Breaking News
Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis | Terang untuk Kelancaran MTQ, Dishub Kuansing Tuntaskan PJU di Kawasan Astaka. |

Respon Cepat Perkim Kepri Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Proyek Diduga Asal Jadi
Senin 31 Juli 2023, 21:19 WIB

SiagaOnline.com, Tanjungpinang - Kepala dinas perumahan dan kawasan pemukiman (perkim) provinsi kepulauan Riau Said Nursyahdu melalui Pejabat Pembuat Teknis Kerja (PPTK) Kartini respon cepat dan tanggapi terkait laporan dari warga adanya pelaksanaan proyek pembangunan drainase U-Ditch dari dinas perkim Kepri yang diduga dikerjakan dengan asal-asalan atau asal jadi alias tidak rapi.


sebuah proyek drainase dari dinas pemukiman dan kawasan pemukiman (Perkim) Provinsi Kepulauan Riau yang menelan anggaran Rp 179 juta lebih bersumber dari APBD provinsi tahun anggaran 2023, yang dilaksanakan CV. Laluna Artha kencana, sebagai konsultan pengawas CV. Zuriat Consultant Engineering, waktu pelaksanaan 45 hari kalender.

Menurut salah seorang pakar ahli dalam pertukangan saat melihat Poto dokumentasi tersebut, ia menjelaskan, dari sudut pandang terlihat para pekerja tidak memakai pola tarik benang sehingga kerjaan tidak rapi asal cepat siap.

"Untuk melakukan pemasangan Drainase U-Ditch biasanya tukang dan pemborong  bangunan terlebih dahulu melakukan pola tarik  benang agar hasil yang didapat terlihat rapi dan lurus," jelasnya.

Ditambahkanya kalau kerjaan seperti itu siapa saja bisa lakukan tidak punya keahlian pun bisa lakukan kerjaan seperti itu bengkok bengkok seperti ular, cetus pakar pertukangan saat ditemui awak media ini

"Proses pemasangan U-Ditch didahului dengan penggalian area kerja sesuai ukuran saluran yang diinginkan. Selanjutnya dasar saluran diberi urugan pasir dan lantai kerja agar U-Ditch berada pada posisi yang stabil. Segmen U-Ditch diletakkan ke dalam lubang dengan menggunakan crane atau alat berat lainnya," sebutnya, minggu (30/7/23).

Pejabat pembuat teknis kerja(PPTK) Perkim kepri Kartini saat ditemui diruang kantornya ia mengucapkan terimakasih atas informasinya.

"Kita sudah cek ke lokasi, memang benar kerjaan tersebut kurang rapi," ujar Kartini.

Mereka memang sudah siap laksanakan kerjaan tapi belum ada pembayaran, katanya.

Kartini minta agar kerjaan tersebut di bongkar jika tidak maka tidak akan membayarnya. (Zen)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top