Breaking News
Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis | Terang untuk Kelancaran MTQ, Dishub Kuansing Tuntaskan PJU di Kawasan Astaka. |

20 Unit Rumah Produksi Sentra IKM Tanjungpinang Timur Telan Anggaran 6,4 M
Minggu 23 Juli 2023, 14:06 WIB

SiagaOnline.com, Tanjungpinang - Kementerian perindustrian RI, melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2023, luncurkan anggaran Rp 6.401.957.089 Miliar, untuk pembangunan proyek  20 unit rumah produksi sentra IKM makanan ringan di Kecamatan Tanjungpinang timur kota Tanjungpinang.


Sebagai pelaksana kerja CV Nurhayati 3 dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender sebagai konsultan pengawas PT Batam Struktural Engineer, Sabtu (22/7/23).

Bila ditafsirkan dana yang dikucurkan Rp 6.4 miliar untuk  membangun 20 unit rumah sentra produksi tersebut jika dibagikan per unitnya rata-rata mendapat jatah dana progres untuk pembangunannya sekitar lebih kurang Rp 300 juta.

Dari keterangan pihak pengawas lapangan CV.Nurhayati 3, ia baru melaksanakan kerjaan pada bulan Juni kemarin. "Kita disini hanya pengawas kerja untuk ranah pertanyaan terkait berapa anggaran yang dihabiskan per unitnya untuk progres pembangunannya.

Menurut pengawas tersebut dana Rp 300 juta tersebut, bukannya untuk progres pembangunan fisik saja, melainkan katanya disertakan barang alat untuk produksi.

"Untuk tipe rumah progres nya tergantung pada lahan dan berbeda tipe. Rumahnya beda-beda, mayoritas 7/8 sama 9/6 dengan Volume yang sama dan ukuran yang berbeda, kemudian ditambah teras 1 meter buka nya 8 meter, belakangnya 6 meter," jelasnya.

Untuk rencana finis kerjaan, ia mengatakan, "kami dikasih waktu 2 bulan lagi, karena ada kendala cuaca hujan dan juga kendala dari pekerjanya.

"Saat ini progres pembangunan 20 unit rumah tersebut telah mencapai target lebih dari 50 persen, progres tinggal pasang atap, plaster, plapon, keramik, istilahnya terima kunci," kata pengawas tersebut.

Saat disinggung soal Sumur galian, pengawasan tersebut mengatakan bahwa item kerjaan tersebut berdasarkan gambaran spek tidak ada sumur galian.

"Untuk dikampung ini ada 10 unit di Lanudal 3 unit, jalan lembah merpati 2 unit, jalan kota piring 3 unit, jalan hanjoyo Putro 1 unit dan jalan Satria (Ganet) total 20 unit," jelasnya.

"Semua tiang pakai tapak, kalau tiang semua aslinya jika dilihat dari gambar pakai Kolom praktis kolom apit semua. Rumah tersebut ada 22 tapak cakar ayam, pakai besi 10 mm dan besi ring ukuran 8 m," pungkasnya. (Zen)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top