Warga Desa Karang Sari Temukan Bayi Perempuan di Pos Ronda
Senin 09 Januari 2023, 04:48 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel - Warga Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan. Bayi itu ditemukan dalam kondisi hidup di sebuah gardu pos ronda malam.
“Bayi malang itu ditemukan oleh salah satu warga di pos ronda, Jumat (6/1) pukul 20.00 WIB,†kata Boman selaku pengadopsi bayi malang tersebut, Minggu (8/1/2023) dikediamannya RT 003 RW 006 Desa Karang Sari.
Dijelaskan, saat itu seorang warga (pemuda) hendak nongkrong di depan Gereja yang dekat dengan TKP bayi malang tersebut ditemukan. Dan terdengar suara tangisan di pos ronda. Sontak warga yang hendak nongkrong tersebut mengajak warga yang lain guna bersama-sama mengecek tempat kejadian perkara (TKP).
“Begitu di lokasi, warga pun kaget melibat bayi tak berdosa itu tergeletak, terbungkus dengan selimut dengan kondisi pucat serta bibirnya sudah membiru serta ari-ari masih menempel dengan kondisi masih ada darah,†papar Boman.
Selanjutnya, Boman dibantu warga dengan cepat membawa bayi tersebut pulang untuk dibersihkan dan diganti selimut. Bersama sang istri, lalu dibawa ke Bidan Desa dengan didampingi aparatur desa. Dan setelah beberapa hari kemudian dibawa ke Puskesmas Ketapang. Jaraknya sekitar 3000 meter dari TKP. Dijelaskannya, dari keterangan tenaga kesehatan, bayi diperkirakan berumur hari 2-3 hari. Berat 3,3 kilo dan panjang 49 sentimeter (cm).
“Diperkirakan persalinan secara mandiri. Terlihat dari tali pusar yang masih menempel,†ujar Boman
Saat ini, bayi untuk dirawat oleh Boman dan istrinya. Karena mereka saat ini belum dikaruniai sang buah hati, meski pernikahan sudah menginjak 11 tahun. Sedangkan, kepolisian akan mencari tahu siapa orang tua dari bayi malang tersebut. Karena mereka bersama aparatur desa sudah melaporkannya.
Dia memperkirakan, bayi tersebut lahir dari hubungan gelap. Tetapi untung dapat kita selamatkan. Karena kalau lewat satu Jam, tentu ceritanya akan lain. (Yn)
“Bayi malang itu ditemukan oleh salah satu warga di pos ronda, Jumat (6/1) pukul 20.00 WIB,†kata Boman selaku pengadopsi bayi malang tersebut, Minggu (8/1/2023) dikediamannya RT 003 RW 006 Desa Karang Sari.
Dijelaskan, saat itu seorang warga (pemuda) hendak nongkrong di depan Gereja yang dekat dengan TKP bayi malang tersebut ditemukan. Dan terdengar suara tangisan di pos ronda. Sontak warga yang hendak nongkrong tersebut mengajak warga yang lain guna bersama-sama mengecek tempat kejadian perkara (TKP).
“Begitu di lokasi, warga pun kaget melibat bayi tak berdosa itu tergeletak, terbungkus dengan selimut dengan kondisi pucat serta bibirnya sudah membiru serta ari-ari masih menempel dengan kondisi masih ada darah,†papar Boman.
Selanjutnya, Boman dibantu warga dengan cepat membawa bayi tersebut pulang untuk dibersihkan dan diganti selimut. Bersama sang istri, lalu dibawa ke Bidan Desa dengan didampingi aparatur desa. Dan setelah beberapa hari kemudian dibawa ke Puskesmas Ketapang. Jaraknya sekitar 3000 meter dari TKP. Dijelaskannya, dari keterangan tenaga kesehatan, bayi diperkirakan berumur hari 2-3 hari. Berat 3,3 kilo dan panjang 49 sentimeter (cm).
“Diperkirakan persalinan secara mandiri. Terlihat dari tali pusar yang masih menempel,†ujar Boman
Saat ini, bayi untuk dirawat oleh Boman dan istrinya. Karena mereka saat ini belum dikaruniai sang buah hati, meski pernikahan sudah menginjak 11 tahun. Sedangkan, kepolisian akan mencari tahu siapa orang tua dari bayi malang tersebut. Karena mereka bersama aparatur desa sudah melaporkannya.
Dia memperkirakan, bayi tersebut lahir dari hubungan gelap. Tetapi untung dapat kita selamatkan. Karena kalau lewat satu Jam, tentu ceritanya akan lain. (Yn)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Senin 03 Agustus 2026, 23:24 WIB
.
Senin 03 Agustus 2026, 20:51 WIB
.
Senin 03 Agustus 2026, 20:12 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |