Breaking News
Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU | Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026 | Hadapi HUT RI Dan Festival Pacu Jalur, Pemkab Kuansing Perkuat Koordinasi Bersama Camat | PDRB Riau Terbesar Kedua di Luar Jawa, Kontribusi ke Ekonomi Nasional Capai 5,25 Persen  | Jelang HUT ke-69 Riau, Menteri Besar Perlis Sampaikan Doa dan Harapan Terbaik  | Enam Pelabuhan ASDP Resmi Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional |

Pemkab Lamsel Terima Kunjungan Badan Riset dan Inovasi Nasional
Selasa 21 Maret 2023, 00:35 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menerima kunjungan lapangan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka penurunan stunting.

Kunjungan yang dikemas dengan Focus Group Discussion (FGD) berlangsung di Sekretariat Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan, Kalianda, Senin (20/3/2023).

Pada kesempatan itu, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan, layanan yang dilakukan melalui Program Swasembada Gizi Lampung Selatan yaitu, Kartu Identitas Anak (KIA) dan layanan gizi, yang merupakan layanan prioritas dengan target perubahan status gizi balita dalam dua bulan wajib dalam kondisi baik.

“Layanan PAUD, layanan air minum dan sanitasi serta layanan sosial, dimana ini merupakan layanan lanjutan dengan target menjaga kondisi status gizi tetap dalam kondisi baik untuk balita, ibu hamil menyusui dan remaja putri,” ujar Winarni.

Lebih lanjut Winarni menyampaikan, strategi dalam komunikasi Swasembada Gizi juga perlu dilakukan. Seperti memahami dan sadar dengan mendorong informasi perubahan perilaku kepada masyarakat untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran tentang kebutuhan perilaku sehat.

“Pemenuhan gizi mandiri, dimana masyarakat dan pemerintah mampu memenuhi sumber gizi, baik secara mandiri dan keberlanjutan semua pendukung dan gotong royong terintegrasi yang didukung kebijakan. Kader hebat dan militan yang mampu mendampingi masyarakat dalam meningkatkan perilaku kesehatan dan pemenuhan gizi mandiri,” ucapnya.


Winarni juga menuturkan, peran PKK dalam percepatan penurunan stunting yaitu advokasi kebijakan pendampingan dan penguatan kapasitas PKK kecamatan dan desa/kelurahan oleh PKK Kabupaten dengan road show gerakan Swasembada gizi.

“Keterlibatan PKK dalam TPK dan TPPS, sebagai pergerakan dasar membantu penggerebekan dasawisma untuk membantu pencegahan dan penanganan stunting di desa dengan mendorong kebijakan layanan inklusif kesehatan termasuk untuk penanganan stunting di puskesmas,” tuturnya.

Sementara, Direktur Kebijakan Pembangunan Manusia, Kependudukan dan Kebudayaan BRIN, Anugerah Widiyanto mengatakan, dari salah dilihat dari tahun ketahun Kabupaten Lampung Selatan berhasil menekan angka stunting. Dimana pada tahun ini Lampung Selatan berhasil menekan angka stunting menjadi 9,9%.

“Itu juga sudah masuk dalam survei rilis SSGI tahun 2023, bahwasanya Lampung Selatan angka prevalensi stunting 9.9% dari yang semula 15,6%, turun 6.4%. Ini adalah bukti bahwa Lampung Selatan berhasil dalam menuntaskan penurunan stunting,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, bahwa progres penurunan stunting di Kabupaten Lampung Selatan sangat bagus.

“Dimana strategi-strategi yang dijalankan dari seluruh elemen juga saling bersinergi dalam menuntaskan stunting ini. Kami benar-benar tidak salah datang ke Lampung Selatan,” ujarnya. (Yn/Kmf)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top