Breaking News
Polsek Concong Dukung Program Asta Cita Presiden RI Melalui Penanaman Jagung Monokultur di Desa Concong Tengah | Dua Pejabat PUTR Gunungsitoli Beda Pengakuan soal Alat Berat di Galian Ilegal, GMPL: “Ini Bukan Kekeliruan, Tapi Bukti Dugaan Kejahatan” | Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto Instruksikan Penguatan Program 'Ananda Bersinar' dan Akses Digital Rehabilitasi | Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA | Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif | Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat  |

PC.GM FKPPI 0212/TS Tegaskan Dukungan Penuh kepada Pemerintah dalam Pencabutan Izin PT Agincourt Resources di Tapanuli Selatan
Selasa 17 Februari 2026, 18:52 WIB
Ket. Fhoto : Ketua GM FKPPI 0212/TS, Rivool Weyn, menegaskan bahwa keputusan pemerintah dalam melarang PT Beroperasi merupakan langkah tepat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat di sekitar Tambang Emas Martabe, Batang Toru

Tapanuli Selatan, SiagaOnline. com – Pengurus Cabang Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putra TNI-Polri (GM FKPPI) 0212/TS menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan pemerintah yang mencabut izin operasional PT Agincourt Resources (PT AR) di wilayah Tapanuli Selatan. GM FKPPI juga menolak keras segala upaya agar PT AR kembali beroperasi.

Ketua GM FKPPI 0212/TS, Rivool Weyn, menegaskan bahwa keputusan pemerintah tersebut merupakan langkah tepat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat di sekitar Tambang Emas Martabe, Batang Toru. 

“Kami mendukung penuh pencabutan izin PT AR karena aktivitas perusahaan ini telah terbukti berkontribusi pada kerusakan lingkungan dan bencana alam yang menimpa masyarakat,” ujar Rivool.

Menurut Rivool, bencana longsor, banjir, dan kerusakan ekosistem yang terjadi belakangan ini tidak bisa dilepaskan dari dampak eksploitasi tambang yang masif dan kurangnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan oleh PT AR. 

“Kami menolak narasi yang menyatakan bencana hanya disebabkan oleh faktor alam dan aktivitas lain. PT AR memiliki tanggung jawab besar atas kondisi ini,” tambahnya.

GM FKPPI juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam penegakan hukum dan perlindungan lingkungan. 

“Jika PT AR diberi kesempatan kembali beroperasi, kami khawatir bencana serupa akan terus berulang dan mengancam keselamatan warga sekitar,” tegas Rivool.

Sebagai organisasi yang mewakili generasi muda dan putra-putri purnawirawan serta TNI-Polri, GM FKPPI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah demi masa depan Tapanuli Selatan yang lebih aman dan lestari.

“Kami berharap pemerintah tidak ragu untuk menegakkan keputusan ini dan memastikan PT AR tidak kembali beroperasi sebelum ada jaminan nyata atas pemulihan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” pungkas Rivool.(Amils

 

 

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top