Breaking News
Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU | Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026 | Hadapi HUT RI Dan Festival Pacu Jalur, Pemkab Kuansing Perkuat Koordinasi Bersama Camat | PDRB Riau Terbesar Kedua di Luar Jawa, Kontribusi ke Ekonomi Nasional Capai 5,25 Persen  | Jelang HUT ke-69 Riau, Menteri Besar Perlis Sampaikan Doa dan Harapan Terbaik  | Enam Pelabuhan ASDP Resmi Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional |

Puskesmas Kaliasin Bergerak, Intervensi Bayi Penderita BBLR di Desa Way Galih
Selasa 11 April 2023, 21:07 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan terus bergerak dalam peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat di Kabupaten Lampung Selatan. Hal itu sesuai arahan visi misi Bupati Lampung Selatan H.Nanang Ermanto.
 
Plt.Kepala Dinas Kesehatan Hari Surya Wijaya S.K.M, M.M yang diwakili Kepala UPT Puskesmas Kaliasin Kecamatan Tanjung Bintang Sri Rahayu menyambangi Pasien Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di dusun kaliasin Desa Way Galih.
 
Berdasarkan hasil catatan dan laporan UPT Puskesmas Kecamatan Kaliasin Sri Rahayu, beserta Staff turun bersama kerumah  
Bapak M.Faisal, Selasa (11/04/2023).
 
"Pemantauan dan intervensi terhadap bayi kurang berat badan atas nama bayi Nur Aisyah dengan berat lahir 2000 gram dan prematur, buah hati pasangan Reni Susanti dan M.Faisal yang tinggal di Dusun Kaliasin Desa Way Galih," ujar Sri Rahayu.
 
Ka.UPT Puskesmas Kaliasin, Sri Rahayu menjelaskan, Bayi Ibu Reni Susanti dibawa ke posyandu pada 13 Maret 2023, saat pemeriksaan Berat Badan 2100 gr, Panjang Badan 44 cm, Lingkar kepala 24 cm.  
Dilakukan pemantauan pertama  
Pada tanggal 02 Maret 2023
Berat Badan 2120 gr. Panjang Badan 44 cm, Lingkar kepala 24 cm. Pemantauan kedua
Pada tanggal 22/03/2023
Berat Badan 2110 gr, Panjang Badan 44 cm, Lingkar kepala 24 cm
Pemantauan ketiga
Pada tanggal 11 April 2023 dibawa ke Puskesmas Kaliasin oleh Tim Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter dan rencana persiapan rujuk ke RS," ujarnya.
 
Sri Rahayu menambahkan, Rencana tindak-lanjut malam ini melalui UPT Puskesmas kita rujuk ke RS. Urip Sumoharjo, status BPJS nya aktif," tambahnya.
 
Terkait hal itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Hari Surya Wijaya, S.K.M., M.M. kepada tim IWOI Lampung Selatan menerangkan.
 
"Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan lebih rendah dari berat badan bayi rata-rata. Bayi dinyatakan mengalami BBLR jika beratnya kurang dari 2,5 kilogram. Sedangkan berat badan normal (ideal) bayi yaitu di atas 2,5 atau 3 kilogram, "jelasnya.
 
Hari Surya Wijaya, S.K.M.,M.M menambahkan, Program tersebut sebagai bentuk implementasi terhadap visi dan misi bapak Bupati untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta program duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Hj.Winarni Nanang Ermanto, penekanan penurunan stunting kepada balita. Kami akan pantau terus perkembangannya melalui petugas Puskesmas dan Bidan Desa dan besok akan dirujuk ke RS.Urip Sumoharjo Bandar Lampung," pungkas Plt.Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top