Breaking News
Semarak HUT RI ke-81, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Donor Darah Untuk Bantu Kebutuhan Masyarakat | Kasubag TU Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Bulan Bakti Pramuka Rohul, Perkuat Sinergi Pembinaan Karakter | Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU | Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026 | Hadapi HUT RI Dan Festival Pacu Jalur, Pemkab Kuansing Perkuat Koordinasi Bersama Camat | PDRB Riau Terbesar Kedua di Luar Jawa, Kontribusi ke Ekonomi Nasional Capai 5,25 Persen  |

Pembangunan Bantuan Stimulan RTLH Warga Bangun Rejo Rampung, Langsung Diresmikan Bupati Lamsel
Kamis 18 Mei 2023, 09:54 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel - Pembangunan rumah tidak layak huni milik Kormen (53) yang beralamat di Dusun Banyuwangi Rw.04 Rt.10 Desa Bangun Rejo Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan telah rampung atau selesai, langsung diresmikan oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Kepala Desa Bangun Rejo, Rohgiyanto dan Camat Ketapang Rendy Eko Supriyanto, S.STP pada Rabu (17/5/2023) siang.

 
Rumah semi permanen yang berukuran 6 m² adalah bantuan material bedah rumah stimulan yang bersumber dari dana desa, yang dianggarkan oleh Pemdes Bangun Rejo sebesar Rp.10 juta. Namun pelaksanaannya menghabiskan biaya Rp.13,5 juta. Sehingga menutupi kekurangannya Pemdes Bangun Rejo bersama Kepala Dusun Banyuwangi dan masyarakat secara swadaya membantu untuk sosial. Karena pemilik rumah, kondisi ekonominya prasejahtera.
 
Setelah dinyatakan pembangunannya rampung, langsung diresmikan oleh Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto usai meninjau Jalan Soma Suamardi di Desa Sripendowo.
 
"Semoga dengan diresmikannya bedah rumah bantuan stimulan yang bersumber dari dana desa ini, bisa bermanfaat untuk keluarga pak Kormen. Meski sederhana tetap bersyukur lebih baik dari sebelumnya," ucap Bupati Nanang Ermanto secara singkat.
 
Sementara Kepala Desa Bangun Rejo, Rohgiyanto menerangkan kepada SiagaOnline.com, Lamsel bahwa rumah tidak layak huni di Desa Bangun Rejo masih banyak sekali. Namun kita pilih yang paling memprihatinkan, maka rumah milik pak Kormen yang kita berikan bantuan material bedah rumah stimulan yang bersumber dari dana desa," kata Kades Rohgiyanto.
 
Lebih dalam Kades Rohgiyanto menjelaskan bahwa Desa Bangun Rejo selama ia menjabat, belum pernah mendapatkan bantuan bedah rumah program BSPS dari Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait maupun Pemkab Lamsel. Adapun pembangunan rumah warga selama ini secara gotong-royong atau Swadaya masyarakat dengan Pemdes Bangun Rejo dan Kepala dusun.
 
Untuk itu ia berharap, kedepannya program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya yang dari PUPR maupun dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Sebab menurutnya, kalau hanya mengandalkan swadaya dari masyarakat, tentu sangat terbatas. Begitu juga dengan bantuan material stimulan dari dana desa lebih sangat terbatas.
 
"Harapan kita, Desa Bangun Rejo kedepannya bisa menjadi skala prioritas untuk bantuan BSPS dari Pusat maupun dari Pemkab Lamsel. Karena rumah tidak layak huni, masih sangat banyak di desa kita," harap Kades Rohgiyanto.
 
Sementara Kormen (53) usai rumah miliknya diresmikan mengucapkan terima kasih atas kehadiran orang nomor satu di Lampung Selatan. Tentu menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri baginya. Begitu juga dengan Pak Kades dan Pak Kadus serta warga yang telah membantu sehingga rumahnya bisa ditempati atau dihuni.
 
"Saya ucapkan terima kasih atas kunjungan pak bupati sekaligus peresmian rumah milik saya ini. Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kades, Pak Kadus dan masyarakat yang telah membantu mendirikan rumah ini. Tampa mereka, tak mungkin rumah ini rampung. Sekali lagi terima kasih semuanya, semoga kebaikannya dibalas oleh Sang Maha Pemberi," Pungkasnya.  
 
Dari pantauan dilapangan, rumah semi permanen yang diresmikan ukuran 6 X 6 M² dengan lantai amparan semen halus dan berdindingkan material Plafon serat fiber/Glass Fibre Reinforced Cement (GRC) Dan atapnya menggunakan asbes. Sementara untuk material kayunya, menggunakan kayu kelapa. Namun sudah layak huni, kalau dibandingkan rumah sebelumnya yang berada persis di sebelahnya. (Alfian)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top