Breaking News
Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis | Terang untuk Kelancaran MTQ, Dishub Kuansing Tuntaskan PJU di Kawasan Astaka. |

KPU Siak Ajak Semua Pihak Tingkatkan Partisipasi Masyarakat di Pemilu 2024
Selasa 04 Juli 2023, 18:10 WIB

SiagaOnline.com, Siak - Komisi Pilihan Umum (KPU) kabupaten Siak terus mendorong berbagai pihak untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengunakan hak suara pada Pemilu 2024 mendatang.


Ketua KPU Siak Ahmad Rizal menyampaikan partisipasi pemilih dalam Pemilu/Pilkada tidak hanya tanggung jawab KPU semata sebagai penyelengara, melainkan tanggung jawab bersama baik itu, KPU, pemerintah, partai politik, dan segenap warga negara Indonesia.

"Meningkatkan partisipasi pemilih, tugas semua pihak KPU, PPK di kecamatan, PPS yang ada di desa dan kelurahan, pemerintah daerah dan lembaga terkait, wajib melakukan sosialisasi demi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengunakan hak suara di pemilu 2024 mendatang nanti," ujar Rizal di temui di ruang kerjanya, Selasa (4/7/2023).

Rizal juga menjelaskan dalam meningkatkan partisipasi publik dalam mengunakan hak pilih, partai politik sangat berperan dan berkepentingan untuk menarik simpati masyarakat memilih para Caleg nya.

"Untuk itu, kami mengajak kepada kita semua berperan aktif meningkatkan partisipasi masyarakat mengunakan hak pilih pada Pemilu serentak 2024 mendatang. Terutama partai politik, para Caleg yang memang berkepentingan langsung dalam meraih suara, sebagai syarat duduk di DPRD," ujar Rizal saat di temui di ruang kerjanya, Selasa (4/7/2023).

Salah satu penyebab rendanya partisipasi pemilih karena banyak nya hoax pada pra pemilu, kampanye-kampanye negatif bahkan Black Camping atau kampanye gelap.

"Karena, masyarakat di suguhkan dengan hal-hal negatif tentang pemilu, lama-lama mereka bingung sehingga muncul sifat apatis (sikap tak peduli) dan pada akhirnya pragmatis (cendrung berfikir singkat dan instant) ada uang milih tak ada uang mereka tak milih, sikap seperti ini yang salah,” terangnya.

Untuk itu, KPU Siak sendiri dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu mendatang sejauh ini, telah melakukan sosialisasi baik turun langsung bersama PPK menemui warga di kecamatan termasuk juga pemasangan baligho, bener, sepanduk, sosialisasi melalui website KPU, media dan juga di sosmed.

"Tanggung jawab kami melakukan sosialisasi sesuai fenomena dengan cara mengedukasi dan memotivasi masyarakat agar berpartisipasi dalam pemilu nanti. Tergenya masyarakat paham dan mendapatkan pencerahan bahwa Pemilu itu dibutuhkan masyarakat, karena Pemilu memilih wakil kita untuk duduk di legislatif dan eksekutif tujuannya untuk membangun kabupaten Siak," terangnya.

Diri nya, menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mendatang sebesar 84 persen.

"Berkaca dari partisipasi pemilih pada Pemilih 2019, baik presiden dan legislatif di angka 84,00 persen. Di tahun 2024 ini kita berusaha mempertahankan, di angka 84. Kalau KPU Pusat angka partisipasi pemilih itu di angka 77,05 kita berharap angka partisipasi di kabupaten meningkat," tutupnya. (Amr)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top