Breaking News
Mahasiswa Keperawatan UNP Meriahkan Piaman Berayo Lewat Edukasi Kesehatan dan Pentas Seni | Herman Deru Launching Logo, Maskot Si Bara, dan Theme Song FORPROV II KORMI Sumsel 2026, Targetkan Muara Enim Jadi Role Model Penyelenggaraan Terbaik | PT.Pacifik Indopalm Industries Salurkan Bansos Siswa Anak Yatim Piatu Sekitar Pabrik. | Herman Deru Buka Gubernur Cup Sambo 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dan Berkarakter | Sky Game Batam Bersama Insan Pers Perkuat Kemitraan Silaturahmi Rutin Dan Ngopi Santai | Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime Dan Balap Liar Saat Akhir Pekan |

Warga Pengungsi Banjir Pekalongan Alami Gangguan Kesehatan, Dokkes Polda Jateng Beri Pelayanan Medis
Rabu 21 Januari 2026, 09:13 WIB

Siagaonline.com,  Kota Pekalongan - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pekalongan tidak hanya memaksa warga mengungsi, tetapi juga memunculkan berbagai keluhan kesehatan di lokasi pengungsian. Batuk, sesak napas, hingga keluhan penyakit kronis menjadi masalah yang dihadapi para pengungsi selama beberapa hari berada di lingkungan yang serba terbatas.

Merespons kondisi tersebut, puluhan personel dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng yang dipimpin Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jateng AKBP Supramu, S.K.M., M.Si bersama Sie Dokkes Polres Pekalongan Kota memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir yang berada di tempat pengungsian, Selasa (20/1/2026).

Pelayanan kesehatan gratis tersebut dilakukan di Posko Pengungsian SD Negeri 3 Tirto dan Posko Masjid Khusnul Khuluq, Kelurahan Tirto, Kota Pekalongan. Di lokasi tersebut, para pengungsi mendapatkan pemeriksaan langsung oleh dokter umum, disertai pemberian obat dan vitamin sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

Kabiddokkes Polda Jawa Tengah, Kombes Pol drg. Agustinus M. H. T., mengatakan bahwa kondisi lingkungan pengungsian berpotensi memicu gangguan kesehatan apabila tidak ditangani sejak dini.

“Dari hasil pemeriksaan, keluhan yang paling banyak kami temukan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 54 kasus, disusul pusing, hipertensi, diare, hingga keluhan penyakit kronis. Total ada 85 pengungsi yang kami periksa dan seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis sesuai hasil pemeriksaan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan ini penting untuk mencegah kondisi kesehatan pengungsi memburuk, khususnya pada kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.

Selain pemeriksaan medis, petugas kesehatan juga memberikan edukasi singkat kepada pengungsi terkait pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan di area pengungsian guna menekan risiko penularan penyakit.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di lokasi pengungsian merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

“Dalam situasi bencana, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas. Polri hadir untuk memastikan para pengungsi mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan, termasuk layanan kesehatan, agar mereka tetap kuat dan mampu melalui masa sulit ini,” ujar Kombes Pol Artanto.

Ia menambahkan, Polri akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan dampak banjir berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top