Breaking News
Pemerintah Provinsi Riau dan PT Tempo Inti Media Bangun Narasi Positif untuk Perkenalkan Potensi Daerah  | BPS Catat Mayoritas Provinsi Mengalami Kenaikan Indeks Perkembangan Harga  | Talam Ketan Durian Kota Pekanbaru Pecahkan MURI: Dari Rekor Menuju Pasar, dari Festival Menuju Kesejahteraan UMKM | Pemerintah Kota Pekanbaru Gratiskan Akses Pendidikan di 23 Sekolah Swasta, Ini Daftarnya | Ditresnarkoba Polda Kepri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika | Lapas Muara Enim Sambangi Dispora: Komitmen Dukung Produk Karya Warga Binaan Promosikan Sapena Bakery  |

Humas KPPBC TMP B Tanjungpinang Tim akan lakukan Pengawasan
Selasa 13 Juni 2023, 18:12 WIB

Siagaonline.com, Tanjungpinang - Terkait berita Viral tentang sebuah kapal motor (KM Piko Jaya) milik salah seorang pengusaha dikijang Bintan Timur kabupaten Bintan berinisial A mengisi muatan kapal dengan sejumlah barang bekas (Second hand) 10 unit Kasur Spring Bed Queen berukuran jumbo di dermaga pelabuhan jalan Dompak lama, kota Tanjungpinang, provinsi Kepri, Minggu (11/6/23).

Diduga 10 unit Kasur Sping Bed Queen berukuran jumbo tersebut berasal dari sampah buangan dari negeri jiran Singapura masuk ke perairan kepri dengan cara diselundupkan melalui pelabuhan tikus lalu di manuver pendistribusiannya ke zona non kawasan bebas FTZ pelabuhan jalan Dompak lama.

Humas Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) KPPBC TMP B Tanjungpinang Faisal Rusydi, menyampaikan terima kasih atas masukannya atas kinerja kami.

"Atas berita tersebut pihak Bea dan cukai melalui Tim pengawasan Bea dan cukai kota Tanjungpinang akan lakukan pengawasan karena menurut Faisal kawasan tersebut bukan kawasan Bea cukai," kata Faisal, diruang kantornya, Selasa (13/6/23).

kata Faisal, Kalau barang sudah sampai didalam Negeri, pihak bea cukai susah untuk memeriksa sebab barang tersebut akan di cek dulu asal muasal barangnya berasal.

"kalau kapal bersandar disitu, kita tidak ada kewenangan tapi jika barang tersebut benar-benar barang dari luar negeri dan tanpa dokumen tanpa pihak Bea cukai bisa lakukan ketegasan," ujar Faisal.

Untuk barang sudah sampai lokal itu ranahnya polisi dan perlindungan konsumen, tutupnya. (Zen)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top