SiagaOnline.com, Lamsel - Penyanyi sekaligus musisi muda Idir Rawi tampil perdana di panggung cafe Bambu Kuning yang berlokasi di Jalan Lintas Timur Sumatera Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan untuk menghibur para pengunjung dan menjajal (mencoba) sound sistem modern yang telah disiapkan oleh pihak pengelola untuk mengasah dan mengembangkan kreativitas seni bagi seluruh seniman maupun pengunjung.
Pembuka awal, Manager Idir Rawi, Iman menyanyikan lagu cipt.Tagor Pangaribuan yang berjudul Jangan Salah Menilai dan lagu Cipt. Tommy J Pisa yang berjudul Dibatas Kota Ini.
Musisi muda Idir Rawi membawakan lagu ciptaannya sendiri, yakni Tengah Malam, Dimana Sayang, Ayah, Datanglah Kekasih, Tak Mudah Melupakanmu, Cinta Pertama, Mana Lagi.
Diselingi lagu dangdut lagu berjudul Sedang-sedang Saja Cipt. Iwan dan lagu milik Armada yang berjudul Pemilik Hati.
Dari pantauan dilapangan penampilan sangat memukau para pengunjung dan dalam pentas perdana tersebut dihadiri oleh kru personil pembuka awal objek wisata Bambu Kuning, Mbak Ade dari Tasik malaya Jawa Barat, Mbak Fatimah dari Desa Taman Sari Kecamatan Ketapang, Mas Putra dari Desa Ketapang dan Pak Broto dari Kabupaten Pringsewu.
Tak ketinggalan juga, Bung Hadi Kusuma dengan identitas panggilan Butiran Debu Serambi Sumatera selaku Humas dan publikasi sejak wisata berdiri hingga saat ini.
Respon Pengelola Wisata Bambu Kuning, Mas Heru dengan tampilnya musisi muda Idir Rawi sangat bangga dan senang. Karena memang tujuannya mempersiapkan fasilitas panggung dan sound musik di Cafe Bambu Kuning untuk menampilkan anak-anak muda di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di sekitaran Kecamatan Ketapang, Penengahan, Bakauheni, Sragi dan Palas yang memiliki bakat seni.
Dirinya pun dengan sigap menyiarkan langsung melalui Facebook Bambu Kuning. Dan nampak banyak yang nonton siaran langsung dari live Chanel Bambu Kuning.
"Alhamdulillah, malam Minggu ini hidup dengan hadirnya musisi muda, Bang Idir Rawi. Tentu sangat menghibur para pengunjung di Cafe Bambu Kuning yang menikmati malam Mingguan sambil ngopi dan kuliner yang tersedia di Wisata Bambu Kuning," ucapnya.
Iapun berharap, ini adalah awal yang baik untuk berkembangnya Cafe Bambu Kuning untuk lebih dikenal publik dan sebagai tempat kreatifitas para musisi muda maupun pengunjung untuk mewujudkan mimpinya," harapnya. (Alfian)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |