SiagaOnline.com, Tanjungpinang - Proyek bandara RHF Tanjungpinang dijalan ganet kelurahan pinang kencana kecamatan Tanjungpinang timur belum hampir setahun sudah banyak mengalami keretakan disejumlah sisi median jalan, Senin (18/9/23).
Bayangkan saja proyek yang baru berumur seumur jagung penyelesaiannya, yang telah dicanangkan dari pemerintah provinsi kepulauan Riau pada tahun 2022 lalu, dengan menelan anggaran Rp hampir 40 Miliar, dilaksanakan oleh kontraktor dari perusahaan PT.Amanah anak negeri KSO PT.Riefna Karya Bangunan Spesialis konsultan pengawas PT.Bentan Sondong, kinj banyak mengalami keretakan disejumlah sisi kontruksi median jalan.
Hal inj terungkap, ketika awak media croscek ke lapangan, struktur median jalan sudah tampak keretakan keretakan yang ditimbulkan dari sejumlah titik di lokasi proyek bandara RHF Tanjungpinang yang telah usai setahun lalu pengerjaannya.
Anehnya anggaran yang sebegitu besar, terbilang fantastis dan menjadi buah bibir masyarakat kota Tanjungpinang, dimana tidak semua item proyek tersebut dapat terselesaikan, seperti sejumlah lampu taman dan pengaspalan jalan tidak termasuk dalam pengerjaan tersebut.
Namun kini ditahun anggaran 2023 pemerintah provinsi kepulauan Riau melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) provinsi kepulauan Riau,kembali lagi menganggarkan anggaran proyek RHF Tanjungpinang sebesar Rp 10 Miliar lebih untuk pelaksanaan proyek peningkatan jalan dan lampu .namun kali ini pemenang tender proyek dimenangkan oleh pihak kontraktor konsultan pengawas yang berbeda yakni dari CV,Budi putra Indonesia, konsultan pengawas PT.Asterix Anugrah dengan waktu pelaksanaan 210 hari kalender.
Hingga berita ini terbit, belum ada satu pihak terkait yang berhasil diminta keterangannya, baik kontraktor pelaksana kerjaan pejabat PA, PPTK. (Zen/tim).
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |