Merza, BBA, MM atas kontribusi aktif upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Provinsi Riau.

Rakorda ini di gelar selain mempererat tali silaturahmi juga bertujuan meningkatkan pemahaman yang sama pemecahan masalah yang terarah monitoring hasil kegiatan dan perencanaan tindak lanjut kedepan untuk mencapai indicator pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui strategi 3 Zero yakni Zero New HIV Infection, Zero AIDS Related Deaths, dan Zero discrimination.

Wakil Bupati Siak Husni Merza yang juga Ketua Pelaksana KPA kabupaten Siak mengungkapkan kontribusi aktif KPA kabupaten Siak dalam upaya penanggulangan HIV tidak terlepas dukungan Pemkab Siak. Karena menurutnya, penangganan HIV/AIDS harus didukung dengan kerjasama dan sosialisasi yang baik dari seluruh sector.

“Pencegahan HIV kami lakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, kemudian kita bekerjasama dibeberapa Puskesmas mewajibkan calon pengantin tes HIV dan tes HIV bagi ibu hamil,”kata Husni, usai Rakor KPAP Provinsi bersama KPA kabupaten Kota se-Provinsi Riau, berlangsung di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, kamis (17/11/2023).

Lanjutnya, Penanggualngan HIV/AIDS tidak bisa di bebankan kepada Dinas Kesehatan semata, karena kasus HIV/AIDS sangat di pengharuhi oleh perilaku, budaya, lingkungan sosial dan lingkungan. HIV/AIDS ini masalah sosial, karena itu penanggulanggannya harus di integrasikan dengan program pembanguan nasional, Provinsi dan kabupaten Kota.

“HIV/AIDS inikan masalah sosial, penangannnya harus terpadu, peningkatan hidup sehat, pencegahan penyakit, perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terdampak HIV,”kata dia.

Ia menambahkan, semua pihak harus berperan, tidak hanya memberikan perlindungan terhadap mereka yang berada dalam HIV AIDS, tapi juga terhadap mereka yang rentan. Perlindungan dan pembinaan memang saatnya semua pihak ambil bagian, sehingga mereka dapat bangkit menata diri dalam meraih cita-cita demi masa depannya. Lingkungan yang sehat dan nyaman, sekolah layak anak, akan terus diperjuangkan, sehingga menyeluruh.

“Sebenarnya tidak hanya perihal HIV AIDS ini saja yang menjadi persoalan, narkoba, dan kriminalitas, sehingga anak berhadapan dengan hukum, perlu menjadi pemikiran kita bersama,”tutupnya.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top