Breaking News
Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU | Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026 | Hadapi HUT RI Dan Festival Pacu Jalur, Pemkab Kuansing Perkuat Koordinasi Bersama Camat | PDRB Riau Terbesar Kedua di Luar Jawa, Kontribusi ke Ekonomi Nasional Capai 5,25 Persen  | Jelang HUT ke-69 Riau, Menteri Besar Perlis Sampaikan Doa dan Harapan Terbaik  | Enam Pelabuhan ASDP Resmi Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional |

TPPS Lamsel Gelar Rapat Teknis Persiapan Penilaian 8 Aksi Konvergensi Tingkat Provinsi
Senin 08 Mei 2023, 19:08 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel – Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat teknis persiapan penilaian 8 aksi konvergensi tingkat Provinsi, Senin (08/05/2023).

Bertempat di Aula Rajabasa Kantor Bupati setempat, rapat tersebut dimoderatori oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Eka Riantinawati.

Dalam rapat tersebut, Eka menyampaikan penilaian tersebut akan dilaksanakan pada Rabu tanggal 11 Mei 2023 yang berlokasi di Bandar Lampung. Dirinya meminta, pada instansi terkait untuk melengkapi video kegiatan, dikarenakan Video 8 aksi konvergensi tersebut akan dinilai.

“Saya meminta OPD terkait, segera melengkapi dokumentasi video kegiatan dalam 8 aksi Konvergensi tersebut karena video tersebut akan maauk dalam penialaian,” kata Eka.

Lebih lanjut, Eka mengatakan, Selain itu pada tahun 2023, akan dilakukan penilaian both. Maka dari itu Eka menganjurkan, untuk mempersiapkan hal tersebut dengan maksimal.

“Ditahun 2023 ini juga ada penilaian both, maka itu ini harus dipersiapkan, mau seperti apa konsepnya disiapkan secara maksimal,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Ketua TPPS Kabupaten Selatan Winarni dalam arahannya menyampaikan, agar mempersiapkan secara maksimal guna meraih hasil terbaik di Provinsi Lampung.

“Bapak ibu tolong, penialaian ini dipersiapkan dengan maksimal untuk kita meraih hasil terbaik. Terutama video kegiatan karena itu menjadi penialaian utama,” ucapnya.

Winarni juga mengatakan, pengukuran balita di posyandu menjadi hal yang penting untuk melengkapi data kasus Stunting, maka dari itu posyandu harus memiliki alat antropometri dan SDM yang mumpuni dalam bidang tersebut.

“Penialaian ini juga didasari dari data pengukuran balita di Posyandu, maka posyandu harus punya alat ukur Antrpometri dan juga SDMnya yang mendukung,” imbuhnya.

winarni menambahkan, terkait both yang akan dipersiapkan, agar tampilan Both Lampung Selatan ini bercerita tentang inovasi-inovasi yang dilakukan dalam aksi konvergensi penurunan Stunting.

“Coba pak bu, both kita nanti bercerita tentang inovasi kegiatan kita dalam 8 aksi yang kita lakukan, jadi orang orang tertarik untuk datang di both kita,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Winarni memamparkan aksi aksi yang dilakuakan setiap OPD dan dirinya meminta setiap aksi ada koordinator selaku penanggung jawab dan perlu dilakukan monitoring dan evaluasi.

“Mohon aksi aksi ini ada koordinator sebagai penanggung jawabnya dan harus ada monitoring juga evaluasi,” pungkasnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh kepala OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Lampung Selatan beserta jajaran, Camat se Lampung Selatan, Ka UPT Puskes se Kabupaten Lampung Selatan. (Yn/Kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top