Breaking News
DPC - AWI Minta Audensi Dengan Diskominfo Dan Humas DPRD Siak Terkait Anggaran Media . | Pelantikan PCNU Dharmasraya 2026–2031, Pemkab Tegaskan Dukungan Penuh | 14 Traktor dan 95,85 Ton Benih Padi Disalurkan untuk Tingkatkan Produksi Pertanian Dharmasraya | Kantor Imigrasi Tanjung Balai Kelas ll TPI Tanjung Balai Karimun Melaksanakan Kegiatan Apel Pagi | Kepala Rutan Karimun Berserta Jajaran Nya Melaksanakan Kegiatan Sapa Dan Dialog | Pemkab Rohul Uji 29 ASN Lewat Manajemen Talenta, Bupati Anton: "Jabatan Harus Diisi oleh SDM Terbaik" |

Terkait Issue Gapoktan, Ini Klarifikasi Camat Alafan
Rabu 21 Januari 2026, 09:20 WIB

Siagaonline.com, Simeulue – Camat Kecamatan Alafan, Herizal, mengklarifikasi pemberitaan yang menyebut dirinya diduga meminta sejumlah uang kepada Kelompok Gabungan Tani (Gapoktan) Desa Lafakha terkait pengelolaan lahan pertanian.

Herizal menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan sama sekali tidak pernah terjadi. Ia menyebut tidak pernah meminta, apalagi menerima uang dari Gapoktan Desa Lafakha sebagaimana yang diberitakan salah satu media online kemarin.

“Saya tidak pernah meminta maupun menerima uang dari gapoktan. Bahkan saya baru kenal dan baru bertemu dengan ketua kelompoknya karena sibuk mengurus klarifikasi atas pemberitaan ini,” kata Herizal saat ditemui, didampingi Penjabat (Pj) Kepala Desa Lafakha, Safri Amin saat dijumpai media ini, Selasa (20/01/2026). 

Menurut Herizal, pemberitaan tersebut telah menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat, karena itu, ia memilih langkah klarifikasi agar persoalan tidak berkembang menjadi isu liar.

Herizal juga mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu langsung dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simeulue, Asludin, untuk melaporkan sekaligus meluruskan persoalan tersebut.

“Kami sudah bertemu dengan Sekda. Sarannya agar kami segera melakukan klarifikasi ke media untuk meluruskan isu yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Desa Lafakha, Ramidin, turut meluruskan persoalan adanya tudingan bahwa Camat Alafan meminta uang kepada kelompok tani yang dipimpinnya. Ia mengklarifikasi bawah tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut kepada siapa pun.

“Itu tidak benar. Saya tidak pernah mengatakan bahwa Camat Alafan meminta uang. Yang saya sampaikan hanya bahwa dana gapoktan sudah cair, sudah ditarik, dan sudah digunakan sesuai peruntukannya untuk kegiatan gapoktan, yakni pengelolaan lahan pertanian,” jelas Ramidin.

Ramidin berharap agar persoalan ini dapat diluruskan secara objektif sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan, baik terhadap pemerintah kecamatan maupun kelompok tani di Desa Lafakha. (HRD)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top