Breaking News
PSPS Pekanbaru Tunjuk Akhyar Ilyas jadi Pelatih Kepala  | Presiden Prabowo Optimis Swasembada Pangan dan Energi Bisa Dicapai | Raih Predikat Informatif, Pemerintah Kota Pekanbaru Terima Penghargaan dari KI Riau Award 2025 | DLHK Kota Pekanbaru Harapkan LPS Ada Terobosan Baru dalam Pengelolaan Sampah | HUT ke-242, Kota Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung | Wali Kota Pekanbaru Kembali Tekankan ASN Berikan Layanan Prima kepada Masyarakat |

Mantan Ketua IPPELMAS Banda Aceh Menolak Keras Pengalihan Aceh Hebat Satu
Rabu 19 November 2025, 22:34 WIB

Siagaonline.com, Simeulue - Agus Muliadi Mantan Ketua Ikatan Pelajar dan Pemuda Simeulue (IPPELMAS) Banda Aceh menyatakan sikap tegas menolak rencana pengalihan program Aceh Hebat 1, sebuah kebijakan yang selama ini dinilai sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar asal Simeulue yang sedang menempuh pendidikan di Kota Banda Aceh, Rabu (19/11/2025).

Dalam pernyataannya Agus mantan Ketua IPPELMAS Banda Aceh menyebut bahwa pengalihan Aceh Hebat 1 dianggap sebagai kebijakan yang tidak tepat dan berpotensi merugikan masyarakat Simeulue, terutama dalam hal akses, pelayanan, serta program keberpihakan terhadap pelajar dan pemuda.

“Kami menolak keras pengalihan Aceh Hebat 1. Program ini bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan dasar yang selama ini memberi dampak nyata bagi pelajar dan masyarakat Simeulue. Mengalihkan program tersebut sama saja dengan menghilangkan hak masyarakat yang sudah berjalan dan terbukti bermanfaat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan apa pun yang menyangkut Aceh Hebat 1 harus melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan tokoh masyarakat.

 

Menurutnya, keputusan sepihak tanpa dialog dan kajian mendalam berpotensi menimbulkan gejolak dan ketidakpercayaan publik.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk tidak mengabaikan suara masyarakat, serta mempertimbangkan ulang rencana pengalihan tersebut dengan memperhatikan dampak sosial, ekonomi, dan keberlangsungan pelayanan bagi warga Simeulue.

“Kami berharap pemerintah menyadari bahwa Aceh Hebat 1 bukan hanya program, tetapi bagian dari kebutuhan mobilitas dan pembangunan manusia Simeulue. Tidak boleh dialihkan tanpa dasar yang kuat,”  pungkasnya. 

Pernyataan penolakan ini juga menjadi dorongan bagi seluruh elemen pemuda dan mahasiswa Simeulue di Banda Aceh untuk bersatu menyuarakan kepentingan masyarakat.

IPPELMAS Banda Aceh menyerukan agar semua pihak tetap menjaga situasi kondusif namun tetap tegas dalam memperjuangkan kebijakan yang pro-masyarakat.

Saat ini, masyarakat dan para pemuda berharap ada kejelasan dari pihak pemerintah mengenai nasib Aceh Hebat 1 serta komitmen untuk mempertahankan program tersebut demi kepentingan umum.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top