SiagaOnline.com, Lamsel – Pemerintah Desa (Pemdes) Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, kembali Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa (DD) Kemiskinan Ekstrim Triwulan ketiga atau tahap III periode bulan Juli, Agustus dan bulan September Tahun Anggaran 2023 kepada 35 Keluarga Penerima Manfaat, sebesar Rp.900.000 (sembilan ratus ribu rupiah) yang bertempat di balai desa setempat pada Senin (31/7/2023).
Penyaluran bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa tahun 2023 yang disalurkan langsung kepada masyarakat yang berhak menerima tersebut adalah hasil dari verifikasi dan validasi tim Pemdes Legundi bersama BPD pada Musdesus penetapan penerima bantuan BLT-DD sesuai kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah, yakni kategori golongan keluarga miskin ekstrim, keluarga yang rentan sakit menahun, keluarga yang terdapat anggota difabel dan keluarga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia.
Hadir Dalam acara tersebut, Camat Ketapang, Rendy Eko Supriyanto, S.STP yang diwakili oleh Sekcam Elhayati, S.E, BPD Desa Legundi Suherman, Bhabinkamtibmas Brigpol I Wayan Budiana, Babinsa Pratu M. F Akbar, Pendamping Desa Ahmad Effendi, Kepala Desa Legundi Mulkan beserta perangkat desa dan 35 KPM.
Kepala Desa Legundi, Mulkan mengatakan bantuan BLT-DD triwulan ketiga sudah cair dan langsung disalurkan oleh Pemdes Legundi dengan harapan dapat sedikit membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, Ia berpesan agar bantuan ini dipergunakan dengan sebaik-baiknya," kata Mulkan.
Lebih Lanjut Mulkan menjelaskan Penyaluran Bantuan BLT-Dana Desa Tahap III dari bulan Juli hingga September 2023 selama 3 bulan ini di berikan Kepada 35 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Legundi, sebesar Rp. 300.000,- / KK / Bulan, dengan total sebesar Rp.900.000 (Sembilan Ratus Ribu Rupiah) secara Tunai.
"Semoga Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2023 yang tersalur dapat dipergunakan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk kebutuhan dasar maupun untuk biaya berobat bagi KPM yang sedang menderita sakit," ujarnya.
Dirinya pun menjelaskan bahwa untuk bantuan BLT-DD tinggal satu triwulan lagi, yakni tahap IV periode bulan Oktober, November dan Desember 2023. Setelah selesai triwulan ke-IV nanti, kita belum mengetahui apakah bantuan tersebut masih berlanjut atau tidak? Jikalau tidak berlanjut, maka masyarakat tetap bersyukur dan belajar mandiri," Jelasnya.
Selain itu, Kades Mulkan juga menghimbau kepada wajib pajak untuk taat membayar pajak. Karena batas tempo akhir bayar pajak adalah akhir Agustus 2023. Jika lewat, maka akan kena denda 2 persen untuk wajib pajak. Untuk itu, dirinya meminta kesadaran bersama demi kelanjutan pembangunan daerah maupun desa," ujarnya.
Sementara Sekretaris Kecamatan Ketapang, Elhayati, S.E menyampaikan beberapa hal penting, yaitu "Menekankan terkait pajak yang harus diselesaikan. Lalu yang kedua untuk desa maupun masyarakat menjelang HUT RI ke-78 untuk memasang bendera dan umbul-umbul per 1 Agustus dimulai dari aparatur desa sebagai contoh," kata Sekcam Elhayati.
Sedangkan Pendamping Desa Kecamatan Ketapang Ahmad Effendi dalam kesempatan tersebut menyampaikan poin penting kepada masyarakat, bahwa dana desa hadir bertujuan mensejahterakan masyarakat. Namun dana desa juga memiliki hak dalam menentukan skala prioritas.
"Terkait dengan BLT-DD ini, kita tidak tau apakah tahun depan masih ada atau tidak? Artinya suka tidak suka bahwa manfaat dana desa ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa. Untuk Desa Legundi kita pantau dalam transparansinya cukup baik. Melibatkan elemen masyarakat dalam pembangunan maupun dalam musyawarah," Jelas Ahmad Effendi.
Tak ketinggalan juga, pihak keamanan menyampaikan perlunya kembali digiatkan sistem keamanan lingkungan (ronda malam). Karena situasi beberapa peristiwa kejadian di wilayah Kecamatan Ketapang beberapa hari ini. Salah satunya pencurian ternak dan kendaraan roda dua.
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |