SiagaOnline.com, Tanjungpinang - Mencuat kabar beredar, Segelintir perusahaan media online, secara diam-diam mendapat orderan tayang berita adventorial/galeri foto dari pihak pengelola anggaran belanja publikasi seketariat DPRD provinsi kepulauan Riau pada bulan Juli 2023.
Informasi yang diterima, selain anggaran murni seketariat DPRD provinsi kepulauan Riau juga diduga mendapat titipan dana anggaran pokok pikiran/Aspirasi dewan DPRD provinsi Kepri sebagai ajang pesta ulangtahun yang diperuntukkan kepada segelintir perusahaan media sebagai ajang minta persen kongkalikong
Dari angka 25 persen hingga mencapai 50 persen dana kongkalikong pokir yang diduga diminta oleh oknum dewan untuk jatah timbal balik atas anggaran pokir yang dititipkan kepada segelintir perusahaan media.
Sementara itu ditahun inj juga seketariat DPRD provinsi Kepri mendapat kecipratan dana lumayan besar jika dibandingkan dengan realisasi anggaran belanja publikasi media online dan media cetak pada dinas Kominfo provinsi Kepri.
Namun terkesan aneh pada aplikasi LPE sirup Kepri tahun anggaran 2023 tidak ditemukan kegiatan belanja publikasi media di seketariat DRPD Provinsi Kepulauan Riau.
Dimana isu tersebut sejumlah perusahaan media diduga Kongkow-Kongkow terlebih dahulu, bersama oknum dewan agar anggaran pokok pikiran dari oknum dewan tersebut, dapat dititipkan ke perusahaan media mereka sebagai ajang tayang belanja publikasi media adventorial/galeri foto.
Dengan kesepakatan yang dibuat antara oknum dewan dan Segelintir perusahaan media, sehingga secara final sejumlah perusahaan media siap merelakan sejumlah dananya dipotong nantinya, hal tersebut diduga sebagai jasa timbal balik dari oknum dewan tersebut.
Hal tersebut Justru terkesan ganjal tercium bau Amis dari sejumlah media online yang belum mendapatkan info serta orderan kerjasama belanja publikasi tayang berita Adventorial atau Galeri poto dari pihak bagian kehumasan seketariat DPRD Provinsi Kepri.
Sorotan tajam, terdengar adanya kong kalikong anggaran pokok pikiran Aspirasi dari sejumlah anggota DPRD provinsi Kepri yang mengalir kesejumlah OPD provinsi Kepri sebagai tupoksi tayang berita kegiatan para anggota DPRD provinsi Kepri ke sejumlah perusahaan media online.
Terkait soal tersebut Kabag Humas DPRD Kepri yang disapa Bowo mengatakan, "Belum bisa sebab Tagihan media yg berita Dewan menumpuk Bang. Kemungkinan Oktober nanti ya, Maaf ya Bang," tulis Bowo lewat pesan WhatsAppnya, Senin (17/7/23).
Namun Bowo saat ditanya kebenaran informasi adanya sejumlah media online telah mendapat orderan tayang diseketariat DPRD provinsi Kepri, pada bulan Juli 2023, ianya belum bisa menjawabnya.
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |