Breaking News
HUT Ke-81 RI, Polres Pekalongan Kota Teguhkan Nasionalisme dan Soliditas | Dari Paskibraka Hingga Penghormatan Pejuang, HUT ke-81 RI di Rohul Penuh Makna | Momentum HUT ke-81 RI , Wali Kota Pekalongan Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kepedulian | Wali Kota Pekalongan Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci | Dirpamobvit Polda Riau Pimpin Upacara HUT RI ke-81 di Kempas Berlangsung Khidmat, Diwarnai Penghargaan dan Penyaluran Bantuan | HUT ke-81 RI di Kuansing, Plt Bupati Muklisin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata |

Pemain Indonesia vs Myanmar, Feichtenbeiner Punya Strategi Berbeda
Kamis 04 Mei 2023, 13:09 WIB

SiagaOnline.com Jakarta, -- Pelatih Myanmar, Michael Feichtenbeiner, mengaku akan menggunakan strategi berbeda dari biasanya saat melawan Timnas Indonesia U-22 pada lanjutan cabang sepak bola SEA Games 2023 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamis (4/5).

Indonesia vs Myanmar menjadi laga kedua masing-masing tim di cabang sepak bola putra SEA Games 2023. Pemenang laga ini akan memuncaki klasemen sementara Grup A dan menggeser tuan rumah Kamboja.

Feichtenbeiner mengatakan laga melawan Timnas Indonesia U-22 akan penting, karena tim asuhan Indra Sjafri itu dianggap sebagai tim favorit juara grup. Untuk itu Myanmar akan menggunakan strategi berbeda untuk melawan Indonesia.

"Kami hanya punya waktu istirahat satu hari, jadi saya akan berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan tim untuk melawan Indonesia. Laga melawan Indonesia sangat penting, tapi setiap laga di fase grup selalu penting, begitu juga lawan tuan rumah Kamboja dan Filipina," ujar Feichtenbeiner.

"Ketika menghadapi tim berbeda seperti Indonesia, kami akan menggunakan strategi yang berbeda," sambung pelatih asal Jerman itu dikutip dari situs resmi Federasi Sepak Bola Myanmar (MFF).

Strategi berbeda yang dimaksud Feichtenbeiner kemungkinan besar adalah Myanmar akan bermain lebih bertahan ketimbang saat melawan Timor Leste 1-0 di laga pertama. Myanmar akan mengandalkan serangan balik cepat di tengah kelengahan Indonesia.

Feichtenbeiner tidak memungkiri Myanmar kalah kualitas dari Timnas Indonesia U-22. Selain itu Myanmar juga masih harus memperbaiki masalah penyelesaian akhir.

"Kami bermain bagus di babak pertama [lawan Timor Leste], tapi kami tidak mampu mencetak gol yang seharusnya terjadi, termasuk mengenai mistar gawang. Di babak pertama dan kedua, kami mampu menciptakan peluang," ucap Feichtenbeiner.

"Saya tidak puas dengan cara kami bermain di babak kedua, tapi saya puas kami bisa mencetak gol kemenangan. Saya bangga dengan usaha keras para pemain, karena selalu penting meraih kemenangan di laga pertama," ujar Feichtenbeiner.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top