T Nazir Sultan Siak Sri Indrapura XIII Dukung Penuh Kegiatan Kementerian LHK di Istana Siak
Senin 12 Desember 2022, 10:42 WIB
Siagaonline.com, Siak - Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan mengajukan Permohonan Dukungan Dalam Rangka Kegiatan Workshop On Protection And Management Of Peatland Ecosystem, selama 3 hari tanggal 13-15 Desember 2022 di Riau.
Kegiatan Workshop ini sesuai dengan Surat dari Dirjen Pengendalian Pencemaran & Kerusakan Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: S.880/PPKL/PKEG/KLN.0/12/2020, tanggal 06 Desember 2022 yang ditujukan langsung pada Sultan Siak Sri Indrapura XIII Sultan Assayidis Syaraf Nazir Abdul Jalil Syaifuddin, perihal Permohonan Dukungan Dalam Rangka Kegiatan Workshop On Protection And Management Of Peatland Ecosystem.
Peserta Workshop ini terdiri dari Perwakilan 14 Negara. Negara Asean, Peru, Fiji, Papua New Guinea, Republic Of Congo, Democratic Republic Of the Congo dan Perwakilan Organisasi International, Serta OPD terkait se-Provinsi Riau.
Setelah Pihak Sultan Siak berkoordinasi dengan Pihak Kementrian LHK dalam rangka menindaklanjuti suratnya, maka pihak Kementrian LHK minta agar pihak Sultan Siak melakukan koordinasi dengan Pihak Pemerintah Daerah Siak terkait dengan acara di Istana Siak pada tanggal 15 Desember 2022.
Untuk itu Sultan Siak XIII T Nazir bersurat kepada Bupati Siak dengan tembusan kepada Kementrian LHK, OPD terkait dan LAMR Kabupaten Siak, melalui surat Nomor : 01.12/SULTAN XIII/KSSI/PKU.2022, Perihal Dukungan Kegiatan Workshop On Protection And Management Of Peatland Ecosystem, tanggal 08 Desember 2022.
Secara Prinsip Sultan Siak XIII T Nazir siap mendukung penuh kegiatan yang dimaksud dan siap menghadirinya. Demikian isi surat yang disampaikan kepada Bupati Siak, namun sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Pemda Siak melalui nomor kontak person yang telah diberikan melalui surat tersebut.
Untuk persiapan penyambutan Tamu, Pihak Sultan Siak segera mengadakan Rapat Internal diantaranya: Pertemuan dengan Dato-Dato 4 Suku dan pihak keluarga serta kerabat Sultan Siak.
Namun muncul isu di Medsos bahwa Plh Dirjen KLHK Tulus Laksono memberikan Klarifikasi menarik Surat, Perkuat Koordinasi dengan Pemda Siak terkait rencana kunjungan Fiel trip peserta Workshop Internasional Gambut ke Istana Siak.
Katanya surat ini sempat menjadi polemik karena ditujukan kepada pihak yang mengaku sebagai Sultan Siak ke XIII, katanya demi kondusifitas semua pihak sehingga kunjungan ke Istana Siak sementara ini terpaksa dibatalkan.
Menanggapi isu ini Sultan Siak XIII T Nazir justru mempertanyakan pada pihak terkait terutama pada Pemda Siak, Justru kami sudah bersurat pada Bupati Siak bahwa kami siap mendukung penuh kegiatan tersebut dan siap hadir sesuai undangan dari Kementrian LHK serta kami telah melakukan persiapan.
Artinya ada dugaan pihak tertentu sengaja memperkeruh situasi terkait kegiatan kunjungan tamu Perwakilan 14 Negara dan perwakilan Organisasi Internasional ke Istana Siak ini.
"Kami malah sedang gencar gencarnya Promosi Kesultanan Siak Sri Indrapura dengan Adat Budayanya ke berbagai Kesultanan, Kraton, dan Raja raja se-Nusantara, termasuk ke Negara Negara Asean. Malah ada pula pihak tertentu yang berusaha menggagalkan acara Kementrian LHK di Istana Siak, dengan alasan demi kondusifitas acara," kata Sultan Siak.
Ini jelas alasan yang dibuat buat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, seolah olah Siak dan Istana Siak tidak kondusif dikunjungi oleh tamu tamu dari Luar Negeri, lanjutnya.
