SiagaOnline.com, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dianggap belum mampu menimalisir dan memberikan solusi yang terbaik atasi kemacetan dibeberapa titik ruas jalan wilayah ibu kota Tanjungpinang.
Kemacetan terjadi diakibatkan postur jalan kota Tanjungpinang terbilang kurang memadai ditambah lagi banyaknya kendaraan roda empat yang jumlahnya semakin bertambah serta tidak adanya akses areal parkir, sementara pemerintah kota hanya berfokus pada Bahu jalan sebagai areal Parkir, sehingga ketika jam masuk anak sekolah dan saat masyarakat hendak beraktivitas keluar kerap kali dihadapkan antrian panjang.
Seperti halnya terjadi dijalan Basuki Rahmat akses jalan umum berdekatan sekolah pelita Nusantara KM 4 kelurahan Tanjung Ayun Sakti kecamatan Bukit Bestari kota Tanjungpinang para pengendara sering kali alami kemacetan saat dipagi hari ketika jam kantor dan masyarakat mulai beraktivitas keluar.
Jalan bertikung rawan kecelakaan ditambah lagi parkiran kenderaan roda empat serta banyaknya orang tua wali murid sekolah pelita Nusantara parkir sembarangan tempat didepan pintu masuk sekolah pelita Nusantara tersebut.
Sementara itu diduga sekolah pelita Nusantara tidak memiliki akses parkir dan hanya manfaatkan fasilitas jalan umum sebagai tempat parkir.
Lucunya disepanjang pintu masuk sekolah pelita Nusantara tersebut ditemukan markah parkir yang buat dibahu jalan fasilitas umum diduga sengaja diperuntukkan khusus fasilitas parkir kenderaan orang tua wali murid yang mengantar anaknya sekolah, sehingga kemacetan terjadi di jalan Basuki Rahmat tersebut.
Menurut Atoi (nama samaran) kemacetan dijalan Basuki Rahmat ini bukan kali ini saja terjadi, tapi sudah bertahun tahun lamanya.
"Seperti inilah keadaan jalan kota Tanjungpinang. Selain itu kemacetan juga terjadi di depan sekolah Maitreyawira High school jalan IR Sutami kecamatan Bukit bestari, kemudian jalan pasar ikan kota lama jalan km 8 atas persimpangan jalan lampu merah dan masih banyak lagi titik titik kemacetan," ungkap Atoi.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada satu pihak terkait yang berhasil dikonfirmasi, Jumat (28/7/23). (Zen)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |