Siagaonline.com, Lingga - Masi ingat di benak kita beberapa hari yang lalu pemberitaan di media ini menyangkut limbah sagu yang melanda ikan peliharaan Martion salah satu tokoh masyarakat tanjung bungsu Desa Desun Pesisir Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga.
Martion mengeluhkan lagi tentang keberadaan pabrik sagu di mana dugaan kuat limbah nya telah mematikan ribuan ikan peliharaan nya jenis kakap merah yang setiap hari terus bertambah dan ini sangat merugikan saya sebagai nelayan Budi daya ikan belum lagi para nelayan tradisional yang mana hasil tangkapan nya juga jauh berkurang dan boleh di katakan zonk alias tidak ada akibat dari limbah pabrik sagu yang ada di desa resun pesisir, katanya.
"Sampai saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Lingkungan Hidup yang turun kelapangan dan ini melihat kan bahwa kurang nya pengawasan, keseriusan dan perhatian pihak dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan limbah ini," jelas Martion.
Lebih parah nya lagi di mana ada bahasa kepala Desa Resun Pesisir Saudara Jufri di luar sana mengatakan bahwa ikan peliharaan Martion itu mati bukan Karena limbah tetapi di serang penyakit dan ini yang membuat Martion gerah bahasa kepala desa di luar sana, tegasnya.
Martion berharap pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga kalau perlu tutup saja pabrik sagu di tanjung bungsu desa resun pesisir karena sangat merugikan nelayan Budi daya ikan dan nelayan tradisional.
Ditempat terpisah sumber yang tidak mau di sebut kan jati diri nya mengatakan hal yang sama di mana dengan hadir nya pabrik sagu di tanjung bungsu desa resun pesisir sangat merugikan para nelayan tangkap tradisional dan ini kurang di respon oleh pemerintah kabupaten lingga terkhusus di yang terkait, jelas sumber.
Menurut sumber bahwa keperpihakan kepala desa terhadap pabrik sagu ini telah melukai hati para nelayan dan Budi daya dengan se enak nya perut nya dia mengatakan di luar sana bahwa ikan Martion mati akibat di serang penyakit dan ini harus pertanggung jawabkan kepala desa.
Sementara Dinas Ligkungan Hidup Kabupaten Lingga ketika di hubungi awak media melalui saluran seluler nya menyangkut masalah limbah sagu yang menghantui para masyarakat nelayan dengan tegas mengatakan apabila ada laporan masyarakat pasti kita turun kelapangan dan kita investigasi, pungkas Sanusi selaku Kabid di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga.
Jufri selaku kepala desa resun pesisir ketika di konfirmasi awak media melalui saluran seluler nya menyangkut masalah limbah sagu yang berada di wilayah kerja nya belum ada penjelasan sedikit pun.
Sementara Abun warga selat panjang pemilik pabrik sagu yang ada di desa resun pesisir sampai berita ini di tayangkan belum juga ada penjelasan yang pasti dan ketika di konfirmasi melalui sambungan seluler nya tidak pernah angkat.(Ryan)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |