Breaking News
Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU | Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026 | Hadapi HUT RI Dan Festival Pacu Jalur, Pemkab Kuansing Perkuat Koordinasi Bersama Camat | PDRB Riau Terbesar Kedua di Luar Jawa, Kontribusi ke Ekonomi Nasional Capai 5,25 Persen  | Jelang HUT ke-69 Riau, Menteri Besar Perlis Sampaikan Doa dan Harapan Terbaik  | Enam Pelabuhan ASDP Resmi Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional |

Nanang Akan Bangun Jalan Masuk Menuju Desa Kertosari Kecamatan Tanjung Sari
Jumat 14 Juli 2023, 17:09 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan di gerbang masuk menuju Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, pada Jumat (14/7/2023).


Dalam kunjungan tersebut, Nanang Ermanto menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk segera membangun jalan yang lebih baik dan memadai untuk memfasilitasi mobilitas warga serta meningkatkan kualitas infrastruktur di daerah tersebut.

“Ini akan segera dibangun, yang utama paritnya dulu. Jangan sampai airnya meluap keatas lagi. Pak Camat gerakkan gotong royong, masyarakat juga ikut menjaga, kepedulian terhadap lingkungan dan jalan. Tapi ini harus dipastikan dulu, jalan sudah dihibahkan atau belum, kalau sudah segera aset diserahkan ke pemerintah daerah, untuk di data,” kata Nanang.

Dalam kunjungan tersebut, Nanang juga mendiskusikan rencana pembangunan jalan sepanjang 500 kilometer tersebut. Nanang menyampaikan tekad untuk segera memulai pembangunan jalan yang lebih baik, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan.

Selain itu, Nanang juga menyoroti pentingnya pembangunan jalan yang berkualitas untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa.

Menurut Nanang, dengan jalan yang baik, aksesibilitas ke Desa Kertosari akan meningkat, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, pertanian, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah tersebut.

“Masyarakat ingin jalan bagus, ya harus dirawat, dijaga. Misal kalau ada mobil tonasenya melebihi overload, 7-8 ton harus di stop. Ini  untuk masyarakat bukan untuk pengusaha. Harus tegas, kalau perlu portal, camat mengetahui. Karena jalan untuk fasilitas masyarakat bukan kontainer,” tegas Nanang. (Yn/Kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top