Breaking News
DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Bahas Perubahan Propemperda dan KUA-PPAS 2026 | Pendaftaran Secara Online, Disdik Kota Pekanbaru Ingatkan Orang Tua Tidak Percaya Calo | Talam Durian Sukses! Wali Kota Pekanbaru Berencana Buat Iven Pisang Goreng Kipas Terbesar di Dunia | Titiek Soehart Komisi IV DPR RI Kunker Ke Nusakambangan | Sinergi Budaya dan Ekonomi, Bupati Siak Buka Lomba Senam Zapin Kreasi di CFD Tualang | HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Dharmasraya Gandeng UMKM dalam Event Trail Adventure |

Anggaran Fantastis Proyek Median Jalan Bandara RHF, Minim Penerangan Lampu Taman
Rabu 05 Juli 2023, 07:50 WIB

Siagaonline.com, Kepri - Proyek median jalan Bandara RHF Tanjungpinang yang menelan anggaran Hampir 40 miliyar rupiah kini menyisakan pertanyaan dari kalangan publik khususnya masyarakat kota Tanjungpinang, selasa (4/7/23).


Pasalnya belum setahun rampung dikerjakan oleh Kontraktor PT Amanah anak negeri KSO PT Reifna Karya Bangunan Spesialis pada bulan Desember tahun 2022 lalu kini terlihat beberapa item kerjaan terlihat tidak sempurna dikerjakan oleh pihak kontraktor.

Timbulnya beberapa titik retakan seperti yang terlihat, pada dinding lantai semen. Anehnya proyek tersebut, tidak terpasang sejumlah titik lampu taman hanya pipa kosong melompong, tanpa kabel listrik terlihat.

Menurut warga, dengan menelan anggaran sebegitu besar hampir 40 miliar namun lampu taman banyak tidak terpasang, sementara itu dinding lantai semen mengalami retak.

"Coba saja liha diwaktu malam hari disepanjang areal jalan Bandara kesannya gelap, kurangnya pencahayaan," ujar salah seorang warga.

Dilain pihak, Jaliudin,Tokoh masyarakat warga perum puspandari KM II mengatakan, kita sebagai masyarakat yang peduli terhadap pembangunan dan mendukung program-program yang punya nilai arah serta tujuannya kepada masyarakat, khususnya kota Tanjungpinang. Namun untuk program proyek penataan median jalan di Bandara RHF sangat di sayangkan pengerjaannya yang menelan anggaran hampir 40 miliar rupiah.

"Program tersebut tidak punya nilai  ukur serta nilai tambah dalam mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) kesannya hamburkan uang negara saja," ujar Jaliudin.

Jika saja dana sebesar itu bisa dialihkan untuk proyek pengentasan Banjir yang kerap kali melanda kota Tanjungpinang, itu lebih efisien dan efektif dan juga jika dana segitu dijadikan gedung sebagai sarana kemudahan fasilitas umum masyarakat mungkin sekitar 30 gedung dapat kokoh berdiri, lanjut Udin.

Dalam persoalan ini, pihak Dinas PUPR Provinsi Kepri sebagai penguasa anggaran (PA) pejabat pembuat teknis kerja (PPTK) PPK dan pihak pelaksana kerjaan belum berhasil diminta keterangan lebih lanjut. (Zen)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top