Breaking News
Grib Jaya Tapsel Desak Penerapan Pasal 459 KUHP Baru bagi Terduga Pembunuh Anak | Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026  | Staf Ahli TP PKK Sumsel Lidyawati Cik Ujang: Pelatihan Gelari Pelangi Wujud Komitmen PKK Perkuat Ketahanan Keluarga | Mahasiswa KKN Kelompok Dua Universitas Serasan Mulai Pengabdian di Desa Tegal Rejo | Sekda Sumsel  Edward Candra Komandoi Optimalisasi GSMP Berbasis Kolaborasi Multihelix Melalui Proyek Perubahan PKN Tingkat I | Gubernur Herman Deru Pimpin Panen Raya IP 200 di Ogan Ilir, Targetkan Produksi Gabah Sumsel Tembus 5 Juta Ton |

Dapat Kabar Remaja Yatim Piatu Terlantar, Kades Margasari Langsung Bergerak Berikan Bantuan Dan Hidu
Senin 30 Oktober 2023, 18:41 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel - Setelah mendapat kabar ada seorang remaja yatim piatu berhenti sekolah dan hidupnya terlantar. Kepala Desa Margasari Ade Chandra Putra yang akrab disapa Kades Ucin langsung bergerak melakukan bantuan berupa perbaikan rumah mendiang kedua orangtuanya yang lama tak terurus dan kusen serta jendela lapuk dan pecah yang berlokasi di RT 003 RW 001 Desa Margasari Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan, Senin (30/10/2023).

 
Diketahui remaja yatim piatu tersebut bernama Yeni Nuraini (15) siswa kelas II MTS anak dari pasangan Yayah dan Sulaiman (keduanya telah almarhum) sekitar 3 tahun yang lalu. Sejak satu bulan yang lalu, Yeni telah berhenti sekolah dikarenakan tak miliki kendaraan dan biaya untuk sekolah. Serta hidupnya terlunta-lunta, numpang dengan saudara dari almarhumah ibunya.
 
Pantauan dilapangan, nampak Kepala Desa Margasari Ade Chandra Putra bersama perangkat desa secara swadaya dan gotong-royong memperbaiki rumah peninggalan kedua orangtuanya Yeni Nuraini. Mulai dari pembersihan lantai, menutup kuda-kuda dengan terpal. Lalu memperbaiki kaca yang pecah serta membuatkan dinding penutup kamar mandi dan WC.
 
Kades Ucin menuturkan bahwa dirinya setelah mengecek kebenaran informasi, dirinya langsung memberikan solusi dan bantuan nyata, seperti sarana dan prasarana tempat tinggalnya. Kemudian kendaraan untuk berangkat sekolah dengan dijamin hidupnya oleh Pemerintah Margasari, agar tetap melanjutkan pendidikan sampai tamat.
 
"Saya bersama seluruh perangkat desa telah rapat dan memutuskan kebijakan untuk memberikan bantuan serta menjamin hidup warga kita yang statusnya yatim piatu. Menangis kita mendengar nasib, anak ini. Ditinggal kedua orangtuanya dalam kondisi pra sejahtera serta memiliki saudara kandung memiliki gangguan mental," tutur Kades Ucin.
 
Lanjut, Kata Kades Ucin mengatakan mulai hari ini, sekolah Yeni Nuraini bisa dilanjutkan kembali karena dirinya sudah koordinasi dengan pihak sekolahan tempatnya menimba ilmu. Mulai dari jajannya setiap hari dan kendaraan untuk berangkat ke sekolah kita persiapkan, sampai bensinnya. Begitu juga untuk kehidupannya sehari-hari, beras, kompor, kasur, selimut sampai perabotan masak-memasak disiapkan.
 
"Siapa lagi yang akan perduli dengan kondisi anak yatim piatu selain kita. Insyaallah Yang Maha Kuasa memberikan kemudahan dan kemurahan, jika kita perduli dengan kehidupan anak yatim piatu," lanjutnya.
 
Sambung, kata Kades Ucin, dirinya berharap Pemkab Lampung Selatan peka dan mempermudah memberikan bantuan terhadap kondisi anak yatim-piatu demi kelangsungan haknya untuk hidup setara dengan anak-anak yang memiliki lengkap kedua orangtuanya, serta pendidikannya.
 
"Kita akan mencoba mengajukan permohonan bantuan ke Pemkab Lampung Selatan, untuk memenuhi kebutuhan hidup anak kita ini. Dan harapan kita dipermudah serta cepat direspon. Begitu juga jika ada dermawan yang memiliki hati nurani atau kepedulian sosial, bisa datang ke desa atau menemui dirinya atau perangkat desa di kantor desa untuk di antar langsung ke kediaman anak kita tersebut," pungkasnya disela-sela kesibukannya membuat kamar mandi yang menggunakan atap asbes serta dinding penutupnya.
 
Mendapatkan perhatian serius dari Pemerintahan Desa Margasari, Yeni Nuraini saat diwawancarai mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Desa serta perangkat desa yang telah membantu semua kebutuhan dasar hidupnya sampai ke pendidikannya.
 
"Terima kasih saya ucapkan kepada Pak Kades serta seluruh pamong desa," ucapnya lirih sedih karena bahagia campur haru.
 
Sementara, Tata (42) Pamannya Yeni Nuraini menceritakan bahwa dirinya adalah adik dari ibunya Yeni. Dan kedua orangtuanya Yeni telah meninggal dunia sejak 3 tahun lalu karena sakit. Dan meninggalkan 3 anak. Yang pertama bernama Yoyo (31) memiliki gangguan jiwa. Anak kedua bernama Suhendar tinggal di Bekasi Jawa Barat (telah beristri). Dan yang ketiga bernama Yeni Nuraini (15).
 
"Ponakan saya ini, memang terlantar sejak ditinggal kedua orangtuanya. Bahkan sekolahnya pun sudah satu bulan berhenti dikarenakan kondisi ekonomi lemah. Kalau makan ya sama kami. Dan Alhamdulillah Pak Kades beserta perangkat desa telah memberikan bantuan sekaligus solusi nyata bagi keponakan kami ini. Dan kami ucapkan ribuan terima kasih," Ucapnya.
 
"Masih dikatakan Tata, semoga Pak Kades Ucin selalu diberikan kelancaran dalam segala urusannya dan panjang umur. Beliau (Kades Ucin) begitu perduli dengan ponakan kami sehingga bisa kembali bersekolah dan rumah peninggalan kedua orangtuanya bisa ditempati kembali," imbuhnya. (Alfian)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top