"Kami sedang menyelidiki apakah isu ini memang benar adanya atau hanya sekedar komentar iseng di Medsos saja. Sementara pihak kami telah melakukan klarifikasi dengan pihak Kementrian LHK, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari yang bersangkutan, kita lihat dulu perkembangan masalah ini, mudah mudahan acara Kementrian LHK sesuai rencana semula, tutupnya. (Amr)
Kegiatan Workshop ini sesuai dengan Surat dari Dirjen Pengendalian Pencemaran & Kerusakan Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: S.880/PPKL/PKEG/KLN.0/12/2020, tanggal 06 Desember 2022 yang ditujukan langsung pada Sultan Siak Sri Indrapura XIII Sultan Assayidis Syaraf Nazir Abdul Jalil Syaifuddin, perihal Permohonan Dukungan Dalam Rangka Kegiatan Workshop On Protection And Management Of Peatland Ecosystem.
Peserta Workshop ini terdiri dari Perwakilan 14 Negara. Negara Asean, Peru, Fiji, Papua New Guinea, Republic Of Congo, Democratic Republic Of the Congo dan Perwakilan Organisasi International, Serta OPD terkait se-Provinsi Riau.
Setelah Pihak Sultan Siak berkoordinasi dengan Pihak Kementrian LHK dalam rangka menindaklanjuti suratnya, maka pihak Kementrian LHK minta agar pihak Sultan Siak melakukan koordinasi dengan Pihak Pemerintah Daerah Siak terkait dengan acara di Istana Siak pada tanggal 15 Desember 2022.
Untuk itu Sultan Siak XIII T Nazir bersurat kepada Bupati Siak dengan tembusan kepada Kementrian LHK, OPD terkait dan LAMR Kabupaten Siak, melalui surat Nomor : 01.12/SULTAN XIII/KSSI/PKU.2022, Perihal Dukungan Kegiatan Workshop On Protection And Management Of Peatland Ecosystem, tanggal 08 Desember 2022.
Secara Prinsip Sultan Siak XIII T Nazir siap mendukung penuh kegiatan yang dimaksud dan siap menghadirinya. Demikian isi surat yang disampaikan kepada Bupati Siak, namun sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Pemda Siak melalui nomor kontak person yang telah diberikan melalui surat tersebut.
Untuk persiapan penyambutan Tamu, Pihak Sultan Siak segera mengadakan Rapat Internal diantaranya: Pertemuan dengan Dato-Dato 4 Suku dan pihak keluarga serta kerabat Sultan Siak.
Namun muncul isu di Medsos bahwa Plh Dirjen KLHK Tulus Laksono memberikan Klarifikasi menarik Surat, Perkuat Koordinasi dengan Pemda Siak terkait rencana kunjungan Fiel trip peserta Workshop Internasional Gambut ke Istana Siak.
Katanya surat ini sempat menjadi polemik karena ditujukan kepada pihak yang mengaku sebagai Sultan Siak ke XIII, katanya demi kondusifitas semua pihak sehingga kunjungan ke Istana Siak sementara ini terpaksa dibatalkan.
Menanggapi isu ini Sultan Siak XIII T Nazir justru mempertanyakan pada pihak terkait terutama pada Pemda Siak, Justru kami sudah bersurat pada Bupati Siak bahwa kami siap mendukung penuh kegiatan tersebut dan siap hadir sesuai undangan dari Kementrian LHK serta kami telah melakukan persiapan.
Artinya ada dugaan pihak tertentu sengaja memperkeruh situasi terkait kegiatan kunjungan tamu Perwakilan 14 Negara dan perwakilan Organisasi Internasional ke Istana Siak ini.
"Kami malah sedang gencar gencarnya Promosi Kesultanan Siak Sri Indrapura dengan Adat Budayanya ke berbagai Kesultanan, Kraton, dan Raja raja se-Nusantara, termasuk ke Negara Negara Asean. Malah ada pula pihak tertentu yang berusaha menggagalkan acara Kementrian LHK di Istana Siak, dengan alasan demi kondusifitas acara," kata Sultan Siak.
Ini jelas alasan yang dibuat buat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, seolah olah Siak dan Istana Siak tidak kondusif dikunjungi oleh tamu tamu dari Luar Negeri, lanjutnya.
"Kami sedang menyelidiki apakah isu ini memang benar adanya atau hanya sekedar komentar iseng di Medsos saja. Sementara pihak kami telah melakukan klarifikasi dengan pihak Kementrian LHK, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan dari yang bersangkutan, kita lihat dulu perkembangan masalah ini, mudah mudahan acara Kementrian LHK sesuai rencana semula, tutupnya. (Amr)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Rabu 29 Juli 2026, 19:45 WIB
.
Rabu 29 Juli 2026, 19:44 WIB
.
Rabu 29 Juli 2026, 19:43 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |