Latar Belakang Budaya serta Dikuatkan dengan Story Telling Sejarah,
Siagaonline.com, Tanjungpinang - Banyak yang belum tahu nih, kalau ternyata di wilayah kota Gurindam 12 kotaTanjungpinang , Provinsi Kepulauan Riau, juga ada menyimpan tempat wisata religi yang Eksotis tak kalah menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan luar negeri saat mengisi waktu liburannya bersama keluarga.
Kali ini yuk, mari kita berkunjung ke destinasi wisata Religi Vihara KSITIGARBHABODHISATTVA, atau yang dikenal dengan nama Vihara patung seribu, terletak di Jalan Asia Afrika ,KM 14 arah Kijang , Kelurahan batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Provinsi Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang.
Vihara ini, selain tempat beribadah umat Budha, namun dibalik itu menyimpan objek wisata religi, dengan sejuta pesona ribuan patung yang eksotis terukir didalam Destinasi wisata religi Vihara KSITIGARBHABODHISATTVA.
Jika pengunjung datang pasti nya terkagum kagum melihat berbagai bentuk patung yang jumlahnya luar biasa banyaknya. Inilah yang dikenal dengan sebutan nama Vihara patung seribu yang ada di kota Gurindam 12.
Yuk kita jelajahi apa saja yang ada didalam wisata religi Vihara KSITIGARBHABODHISATTVA atau yang sering disebut Vihara patung seribu.
Untuk dapat sampai ketempat tujuan destinasi wisata religi Vihara patung seribu, pengunjung dapat melewati jalan darat dengan memakai kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat dengan tujuan kilometer batu 14 arah kijang kita Tanjungpinang.
Setelah sampai ke tujuan, pengunjung dapat memarkir kendaraannya yang berada diatas gerbang Gapura , penuh dengan ukiran yang terbuat dari batu alam.
Pengunjung jangan lupa beli tiket masuk, per orangnya dikenakan tarif Rp 5000(lima ribu rupiah). Waktu kunjungan mulai dari hari Senin sampai Jumat dari pukul 7.30 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB. kemudian hari Sabtu sampai Minggu dibuka dari pukul 7.30 dan ditutup pukul 17.30 wib.
Sementara untuk pengunjung WNA tarif masuk dikenakan beda dengan tamu lokal, ditarif Rp 30.000(tiga puluh ribu rupiah)per orangnya.
Didepan halaman masuk Gapura pengunjung bisa melihat sejumlah pilar yang terbuat dari batu alam yang terbentang dihalaman gerbang masuk Vihara patung seribu, yang jumlahnya 32 filar.
Dari sisi depan tampak sebuah patung berukuran besar dikelilingi oleh pagar besi .Tepat di belakang patung, terlihat bangunan berbentuk benteng yang diatasnya ada sebuah bangunan seperti bangunan Pagoda dengan ukuran besar.
Saat berjalan kaki pengunjung dihadapkan ribuan hamparan patung dengan wajah yang tak sama. Ribuan patung tersebut, bisa tampak terlihat, ketika pengunjung masuk ke dalam area yang ada dibelakang bangunan seperti Pagoda.
Selain itu ada disebelah sisi kiri, tampak disepanjang tembok bertuliskan bahasa cina, konon katanya tulisan tersebut rangkaian sebuah cerita .
Menurut salah satu pengunjung disana,Vihara KSITIGARBHABODHISATTVA atau yang sering disebut Vihara patung Seribu. Jumlah patung tak mencapai seribu, tetapi lebih dari 500 patung, didatangkan dari negara Tiongkok dalam bentuk potongan potongan.
Kata pengunjung tersebut, patung itu adalah lohan atau pelayan Budha, dan ada juga yang menyebutkan refleksi thousand faces of Buddha.
Salah satu pekerja Vihara patung seribu sebut,
Biasanya untuk tamu yang datang berkunjung mulai dari hari Senin sampai Jumat, tamu yang berkunjung agak sepi. Tapi untuk hari Sabtu sampai Minggu ramai pengunjung nya.
"Hari Sabtu dan hari Minggu, tamu dari luar negeri banyak datang. Seperti tamu dari orang India, Hongkong, Singapore, Malaysia, Tiongkok dan tamu dari Jerman, jelas pekerja saat ditemui divihara patung seribu, Minggu,(29/10/23).
Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Afitri Susanti, S.Psi.MM,
menanggapi Destinasi Wisata Religi Patung Seribu .
Untuk Destinasi wisata di Patung Seribu, kita menargetkan adanya kunjungan wisatawan dari Manca Negara dan wisatawan Nusantara yang beretnis Tiong Hoa maupun wisatawan yang ingin mengetahui serta menikmati keindahan destinasi ini. Untuk saat sekarang telah didapatkan data dari pengelola Destinasi ini, yaitu wisatawan yang banyak berkunjung kesini adalah Wisatawan dari Singapore, Malaysia, Tiongkok, juga ada dari Thailand serta vietnam.
Dengan latar belakang budaya serta dikuatkan dengan Story telling sejarah, destinasi ini semakin menarik minat wisatawan berkunjung.
Untuk menunjang hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pariwisata telah melaksanakan event-event budaya Tiong Hoa, bekerjasama dengan Ikatan Tiong Hoa Muda, Vihara serta AsosiasiPariwisata. Event tersebut diantaranya adalah Festival Budaya Tiong Hoa yang Kita laksanakan di jalan merdeka, juga Festival Moon cake yang dilaksakan di Tanjungpinang, Bintan, Lingga, juga Festival Lampion di Tugu Sirih Kota Tanjungpinang tutur, katanya Afitri Susanti.
Afitri Susanti menambahkan, juga ada destinasi wisata religi berikutnya yang juga menarik Wisatawan beretnis TiongHoa yaitu Destinasi Wisata Pagoda yang juga berada di kota Tanjungpinang.
Pada bulan November, Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pariwisata kembali akan melaksanakan Event yaitu "Festival kuliner Tionghoa", pungkas Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Afitri Susanti, S.Psi.MM, Selasa, (31/10/23).
Penulis (M.zen)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |