Breaking News
Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA | Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif | Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat  | Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Lomba Gaktibplin untuk Tingkatkan Disiplin Anggota | Bhabinkamtibmas Air Tawar Monitoring Perawatan Jagung 1,5 Hektar Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita | PT SAI Tegaskan Penanganan Warga yang Diamankan Mengedepankan Pemeriksaan Kesehatan |

Ikan Peliharaan Martion Mati Diduga Akibat Limbah Sagu di Tanjung Bungsu
Sabtu 21 Februari 2026, 07:51 WIB

Siagaonline.com, Lingga - Masi ingat di benak kita beberapa hari yang lalu pemberitaan di media ini menyangkut limbah sagu yang melanda ikan peliharaan Martion salah satu tokoh masyarakat tanjung bungsu Desa Desun Pesisir Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga.

Martion mengeluhkan lagi tentang keberadaan pabrik sagu di mana dugaan kuat limbah nya telah mematikan ribuan  ikan peliharaan nya jenis kakap merah yang setiap hari terus bertambah dan ini sangat merugikan saya sebagai nelayan Budi daya ikan belum lagi para nelayan tradisional yang mana hasil tangkapan nya juga jauh berkurang dan boleh di katakan zonk alias tidak ada akibat dari limbah pabrik sagu yang ada di desa resun pesisir, katanya.

"Sampai saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Lingkungan Hidup yang turun kelapangan dan ini melihat kan bahwa kurang nya pengawasan, keseriusan dan perhatian pihak dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan limbah ini," jelas Martion.

Lebih parah nya lagi di mana ada bahasa kepala Desa Resun Pesisir Saudara Jufri di luar sana mengatakan bahwa ikan peliharaan Martion itu mati bukan Karena limbah tetapi di serang penyakit dan ini yang membuat Martion gerah bahasa kepala desa di luar sana, tegasnya.


Martion berharap pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga kalau perlu tutup saja pabrik sagu di tanjung bungsu desa resun pesisir karena sangat merugikan nelayan Budi daya ikan dan nelayan tradisional.

Ditempat terpisah sumber yang tidak mau di sebut kan jati diri nya mengatakan hal yang sama di mana dengan hadir nya pabrik sagu di tanjung bungsu desa resun pesisir sangat merugikan para nelayan tangkap tradisional dan ini kurang di respon oleh pemerintah kabupaten lingga terkhusus di yang terkait, jelas sumber.

Menurut sumber bahwa keperpihakan kepala desa terhadap pabrik sagu ini telah melukai hati para nelayan dan Budi daya dengan se enak nya perut nya dia mengatakan di luar sana bahwa ikan Martion mati akibat di serang penyakit dan ini harus pertanggung jawabkan kepala desa.

Sementara Dinas Ligkungan Hidup Kabupaten Lingga ketika di hubungi awak media melalui saluran seluler nya menyangkut masalah limbah sagu yang menghantui para  masyarakat nelayan dengan tegas mengatakan apabila ada laporan masyarakat pasti kita turun kelapangan dan kita investigasi, pungkas Sanusi selaku Kabid di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga.

Jufri selaku kepala desa resun pesisir ketika di konfirmasi awak media melalui saluran seluler nya menyangkut masalah limbah sagu yang berada di wilayah kerja nya belum ada penjelasan sedikit pun.

Sementara Abun warga selat panjang pemilik pabrik sagu yang ada di desa resun pesisir sampai berita ini di tayangkan belum juga ada penjelasan yang pasti dan ketika di konfirmasi melalui sambungan seluler nya tidak pernah angkat.(Ryan)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top