SiagaOnline.com, Lamsel - Pemerintah Desa Sripendowo Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan kembali menyalurkan bantuan BLT-DD kemiskinan ekstrim triwulan ketiga tahun anggaran 2023 kepada 26 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM )
Acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Sripendowo Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung, Selasa (1/8/2023).
Pejabat Kepala Desa Sripendowo, Siti Aimah, S.E di dampingi Sekretaris Desa Sripendowo, Herlambang Setio Budi, S.I.P menyerahkan bantuan BLT-DD secara simbolis kepada perwakilan KPM.
Pj Siti Aimah, S.E menyampaikan bahwa penyaluran bantuan BLT-DD tahap III sekaligus ( Juli - Agustus - September 2023 ) 900 ribu per KPM yang bersumber dari Dana Desa tahap ketiga Tahun Anggaran 2023.
Dalam momen tersebut Pj. Kades Siti Aimah menyampaikan pesannya, bahwa dana tersebut berasal dari Pemerintah, sehingga ada hak dan kewajiban bagi masyarakat yang harus di ketahui dan di patuhi.
"Artinya bapak ibu harus tau ada hak dan kewajiban, kewajiban bapak ibuk adalah untuk taat membayar pajak. Dalam kesempatan ini tolong sampaikan kepada saudara, anak kita bagi yang belum bayar pajak, untuk segera bayar pajak. Karna pajak itu untuk membangun bangsa dan Negara, kita belum mencapai 85 persen Pajak kita. Sementara kita dituntut, Itu wajib di bayarkan, karna jika tidak mencapai 85 Persen, kita tidak akan mendapatkan DBH (Dana Bagi Hasil ) Pajak. Dari mana kita akan membangun Desa ini . Bantuan ini semoga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan pokok keluarga," Kata Pj. Kades Siti Aimah.
Lebih lanjut, Pj. Kades Siti Aimah menyampaikan beberapa hal penting yaitu menekan dan terkait pajak yang harus di selesaikan sesuai arahan dari Camat Ketapang. Kedua Menghimbau Desa dan Masyarakat untuk memasang bendera dan umbul umbul per 1 Agustus 2023 dimulai dengan aparat desa agar masyarakat bisa mencontoh.
"Diakhir penyampaiannya, Pj. Kades Siti Aimah berpesan supaya bantuan tersebut, dipergunakan untuk keperluan hidup. Dan penyaluran bantuan BLT-DD tinggal satu triwulan lagi, yakni triwulan keempat. Dan untuk kedepannya, bantuan bisa dilanjut, bisa tidak. Karena perekonomian mulai stabil dan covid-19 sudah hilang," tutupnya. (Alfian)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |