SiagaOnline.com, Lamsel - Pasca covid-19 berakhir, Pemerintahan Desa Bangun Rejo Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan merealisasikan pembangunan lanjutan cor beton di Jalan Dusun Bangun Dana sepanjang 138 meter dan lebar 3 meter serta tinggi 15 cm mentok sampai ruas jalan penghubung Desa Karang Sari - Simpang Lima Ketapang.
Pembangunan jalan rabat beton K225 yang bersumber dari anggaran Program Dana Desa Sub. Ketahanan Pangan tahap II tahun anggaran 2023 sebesar Rp.86.269.00,- dan dilaksanakan dengan memberdayakan masyarakat setempat atau Padat Karya Tunai.
Kepala Desa Bangun Rejo, Rohgiyanto mengatakan dengan terealisasinya pembangunan lanjutan rabat beton Jalan Usaha Tani sepanjang 138 meter yang mentok ke jalan poros penghubung Desa Karang Sari - Simpang Lima Ketapang, memperlancar mobilitas masyarakat menuju peladang maupun mengangkut hasil bumi.
"Alhamdulillah tahun ini, Pemdes Bangun Rejo bisa merealisasikan pembangunan lanjutan jalan pertanian di Dusun Bangun Dana. Karena jalan tersebut selalu diusulkan setiap Musrenbangdes dan menjadi skala prioritas, namun selalu gagal dikarenakan Covid-19 selama 3 tahun. Dan jelang memperingati 17 Agustus 2023, jalan sudah full di cor beton," terang Kades Rohgiyanto kepada SiagaOnline.com, Lamsel, di ruang kerjanya, Rabu (9/8/2023).
Kades Rohgiyanto menambahkan pembangunan tersebut adalah Sub Bidang Ketahanan Pangan 20 persen dari pagu Dana Desa tahun anggaran 2023. Program K3 (Kandang, Kolam dan Kebun) untuk swasembada gizi guna pencegahan stunting.
"Untuk infrastruktur yang baru terealisasi Sub. Ketahanan Pangan adalah rabat beton di Dusun Bangun Dana sementara Talut Penahanan Tanah (TPT) di wilayah Dusun Bangun Rejo RT 03 RW 01 belum dikerjakan. Nunggu cuaca bagus, karena lokasinya pertemuan dua muara sungai," ungkapnya.
Sedangkan K3 (Kandang, Kolam dan Kebun) baru budidaya ternak Kambing 10 ekor untuk Kandang. Sedangkan Kolam masih dalam pengerjaan. Dan untuk Kebun masih nunggu bibit, yakni Bawang Brebes dan cabe + pengerjaan sebesar Rp.4.570.000,-.
"Anggaran Ketahanan Pangan 20 persen dari pagu dana desa, kita bagi 15 persen untuk fisik dan 5 persen untuk program K3. Dengan total anggaran sebesar Rp.158 juta atau 20 persen dari pagu dana dana untuk realisasi program ketahanan pangan dan K3," paparnya.
Sementara TPK untuk pengerjaan fisik Dabari menuturkan untuk pengerjaan rabat beton jalan Dusun Bangun dana sudah selesai dan saat ini sedang menunggu cuaca bagus untuk pengerjaan Talud Penahan Tanah di RT 03 RW 01, tutur Dabari.
Sementara TPK K3 Imam Rozali menerangkan bahwa "untuk realisasi program K3, baru Kandang yang telah selesai. Sementara Kolam untuk budidaya ikan lele, masih tahap pengerjaan. Dan untuk Kebun, masih menunggu datang bibit bawang dari Brebes Jawa Tengah," terang Imam Rozali.
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |