Breaking News
Memperingati HUT RI ke-81 Lapas Muara Enim Gelar Bakti Sosial Donor Darah | Bupati Anton Resmi Buka Bulan Bakti Pramuka 2026, Kontingen Rohul Siap Harumkan Nama Daerah di Jambore Nasional | Semarak HUT RI ke-81, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Donor Darah Untuk Bantu Kebutuhan Masyarakat | Kasubag TU Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Bulan Bakti Pramuka Rohul, Perkuat Sinergi Pembinaan Karakter | Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU | Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026 |

Kadis TPHBUN Lamsel gelar Sosialisasi Geospasial di 2 Kecamatan
Rabu 30 Agustus 2023, 14:55 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Kabupaten Lampung Selatan. Terus menggerakkan kegiatan Sosialisasi Geospasial di setiap Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di beberapa kecamatan. Rabu (30/08/2023).


Kegiatan Sosialisasi Geospasial ini diadakan di 2 kecamatan. Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Merbau Mataram yang dipimpin langsung Kepala Dinas TPHBUN Bibit Purwanto, S.P., M.M.

Hasil pantauan Tim IWOI Lamsel, dalam arahannya Bibit Purwanto, S.P., M.M mengatakan, "sosialisasi geospasial untuk pertanian ini dilakukan dengan harapan kelompok tani bisa memahami dan menerapkan teknologi geospasial guna pembangunan pertanian kedepannya," ujarnya.

Bibit Purwanto, S.P., M.M juga menjelaskan, "manfaat teknologi Geospasial dapat mengidentifikasi dan menganalisis ketersediaan sumber daya, memperioritaskan sumber daya dan melacak penggunaan," jelasnya.

"Masing-masing kelompok tani mampu mengunduh dan menerapkan Data Geospasial melalui smartphone sehingga membantu PPL dalam dokumentasi lahan dan kegiatan pertanian," tambahnya.

Kepala Dinas TPHBUN juga menghibau kepada kelompok tani, untuk dapat segera menyelesaikan pembuatan polygon pada aplikasi polygon, karena salah satu sumber data geospasial adalah polygon.

"Setiap kita ingin mengajukan bantuan baik itu benih, rehab jaring irigasi, embung, kegiatan P2L (Perkarangan Pangan Lestari) harus sudah menggunakan data polygon. Sehingga pemerintah memberikan bantuan sesuai dengan luasan polygon pada kelompok tersebut," pungkas Bibit Purwanto, SP, MM.

Perlu diketahui, dengan Data Geospasial petani dapat mengetahui posisi dan kondisi lahan, misalnya terjadi bencana banjir, kekeringan, alih fungsi lahan, komoditi yang sedang ditanam dalam suatu wilayah sehingga dapat terpantau satelit dan pemerintah dapat menentukan kebijakan yang diambil secara cepat, tepat dan akurat.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top